
Satu perintah yang di terima oleh asisten Yan membuat mobil mewah tersebut melaju menuju ke bandara.
"Silahkan tuan Pedro."
Asisten Yan mengatakan hal tersebut sambil membungkukkan badannya kepada Pedro.
"Jet pribadi telah di siapkan untuk tuan Pedro."
"Terima kasih asisten Yan."
Dengan langkah santai Pedro berjalan menuju ke jet pribadi yang telah di persiapkan untuk nya.
Penerbangan menuju Negara A tidak berlangsung lama, sore hari Pedro sudah sampai di Negara tersebut.
Pedro masuk ke dalam mobil mewah dan mobil tersebut membawa nya ke salah satu mansion terbesar di tengah kota.
"Selamat datang kembali tuan Pedro."
Semua pelayan membungkukkan badan untuk menyambut kedatangan Pedro.
"Kakak."
Satu suara yang tidak asing muncul dari dalam mansion.
"Fei, Fei adik ku."
__ADS_1
Fei Fei adik tiri Pedro langsung berlari ketika mendapatkan kakaknya telah kembali pulang.
"Kakak, akhirnya kakak kembali juga."
"Ya Fei Fei petualangan kakak sudah selesai kini saatnya kakak akan kembali bekerja."
"Ah baguslah jika seperti itu, aku sangat lelah mengurus Perusahaan Winner sendirian."
"Tenang saja, besok kakak akan kembali ke kantor bersama dengan mu."
"Baiklah kak sekarang kakak istirahat saja."
Fei Fei segera menggiring Pedro untuk masuk ke dalam kamar.
"Lega, ayo aku harus segera membereskan laki - laki yang saat ini masih berada di dalam kamar ku."
"Ayo cepat keluar, kakak sudah masuk ke dalam kamar."
"Baiklah."
Hal itu yang Fei Fei katakan kepada laki - laki yang telah menjadi teman tidurnya untuk hari ini, dengan tergesa - gesa laki - laki tersebut keluar dari dalam kamarnya.
"Aku merindukan mu Leo, hanya kau laki - laki yang bisa menghangatkan ku di tempat tidur, sebenarnya saat ini kau sedang berada dimana? kenapa untuk menghabiskan satu malam yang panas dengan mu butuh untuk berkorban secara luar biasa."
Fei Fei mengatakan hal itu sambil memandang ke arah jendela, Fei Fei nona muda yang mencintai kebebasan ternyata pernah menjadi salah satu wanita yang tidur dengan Leo Huang di Negara A.
__ADS_1
Sementara itu di Negara C.
"Selamat malam nona Katarina, esok hari adalah perawatan terakhir sebelum masuk ke dalam pemberkatan pernikahan."
"Ya bibi Ai, terima kasih."
"Sama - sama nona Katarina."
Setelah mengatakan hal tersebut bibi Ai menutup pintu kamar Katarina, lalu menuju satu ruangan tersembunyi yang berada di dalam mansion Leo Huang.
"Selamat malam tuan muda Leo Huang."
"Malam bibi Ai, bagaimana apakah semua persiapan sudah selesai?"
"Untuk perawatan nona Katarina semuanya sudah aman tuan Leo."
"Baguslah, terima kasih bibi Ai, kau boleh pergi."
Bibi Ai langsung meninggalkan ruangan tersembunyi tersebut.
"Kau tau saat ini permainan ku akan segera di mulai, kau telah menyerahkan seluruh hidup mu kepada laki - laki yang salah, selamanya kau tidak akan pernah bahagia."
Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil memperhatikan CCTV yang kini memperlihatkan dengan jelas apa yang sedang Katarina lakukan di dalam kamar.
"Aku akui nyali mu besar nona, mari kita lihat siapa yang akan menjadi pemenangnya."
__ADS_1
Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil tersenyum sinis dengan terus memperhatikan CCTV.