RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
LILI KRITIS


__ADS_3

Leo Huang mengatakan hal tersebut kepada asisten Zoe dan setelah mengatakan hal tersebut Leo Huang segera mengambil kunci mobil dan pergi dari ruangannya.


Sementara itu di ruangan Jin Lee.


"Kenapa kau tidak menceritakan keadaan yang sebenarnya jika laki - laki itu adalah seorang pelacur!"


Jin Lee mengatakan hal tersebut dengan nada yang tinggu kepada Wen Li.


"Maafkan aku Jin Lee, namun baru mengetahui lewat kabar di media sosial kala itu."


"Jadi dari awal kau sudah mengetahui jika nona Katarina adalah salah satu korban Leo Huang?"


Wen Li tidak bisa mengatakan apa - apa lagi selain menganggukan kepalanya.


"Kurang ajar! aku akan membuat perhitungan dengan mu Leo."


"Hentikan Jin Lee."


Hari ini terjadi perdebatan di ruangan Jin Lee, Wen Li yang tidak menginginkan Jin Lee untuk ikut di dalam permasalahan keluarga Huang terpaksa mengatakan semuanya, Wen Li putri salah satu pimpinan surat kabar digital dengan gampang mencari berita - berita yang sedang hangat termasuk berita yang telah di turunkan oleh beberapa pihak..


"Jangan kau menghentikan aku Wen Li, kelakuan Leo Huang sudah seperti binatang!"


"Ya aku tau tapi kita tidak bisa berbuat apa + apa Jin Lee."

__ADS_1


Deg


Detik itu juga Jin Lee langsung terdiam dengan semua perkataan Wen Li.


"Siapa bilang kita tidak bisa melakukan apa - apa Wen Li."


"Apa maksudmu Jin Lee?"


"Aku akan melakukan perhitungan untuk Leo Huang."


"Caranya?"


"Kau lihat saja nanti."


Setelah Jin Lee mengatakan hal tersebut Jin Lee segera keluar dari dalam ruangan, saat ini Jin Lee sudah memegang kartu Leo Huang, dan akan dengan sangat mudah Jin Lee menjatuhkan Leo Huang, apalagi saat ini Jin Lee sudah memegang bukti berita yang telah di lenyapkan oleh keluarga Chou.


Di akhir dari setiap perdebatan mereka Wen Li hanya bisa mengatakan hal tersebut.


Sementara itu kini Leo Huang sudah sampai di halaman parkir Rumah Sakit, dengan cepat Leo Huang turun dari dalam mobil dan langsung menuju ke ruangan Dokter Celine.


"Katakan kepada ku apakah kau yang mengajak wanita buta itu untuk bertemu dengan papa."


Tanpa mengetuk pintu, Leo Huang masuk ke dalam ruangan Dokter Celine dan mengatakan semuanya.

__ADS_1


"Siapa wanita buta yang kau maksudkan tuan?"


"Nona Katarina."


Dokter Celine langsung tersenyum tipis ketika Leo Huang pada akhirnya menyebutkan nama tersebut.


"Wanita bisu itu juga memiliki nama tuan Leo, ya aku yang mengajak nona Katarina untuk bertemu dengan tuan James, apakah ada masalah?"


"Tentu ada, kau tidak meminta izin kepada ku dan itu adalah masalah nya."


"Ah jadi seperti itu, namun untuk apa aku meminta izin kepada seorang Ayah yang egois seperti anda."


"Kau!"


Belum sempat Leo Huang membalas semua perkataan dokter Celine, tiba - tiba satu suster masuk ke dalam ruangan.


"Dokter Celine, nona Lili kritis._


Deg


Dokter Celine dan Leo Huang yang sedang berdebat segera berhenti dan Dokter Celine segera berlari ke ruangan Lili di ikuti oleh Leo Huang.


"Maaf, tuan muda hanya boleh menunggu di luar saja."

__ADS_1


Satu perawat segera mengatakan hal tersebut kepada Leo Huang ketika Leo Huang akan mengikuti Dokter Celine untuk masuk ke dalam ruangan.


"Aku Ayah nya suster."


__ADS_2