
" Selamat malam papa, selamat malam mama."
Malam hari ini Lili mencium kening Leo Huang dan juga Katarina, menjadi rutinitas baru Katarina dan Leo untuk menghabiskan waktu bersama dengan Lili sebelum tidur.
"Tidurlah sayang, papa dan mama sayang kepada mu."
Leo mengatakan hal tersebut kepada Lili lalu menutup pintu kamar anaknya dengan pelan.
"Jadi apa yang akan kita lakukan setelah ini?"
"Tentu saja tidur Leo."
Katarina mengatakan hal tersebut dengan berjalan menuju ke lantai dua ke kamar utama mereka.
"Kau yakin tidak mau melakukan aktivitas yang lainnya selain hanya tidur?"
"Tidak, karena ini sudah malam."
"Tapi hal ini akan lebih nikmat jika dilakukan malam hari, aku dengar wanita lebih menyukai hal ini jika dilakukan di malam hari."
Katarina langsung mengernyitkan dahi ketika Leo mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Aktivitas apa yang wanita menyukai di malam hari?"
"Mau tau?"
Dengan segera Leo Huang mendekat ke arah Katarina.
"Aku akan menghangatkan tubuh mu."
__ADS_1
Deg
Bisikan maut Leo Huang di telingga Katarina mampu membuat wajah Katarina merah padam.
"Aku, aku..."
"Kenapa kau belum siap? baiklah aku akan menunggu mu sampai kau siap."
"Bukan begitu Leo."
Katarina segera meraih tangan Leo ketika Leo hendak pergi dari hadapan nya.
"Lalu?"
"Ini pertama kalinya aku melakukan bersama dengan mu dalam keadaan aku tidak membenci mu, dan rasanya membuat jantung ku berdetak sangat kencang."
Katarina mengatakan hal tersebut sambil menundukkan wajahnya, terasa sangat aneh ketika Katarina mengatakan hal tersebut dengan statusnya sebagai istri sah dari Leo Huang.
Dengan masih menundukkan wajahnya Katarina hanya menganggukan kepala.
"Kau harus percaya kepada ku, hal itu yang harus kau lakukan sekarang."
Leo mengangkat dagu Katarina dan membuat mata Katarina kini beradu dengan mata Elang Leo Huang.
"Aku akan membuat mu terbiasa, dan aku melakukan hal ini karena aku mencintai mu."
Dengan lembut Leo Huang mencium bibir Katarina, Leo Huang memberikan ciuman yang membuat Katarina sangat bisa menikmati nya dengan perlahan, dengan terampil tangan Leo mulai menjelajah lekuk tubuh Katarina.
Dengan perlahan Leo sanggup membawa Katarina terbang ke awan - awan, namun semua terhenti ketika tangan Katarina menahan tangan Leo yang hendak membuka pakaian tidur Katarina bagian atas.
__ADS_1
"Leo aku...aku... maafkan aku."
Air mata Katarina menetes saat Katarina mengatakan hal itu.
"It's oke."
Dengan cepat Leo Huang langsung memeluk Katarina..
"Kita coba besok saja, jangan kau terbeban akan hal ini, maafkan aku yang dulu tidak pernah meminta izin ketika akan menyentuh tubuh mu, maafkan aku sayang."
Dengan lembut Leo mencium puncak kepala Katarina berkali - kali.
"Leo, ayo kita coba lagi."
"Kau yakin?"
"Mau sekarang atau besok semuanya sama saja, semuanya tergantung diri kita Leo, ayo kita coba lagi."
Leo Huang langsung mengendurkan pelukannya terhadap Katarina.
"Baiklah aku akan bermain sangat lembut agar kau bisa betul - betul menikmati nya, sekarang aku akan membuka pakaian mu, apakah kau mengizinkan aku untuk melakukan hal itu?"
Katarina yang kini dengan perlahan mulai berani menatap ke dua mata Elang Leo dengan perlahan mulai menganggukan kepalanya.
"Terima kasih sayang."
Dengan perlahan Leo Huang mulai membuka semua pakaian yang di kenakan oleh istrinya.
Dengan gerakan lembut Leo Huang membawa Katarina perlahan - lahan menuju ke langit paling tinggi dan merasakan kenikmatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.
__ADS_1
Rasa cinta sepasang suami istri membuat hubungan pada malam hari ini sungguh terasa sangat berbeda.
"Maafkan aku sayang jika selama ini aku menyentuh mu bukan atas dasar cinta, dan hal ini ternyata bisa membekas begitu dalam di hati mu, maafkan aku."