
"Selamat datang nona."
Satu pengawal membungkukkan badan kepada satu wanita yang kini telah mendarat di bandara udara Negara C.
"Terima kasih tuan."
"Hari ini nona akan langsung menuju ke mansion?"
"Ya tentu saja aku sudah merindukan keluarga ku."
"Baik nona, Mari."
Satu orang pengawal menggiring nona muda tersebut ke parkiran mobil dan mobil pun segar di lajukan ke mansion yang di tuju oleh sang nona muda.
Sementara itu pagi ini di mansion Leo Huang.
"Jadi mama dan papa akan pergi, dan Lili tidak boleh ikut?"
Pagi ini Lili sedang merajuk kepada Katarina dan juga Leo karena melihat Katarina dan Leo yang hendak pergi untuk berbulan madu.
"Ya benar sayang, papa dan mama akan pergi sebentar, setelah itu kami akan kembali dan mengajak Lili pergi."
Leo Huang berusaha untuk memberikan pengertian terhadap Lili.
"Baiklah Lili akan patuh kepada papa, tapi setelah ini Lili yang akan menentukan kemana Lili pergi."
"Siap sayang, setelah ini papa dan mama aka menemani mu untuk pergi kemanapun yang Lili mau."
__ADS_1
"Janji?"
"Papa dan mama berjanji."
"Baiklah."
Leo menatap Katarina sambil tersenyum dan menarik nafasnya dalam - dalam karena upaya mereka membujuk Lili pada akhirnya berhasil.
"Ayo sayang kita berangkat."
Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil berdiri dari tempat duduknya di ruang tamu.
"Papa Lili ikut mengantarkan papa dan mama sampai depan boleh?"
"Tentu saja sayang."
Katarina yang sangat gemas dengan tingkah laku Lili langsung memeluk gadis kecil tersebut ketika mengatakan hal itu.
Dan tepat di saat yang sama satu mobil masuk ke dalam mansion dan keluarlah satu wanita yang selama ini menjadi perbincangan Katarina dan Leo Huang.
"Selamat pagi Leo."
Deg
Mata Leo seakan - akan tidak percaya ketika kini melihat satu sosok wanita muda cantik yang berdiri di hadapan nya, wanita yang sudah bertahun - tahun di carinya.
"Louisa."
__ADS_1
Mulut Leo tercekat saat menyebutkan nama itu, keringat dingin keluar dari tubuh Leo, ketika kini dia kembali berhadapan dengan cinta masa lalunya.
"Apa kabar mu sayang, aku sangat merindukan mansion ini."
Louisa maju mendekatkan diri ke arah Leo, Katarina dan juga Lili.
"Katakan kepada ku siapa wanita ini Leo?"
Tangan Louisa segera menunjuk ke arah Katarina yang sejak tadi menggandeng lengan Leo Huang.
"Dia Katarina dan dia adalah istriku."
"Istri? kita belum bercerai Leo, dan kau menikah dengan wanita ini tanpa sepengetahuan ku!"
Air mata Louisia langsung mengalir dengan deras saat mendapatkan kenyataan bahwa kini Leo Huang sudah menikah dengan Katarina.
"Bibi Ai tolong bawa Lili masuk ke dalam kamar."
Leo Huang yang menyadari kondisi sudah tidak kondusif lagi segera meminta bibi Ai untuk membawa Lili masuk ke dalam kamar.
"Tunggu, gadis kecil ini pasti putri ku."
Louisa langsung maju ke arah Lili, namun satu tangan langsung menghalangi Louisa untuk menyentuh Lili.
"Tangan mu tidak berhak untuk menyentuh Lili."
Mata Leo memerah menahan marah ketika menahan tangan Louisa.
__ADS_1
"Apa hak mu memisahkan aku dengan putri Kandung ku sendiri Leo Huang?"
"Aku memiliki hak penuh atas dia, kau telah meninggalkan dia sejak dia lahir, dan masih pantaskah kau menyebutkan kau punya hak?"