RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
TUAN JOHSON


__ADS_3

"Selamat pagi tuan Pedro."


Pagi ini Pedro yang sudah sadar segera merasakan rasa perih di tangan kirinya.


"Rumah Sakit "


"Ya rumah Sakit."


"Kau!"


Pedro sangat kaget ketika melihat satu dokter wanita cantik yang sudah di kenal nya sedang mengisi daftar kesehatan pasien.


"Dokter Celine bagaimana anda bisa berada di Negara ini?"


Pedro sangat kaget ketika membuka mata dan melihat Dokter Celine berada di depan matanya.


"Ya aku yakin kau pasti kaget ketika melihat aku berada di sini, sama seperti ku yang juga kaget melihat kedatangan mu di unit Gawat Darurat seperti habis melakukan pertarungan dengan Singa."


Deg


Ketika dokter Celine mengatakan hal tersebut Pedro langsung mengingat Katarina.


"Aku tidak boleh berlama - lama disini."


"Apa yang akan anda lakukan?"


"Dokter aku harus pergi!"


"Maaf tuan Pedro aku tidak mengizinkan mu pergi."


"Terserah apa yang kau katakan, tapi aku harus pergi sekarang juga, arrrrrh."

__ADS_1


Begitu Pedro bangun dan duduk di tempat duduknya Pedro merasa kesakitan yang luar biasa.


"Sudah aku katakan kau tidak boleh pergi, kenapa kau masih tidak mau mendengarkan aku ha?"


"Bukan urusan mu Dokter Celine!"


"Semua akan menjadi urusan ku ketika kau adalah pasien ku."


"Minggir !"


"Tidak akan tuan Pedro!"


"Minggir!"


"Tidak mau!"


"Jangan salahkan aku jika aku membuat mu terluka Dokter Celine."


"Lakukan saja jika anda bisa!"


"Aku berharap kau tidak meremehkan aku tuan Pedro."


Dokter Celine wanita cantik tersebut ternyata jago bela diri.


"Tetap berada di atas tempat tidur mu, atau aku akan mengikat mu di sana agar kau tidak. isa kemana - mana."


Hari ini Pedro terpaksa kembali menyerah dengan satu wanita cantik seperti Dokter Celine.


"Kau galak sekali Dokter Celine!"


Pedro berteriak dari dalam ruangan, namun Dokter Celine sama sekali tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh oleh Pedro.

__ADS_1


"Awasi terus pasien yang berada di dalam, katakan kepada ku jika sampai dia kabur."


"Baik Dokter Celine."


Beberapa pengawal membungkukkan badannya ketika mendengarkan perintah dari Dokter Celine.


"Untuk apa Dokter itu berada disini!"


Pedro langsung mengeluarkan sumpah serapah kepada Dokter Celine ketika dokter Celine melarang nya dengan keras untuk kembali ataupun beranjak dari tempat tidurnya tersebut.


"Kenapa kau tiba - tiba muncul di Negara ini? sial, kurang ajar, Dokter tidak tau diri!"


Sumpah serapah terus Pedro keluarkan untuk Dokter Celine pada pagi hari ini.


"Katarina semoga kau baik - baik saja maafkan aku yang tidak dapat membawa mu kembali."


Dan terakhir Pedro harus mengaku kalah dengan semuanya, mengaku kalah terhadap semua hal yang saat ini menimpa nya.


"Bagaimana dengan keadaan nya?"


"Keadaan tuan Pedro baik - baik saja tuan."


"Bagus lah jika seperti itu, untuk sementara aku tidak akan mengizinkan dia kembali ke Negara C jika kembali kesana dia akan seperti laki - laki gila yang mengejar cinta tak terbalaskan seperti itu."


"Baik tuan Johnson."


Dokter Celine membungkukkan badan kepada satu laki - laki paruh baya di ruangan eksklusif di rumah sakit Negara A.


"Kau boleh pergi Dokter Celine."


"Terima kasih tuan Johnson."

__ADS_1


Dokter Celine segera keluar dari ruangan tuan Johnson dan kembali ke ruang kerjanya.


"Tugas terbaru ku."


__ADS_2