
Tuan Daren yang telah menerima rekaman CCTV yang diberikan Steven segera melihat dan memperhatikan semua adegan - adegan ranjang Katarina dan juga Leo Huang.
"Cukup!"
Tuan Daren pada akhirnya meminta rekaman CCTV untuk di matikan sebelum semuanya selesai.
"Nona Katarina ini sungguh sangat memalukan keluarga Chou!"
"Paman, sungguh semua yang mungkin saat ini paman Daren lihat tidak seperti itu kenyataan yang sebenarnya."
Katarina berusaha untuk memberikan pembelaan kepada tuan Daren dan Katarina masih tetap berharap jika tuan Daren percaya akan setiap pembelaan nya tersebut.
"Nona maafkan aku, aku berusaha untuk percaya dengan setiap perkataan mu, namun bukti yang kita terima sekarang menunjukan hal yang lain, sungguh aku sebagai kuasa hukum keluarga Chou sangat kecewa dengan semua hal yang telah terjadi dengan mu nona."
Tuan Daren kembali mengatakan hal tersebut kepada Katarina yang saat ini masih menangis di hadapan tuan Daren dan juga Steven.
"Pengawal!"
"Ya tuan Daren."
"Kurung nona Katarina di dalam kamar, jangan ada siapapun yang boleh menemui nya sampai esok hari, aku akan berdiskusi dengan kuasa hukum yang lainnya untuk masalah ini, apakah kalian mengerti?"
"Kami mengerti tuan Daren!"
Satu orang pengawal menjawab perintah yang diberikan oleh tuan Daren kepada mereka.
"Baiklah karena tidak ada yang perlu kita bicarakan, aku akan kembali ke perusahaan keluarga Chou."
"Silahkan paman."
Steven mengatakan hal tersebut kepada tuan Daren sambil membungkukkan badannya.
"Paman, dengarkan aku dulu, paman!"
Katarina yang sejak tadi duduk kini mulai berdiri dan mencoba untuk mengejar tuan Daren, namun karena Katarina tidak dapat melihat, Katarina pada akhirnya terjatuh dan tidak bisa mengejar tuan Daren yang telah keluar dari ruangan tersebut.
"Paman, aku tidak bersalah, aku mohon kembali dan dengarkan aku!"
Dengan suara yang lemah karena terlalu lelah menangis Katarina mengatakan hal tersebut dengan posisi telungkup di atas lantai.
"Lepaskan! aku bilang lepaskan!"
Beberapa orang pengawal mulai kembali mengangkat Katarina dengan paksa, dan menyeret Katarina keluar dari ruangan tersebut.
__ADS_1
"Kakak Steven, kakak masih berada di dalam ruangan ini kan? kak tolong aku, tolong aku, kakak tolong!"
Katarina mencoba untuk mengumpulkan sisa - sisa tenaganya untuk kembali berteriak kepada Steven, namun tidak ada jawaban apapun yang Katarina dengar dari Steven yang memang masih berada di dalam ruangan tersebut.
"Pengawal seret wanita itu ke dalam kamar, dan kurung dia di dalam!"
Dan perkataan ini yang pada akhirnya Katarina dengar dari mulut Steven.
"Baik tuan muda Steven!"
Satu orang pengawal mengatakan hal tersebut dan pada akhirnya kembali menyeret Katarina keluar dari dalam ruangan menuju ke kamarnya
"Dasar wanita pelacur!"
Satu pengawal melemparkan Katarina di atas tempat tidur sambil mengatakan hal tersebut dan setelah itu mengunci kamar Katarina.
"Apa salah ku Tuhan? aku hanya ingin mencoba untuk membela diri, Tuhan tau kan apa yang sebenarnya terjadi dengan ku? aku tidak tau lagi harus percaya kepada siapa."
Katarina terus mengatakan hal tersebut dengan air matanya yang tidak pernah berhenti mengalir, dengan tangisan dan rasa perih di dalam hati, malam ini Katarina pada akhirnya tertidur karena terlalu lelah menangis.
Sementara itu di mansion tuan Leo Huang.
