
Dengan langkah yang mantap semua orang mulai masuk ke dalam ruangan gelap yang panjang dan gelap tersebut.
Tidak ada hal yang mereka temukan kecuali kegelapan dan kegelapan.
Sampai pada akhirnya semua lampu serasa ada yang menyalakan.
"Selamat datang para tuan muda sekalian."
Satu wanita cantik duduk di singgasana seperti sudah lama menunggu kedatangan mereka.
"Kau yang bernama Marsha!"
Leo langsung memulai percakapan dengan nada berteriak kepada wanita tersebut, satu wanita yang wajahnya seperti wajah Louisa mantan istrinya.
"Halo Leo Huang perkenalkan aku Louisia."
"Kau bukan Louisa istri ku, Louisa bukan wanita Iblis seperti mu!"
Seketika itu terdengar tawa yang sangat nyaring dari wanita yang saat ini masih tetap duduk dengan tenang di singgasana nya.
"Ya, ya aku memang bukan wanita yang lembut seperti saudara kembar ku Louisa, namun karena kelembutan nya itu yang pada akhirnya membuat dirinya mati dengan sia - sia."
__ADS_1
"Lebih parah nya lagi, Louisa mati namun suaminya sama sekali tidak pernah menyadari kematian nya, itu yang dinamakan dengan cinta?"
Deg
Perkataan Marsha kepada Leo sungguh membuat Leo langsung meradang.
"Jaga ucapan mu wanita Iblis!"
Dengan tatapan marah Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil mengarahkan senjata kepada Marsha.
"Wah, wah temperament sekali suami dari saudara kembar ku ini, sungguh Louisa kau sangat tidak layak di dapatkan oleh laki - laki seperti dia."
"Nona Marsha, cepat katakan kepada kami dimana kau menyembunyikan nona Katarina."
Gerald yang masih tenang berusaha untuk menuju pada inti permasalahan nya.
"Jadi kalian datang kemari hanya ingin mencari wanita itu?"
"Ya nona, kami minta untuk anda melepaskan nona Katarina, karena nona Katarina sama sekali tidak ada hubungannya dengan ini."
Tatapan mata Marsha seketika menjadi sangat tajam ketika mendengarkan perkataan Gerald.
__ADS_1
"Kau katakan bahwa wanita itu tidak ada hubungan apa - apa?"
"Ya nona, jadi kami katakan sekali lagi, tolong lepaskan nona Katarina!"
"Bagaimana kalau aku tidak mau untuk melepaskan wanita itu?"
"Atas dasar apa kau tidak mau melepaskan istriku wanita Iblis!"
Kali ini emosi Leo sungguh sudah sangat tersulut api.
"Sungguh pertanyaan yang sangat bagus dari tuan Leo terhormat, kau ingin tau mengapa aku tidak mau untuk melepaskan wanita itu bukan?"
"Karena aku tidak ingin kau hidup bahagia, kau harus tau bahwa aku berpisah dengan Louisa sudah sangat lama, bertahun - tahun aku mencari Louisa namun pada saat aku menemukan aku mendengar berita tersembunyi dari para mafia bahwa Louisa mati karena pasukan mafia dari tuan Sebastian Lauw."
"Dan kau sebagai suaminya sama sekali tidak mengetahui kematian istri mu sendiri, kau sibuk untuk berkencan dengan para wanita, kau hidup sebagai gigolo dengan alasan untuk mencari Louisa."
"Namun yang kau lakukan itu semuanya hanya untuk melepaskan kerinduan mu kepada Louisa."
"Apakah kau pernah bertanya kepada dirimu sendiri mengapa sudah bertahun - tahun kau mencari keberadaan Louisa dan kau tidak menemukan titik terang?"
"Itu karena kau menempuh jalan yang salah, kau sama sekali tidak fokus terhadap pencarian mu terhadap Louisa, namun pada akhirnya hidup mu hanya fokus pada kesenangan mu terhadap para wanita di luar sana, dan itu yang kau namakan kau mencintai Louisa?"
__ADS_1