
Katarina mengatakan semua hal tersebut kepada bibi Meme dengan cara berbisik agar tidak di dengarkan oleh para pengawal yang masih berjaga - jaga di luar pintu kamarnya.
"Nona, sekarang lebih baik Nona istirahat saja, jika memang di dalam hal ini nona tidak bersalah maka pada nantinya pasti akan ada pembelaan dari Tuhan."
Bibi Meme mengatakan hal tersebut untuk menenangkan hati Katarina, bibi Meme yang sudah menganggap Katarina sebagai anaknya sendiri sungguh sangat sedih melihat keadaan Katarina saat ini yang mendapatkan banyak cobaan hidup secara bersamaan.
"Bi, kenapa semua hal ini menimpa ku? apakah Tuhan betul - betul masih sayang kepada ku? mengapa seakan - akan Dia membiarkan semuanya terjadi di dalam kehidupan ku bi."
Katarina mengatakan hal tersebut sambil berbisik dan terus meneteskan air mata.
"Aku bukan gadis yang jahat, aku juga sangat mencintai keluarga ku, tapi kenapa semua hal ini harus terjadi kepada ku? pantas kah aku mengatakan jika Tuhan itu tidak adil?"
Tangisan Katarina yang di tahan membuat Katarina mengatakan semua hal tersebut secara perlahan.
"Nona, bibi sangat yakin jika nona Katarina adalah orang yang kuat, Tuhan tau kekuatan nona Katarina sampai di mana, dan bibi sangat yakin semua hal ini akan segera cepat selesai dengan baik."
"Sampai kapan bi? sampai kapan semuanya akan selesai? secara mendadak papa dan mama meninggal di dalam kecelakaan, lalu hanya aku yang di izinkan untuk tetap hidup, tapi mengapa saat aku di izinkan untuk tetap hidup aku harus mengalami kebutaan bi? aku masih ingin mewujudkan mimpi ku, dan sekarang kehormatan ku hilang oleh laki - laki yang aku sendiri tidak pernah tau, sampai kapan bi semuanya ini akan berhenti?"
Katarina mengatakan hal tersebut dengan frustasi, semua masalah yang menimpa nya saat ini datang dengan silih berganti, Katarina gadis cantik berusia dua puluh empat tahun yang dulunya seorang nona muda dengan banyak cinta mendadak harus kehilangan sosok ke dua orang tuanya langsung secara bersamaan, mengalami kebutaan akibat kecelakaan dan kini Katarina juga mengalami pemerkosaan.
Hati Katarina sangat hancur ketika Katarina mengatakan semua hal tersebut kepada bibi Meme, hanya sang bibi yang saat ini masih setia berada di samping Katarina dan sang bibi yang sampai saat ini masih memberikan kekuatan untuk Katarina.
Malam ini saat Katarina mencurahkan segala isi hatinya, bibi Meme pada akhirnya tidak dapat mengatakan apapun lagi, semua di luar kendali dari bibi Meme sehingga bibi Meme hanya bisa terdiam menatap satu gadis yang saat ini sedang menangis di hadapan nya.
"Nona, maafkan bibi yang tidak bisa menjawab segala pertanyaan yang telah nona tanyakan, bibi hanya bisa mengatakan bahwa apapun keadaan nona Katarina bibi akan selalu bersama dengan nona Katarina, tidak peduli apapun yang orang katakan tentang nona Katarina, namun bagi bibi nona Katarina adalah tetap gadis kecil yang selalu bibi sayang."
Bibi Meme mengatakan hal tersebut kepada Katarina sambil memeluknya, dan perkataan dari bibi Meme membuat Katarina semakin menangis dan terus menangis hingga pada akhirnya tertidur di dalam pelukan dari bibi Meme.
Malam hari ini Katarina tertidur di dalam pelukan dari bibi Meme, salah satu pelayan pribadi keluarga Chou yang sangat di percaya oleh nyonya Chou sebelum nyonya dan tuan Chou meninggal dunia.