"Selamat malam tuan Leo Huang."
"Asisten Zoe."
"Tuan Leo, apakah tuan Leo tidak berniat untuk membantu nona Katarina Chou?"
"Untuk apa aku ikut campur di dalam masalah ini Zoe? yang terpenting untuk ku adalah Steven membayarkan semua yang telah kita sepakati"
"Kapan tuan Leo akan kembali?"
Deg
Perkataan asisten Zoe membuat Leo Huang terdiam.
"Apakah dia mencari ku?"
"Nona muda mulai mencari tuan Leo."
Leo Huang yang mendapatkan kabar tersebut dari asisten Zoe kembali terdiam.
"Mungkin minggu depan aku, baru akan kembali Zoe."
__ADS_1
"Baiklah tuan Leo, saya akan menyiapkan segala keberangkatan anda."
"Lakukan saja apa yang bisa kau lakukan Zoe."
"Baik tuan Leo Huang."
Dan setelah mengatakan hal tersebut asisten Zoe segera mempersiapkan apa yang harus di persiapkan untuk Leo Huang.
"Apakah keputusan ku sudah benar untuk tidak membantu wanita itu? baru kali ini aku di minta untuk tidur dengan wanita yang masih perawan dan wanita tersebut buta."
Leo Huang diam - diam mulai mengatakan hal ini, ketika pikirannya mulai memikirkan apa yang dia perbuat kepada Katarina Chou.
Selama Leo mengikuti ajang lelang para laki -laki, memang Leo selalu mendapatkan tawaran paling tinggi dan tak sedikit nona muda dengan kekayaan dan bentuk tubuh yang sempurna memperebutkan dirinya untuk bisa menjadi teman penghangat tidurnya.
Namun baru kali ini Leo Huang harus tidur. dengan wanita yang masih suci ketika keperawanan di Negara tersebut bukanlah sesuatu hal yang berarti lagi.
"Ayolah Leo dia hanya salah satu klien mu, dan sekarang kerjasama yang sering kau lakukan telah selesai dengan baik, jadi sudah sepantasnya kau tidak memikirkan hal ini lagi."
Leo Huang kembali mengatakan hal tersebut sambil meneguk minuman beralkohol yang saat ini berada di tangannya.
Sementara itu di dalam kamar, saat Katarina sudah mulai tertidur, tiba - tiba ada satu wanita paruh baya yang mendatangi tempat tidur Katarina.
"Nona, apakah nona sudah tidur?"
Suara lembut dari wanita paruh baya di telingga Katarina mampu membuat Katarina langsung terbangun.
"Bibi Meme? benar ini bibi Meme?"
"Sssst, nona jangan keras - keras, iya betul ini bibi"
"Bi, bagaimana caranya bibi bisa masuk ke dalam?"
Katarina mengatakan hal tersebut sambil menggengam tangan bibi Meme dengan sangat kuat.
"Nona, salah satu pengawal yang kasian terhadap nona Katarina menceritakan semua kejadian hari ini kepada bibi dan pengawal tersebut yang mencari jalan agar bibi masuk ke dalam kamar nona Katarina."
Bibi Meme kembali bercerita kepada Katarina mengapa dia bisa masuk ke dalam kamar Katarina yang malam ini di jaga dengan ketat.
"Bi, Katarina di jebak, Katarina di perkosa bi, bibi percaya kan dengan Katarina?"
Katarina mengatakan semua hal tersebut dengan berbisik kepada bibi Meme, air matanya mulai kembali mengalir dengan deras saat Katarina mengatakan hal tersebut.
"Nona bibi akan selalu percaya kepada nona Katarina, sekarang apakah nona tau siapa laki - laki yang telah melakukan hal ini terhadap Nona?"
__ADS_1
Katarina langsung terdiam dengan perkataan dari bibi Meme.
"Tidak bi, aku tidak mengetahui siapa laki - laki yang telah melakukan hal ini, aku buta bi mana mungkin aku bisa mengetahui nya, dan saat melakukan hal itu aku tidak sadar"