
Pedro mengatakan hal tersebut sambil terus membaca tulisan Katarina yang agak sedikit berantakan, Katarina yang tidak dapat melihat membuatnya tidak bisa menuliskan lirik lagu dengan rapi.
"Itu hanya lirik lagu Pedro, aku hanya mendapatkan inspirasi saja yang pada akhirnya membuat aku menuliskan ini."
"Kau yakin?"
Mata Pedro penuh selidik menatap Katarina ketika Katarina mengatakan hal itu kepadanya.
"Aku sangat yakin."
"Baiklah aku percaya kepada mu, namun jika sampai kau pernah tersakiti oleh laki - laki, maka aku tidak akan segan untuk melakukan perhitungan dengan laki - laki itu, karena kau adalah sahabat ku."
Ucapan Pedro yang penuh dengan tekanan membuat Katarina harus menarik nafas panjang untuk menyakinkan Pedro.
"Aku mengatakan hal sebenarnya Pedro."
"Baiklah, aku akan mencoba untuk percaya, sekarang istirahat lah, karena besok aku akan menjemput mu lagi.
"Jaga diri mu baik - baik Pedro."
"Pasti."
__ADS_1
Setelah Pedro mengatakan hal tersebut, Pedro pamit pulang dari rumah Katarina.
"Maafkan aku Pedro, aku terpaksa tidak jujur kepada mu, aku tau kau sayang kepada ku sebagai sahabat, namun aku masih belum siap menceritakan semua hal yang sudah aku alami."
Katarina mengatakan hal tersebut sambil menghapus air matanya, rasa perih yang teramat dalam akibat pemerkosaan yang di alami dan di usir oleh keluarga nya sendiri, masih Katarina perjuangan untuk tidak terus melekat erat di dalam hatinya.
"Tuhan aku ingin menyelamatkan hati ku, jadi bantu aku untuk bisa menerima segala sesuatu hal yang telah terjadi, Amin."
Malam hari ini di atas tempat tidur, untuk kesekian kalinya Katarina terus mengatakan hal itu, Katarina berusaha untuk menyembuhkan hati, Katarina berusaha untuk tidak memiliki dendam dan Katarina berusaha untuk tidak menyalahkan siapapun.
Sementara itu di salah satu mansion.
"Berhenti untuk menyiksa ku tuan Leo!"
"Cihh berani-beraninya kau mengatakan hal itu kepada ku, aku sudah membayar mu mahal, jadi malam ini kau adalah milik ku!"
Dengan tatapan menyeramkan Leo Huang mengatakan hal tersebut kepada nona malam sambil menarik rambutnya.
"Aku mohon jangan lakukan ini kepada ku, aku akan melayani mu sepanjang malam, tapi jangan lakukan ini kepada ku!"
Nona malam tersebut kembali memohon kepada Leo Huang.
__ADS_1
"Cihhh aku tidak mau melakukan hubungan badan dengan mu, kau bekas banyak orang!"
"Lalu apa bedanya dengan mu Leo Huang!"
"Kau kira aku tidak tau siapa kau yang sebenarnya di Negara A ha!"
Wanita malam itu kembali berteriak dan mengatakan hal itu kepada Leo Huang.
"Kau pelacur, wanita ****** tak tau diri!"
Leo Huang sangat kesal akan sikap nona malam tersebut, dengan tenaga yang tidak berarti Leo Huang merobek semua pakaiannya, membuang semua pakaian nona malam tersebut dan mulai menyiksanya, memukul menampar dan semua hal yang bisa dilakukan Leo Huang kepada wanita malam itu untuk di lakukan.
"Dasar wanita kurang ajar!"
Leo Huang kini mulai mencekik leher wanita malam tersebut.
"Hentikan tuan Leo, hentikan!"
Asisten Zoe yang telah mendengarkan keributan dari luar kamar segera masuk ke dalam kamar tersebut.
"Biarkan aku membunuh wanita ini asisten Zoe!"
__ADS_1
Di atas ranjang, Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil masih mencekik leher nona malam yang tangan dan kakinya masih diikat oleh Leo Huang.