__ADS_1
"Selamat pagi tuan Daren."
Pagi ini tuan Daren dan beberapa kuasa hukum keluarga Chou datang ke mansion dan langsung masuk ke dalam ruang rapat.
Steven dan asisten Lee segera menyambut kedatangan para kuasa hukum keluarga Chou di pintu masuk mansion mereka.
"Selamat pagi tuan Steven dan asisten Lee."
"Apakah ada yang ingin tuan Daren dan tim kuasa hukum sampaikan sehingga semuanya datang pagi -pagi seperti ini?"
"Ya tuan Steven, ada beberapa hal yang akan kami sampaikan, namun sebelumnya kami minta nona Katarina dan tuan Steven hadir bersama dengan kami semuanya."
"Baiklah tuan Daren, asisten Lee tolong panggilkan adik ku Katarina di dalam kamar, minta saja bibi Meme untuk membantu adik ku itu bersiap - siap."
"Baik tuan Steven."
"Bi, hal apa lagi yang akan mereka lakukan terhadap ku? mengapa pagi -pagi paman Daren dan semua kuasa hukum keluarga Chou sudah datang ke tempat ini?"
Katarina yang kini duduk di kursi di dalam kamar mengatakan hal tersebut kepada bibi Meme.
"Nona, bibi Meme tidak tau apa yang akan terjadi, namun satu yang pasti apapun nanti yang akan mereka putuskan, nona harus belajar untuk menerima, tuan Daren adalah kuasa hukum kepercayaan dari ke dua orang tua nona Katarina, jadi pasti nanti tuan Daren akan membuat keputusan yang bijaksana untuk tuan Steven dan nona Katarina."
"Semoga bi."
Dan setelah mengatakan hal tersebut, Katarina dan juga bibi Meme mulai beranjak dari dalam kamar menuju ruang kerja dimana tuan Daren dan semua kuasa hukum keluarga Chou sudah menunggu.
"Selamat datang paman Daren, selamat pagi semuanya."
Katarina masuk ke dalam ruangan dan membungkukkan badan untuk menyapa semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut.
__ADS_1
"Duduklah nona Katarina."
Tuan Daren langsung meminta Katarina untuk duduk di kursi yang telah di persiapkan untuknya.
"Baiklah, aku mewakili seluruh kuasa hukum keluarga Chou yang saat ini hadir ingin menyampaikan beberapa hal yang harus tuan Steven dan nona Katarina dengarkan."
Satu pembukaan yang dikatakan oleh tuan Daren terhadap semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut.
"Katakan saja paman Daren"
"Baiklah tuan Steven, mengingat ada sesuatu hal yang telah menimpa nona Katarina sehingga hal tersebut membuat nama baik keluarga Chou menjadi buruk dengan hal ini menyatakan bahwa nona Katarina di hapus kan dari semua hak waris milik keluarga Chou, dan semua harta akan jatuh kepada tuan Steven."
Satu pemberitahuan yang sebenarnya tidak bisa di terima oleh akal sehat dari Katarina, namun kini Katarina mengingat semua perkataan bibi Meme kepadanya sebelum Katarina masuk ke dalam ruangan ini.
"Paman Daren, aku akan menerima semua keputusan yang telah paman sampaikan tadi, namun bolehkah aku bertanya satu hal?"
"Katakan saja nona!"
"Atas dasar apa paman mengambil keputusan tersebut?"
Deg
Pertanyaan dari Katarina hampir memancing emosi semua kuasa hukum yang berada di dalam ruangan.
"Nona, kami akan menjelaskan dasar dari keputusan kami ini"
Dengan tenang tuan Daren membuka satu berkas yang dia ambil dari dalam tasnya.
"Bibi Meme boleh anda bantu bacakan surat wasiat dari tuan dan nyonya Chou
__ADS_1