RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
MENJELANG RAPAT


__ADS_3

"Maafkan aku Pedro, bukan maksudku tidak memberitahukan kepada mu."


"Lalu ini apa ha?"


Dengan suara keras Pedro mengatakan hal tersebut kepada Katarina.


"Kau kenapa Pedro?"


Katarina yang sangat kaget dengan nada suara Pedro langsung menangis.


"Maafkan aku Katarina, sungguh maafkan aku."


Pedro yang menyadari Katarina kini sudah sangat ketakutan langsung meraih tubuh wanita cantik tersebut dan membawa nya masuk ke dalam pelukannya.


"Kau tau aku tidak bisa untuk di bentak seperti itu, dan sekarang sahabat yang aku sangat percaya melakukan hal itu kepada ku."


Dengan berlinang air mata Katarina mengatakan hal tersebut kepada Pedro.


"Maafkan, aku hanya begitu mengakhawatirkan mu Katarina, sungguh maafkan aku."


Pedro berkali - kali mengatakan maaf kepada Katerina, Pedro tidak menyangka jika nada bicara nya bisa membuat Katarina ketakutan.


"Ayo kita masuk, hari sudah semakin malam, esok hari kita harus kembali ke Huang Corp untuk rekaman."


Setelah Pedro mengatakan hal tersebut, Pedro segera membawa Katarina masuk ke dalam rumah, Pedro menemani Katarina sampai Katarina tertidur dan setelah Katarina tertidur Pedro segera kembali pulang.


Malam hari ini ada beberapa rahasia yang sedang terjadi dimana rahasia tersebut sebenarnya akan saling berkaitan.

__ADS_1


"Selamat pagi tuan Jin Lee."


Satu suara mengatakan hal tersebut sambil membungkukkan badan ketika pagi ini melihat Jin Lee masuk ke ruang rapat Huang Corp.


"Selamat pagi asisten Zoe, dimana yang lainnya?"


Pagi ini asisten Zoe mengadakan pertemuan untuk keluarga Huang dan asisten nya.


"Tuan Leo Huang sedang dalam perjalanan, tuan James juga tuan."


"Sudah aku duga, aku yang akan lebih cepat sampai disini."


"Bukan kau yang tercepat Jin Lee."


Wen Li mengatakan hal tersebut sambil masuk ke dalam ruangan.


Jin Lee sangat kaget dengan kehadiran Wen Li.


"Asisten Zoe yang mengundang ku."


"Betul tuan Jin Li saya yang mengundang nona Wen Li di dalam pertemuan ini."


"Astaga sebenarnya ini pertemuan akan membahas apa asisten Zoe?"


"Jika semuanya sudah hadir maka saya akan memberitahukan kepada tuan Jin Lee dan semua apa maksud dari pertemuan ini."


"Ah sudahlah, paling juga pertemuan tidak penting seperti biasanya."

__ADS_1


Jin Lee mengatakan hal tersebut sambil membenamkan wajahnya di dalam ke dua tangannya.


"Selamat pagi tuan muda Leo Huang."


Asisten Zoe yang melihat Leo Huang masuk dengan beberapa pengawal langsung membungkukkan badannya.


"Apakah papa sudah datang?"


"Sebentar lagi tuan muda Leo Huang."


"Baiklah."


Dengan nada dingin Leo Huang segera menarik kursi dan duduk di sebelah Jin Lee.


"Aku tidak menyangka jika seorang Ceo bisa datang terlambat untuk pertemuan yang diadakan asisten nya sendiri."


Leo Huang langsung melirik Jin Lee ketika Jin Lee mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Aku tidak akan meladeni ucapan mu kali ini Jin Lee, karena itu tidak pernah penting."


"Ya tidak penting memang, tapi kau selalu seperti ini untuk menutupi kelemahan mu dan untuk menutupi segala kekurangan mu."


Sekali lagi Lei Huang melirik ke arah Jin Lee dan tanpa butuh peringatan Leo Huang langsung mencengkram kerah baju Jin Lee


"Sudah aku peringatkan jangan pernah memancing kemarahan ku!"


"Hei hentikan kalian berdua, hentikan!"

__ADS_1


Wen Li yang semenjak tadi duduk terdiam kini langsung mendatangi mereka dan mencoba untuk memisahkan Leo Huang dan juga Jin Lee


__ADS_2