RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
STATUS CASSANDRA


__ADS_3

Malam bibi Ai, bagaimana apakah wanita itu datang?"


"Nona Cassandra sedang ada di dapur bersama dengan nona Lili tuan Leo."


"Lili?"


"Ya tuan Leo hari ini Lili menemani nona Cassandra untuk memasak di dapur."


Leo terdiam dan segera langsung menuju ke dapur.


Sesampainya di dapur Leo melihat Lili dan Cassandra begitu akrab, mereka saling bercanda saling membantu, sungguh pemandangan langka yang sudah tidak pernah Leo temukan lagi.


"Papa, papa sudah pulang?"


Lili yang melihat sang Ayah berdiri di sudut ruangan segera menghampiri nya.


"Papa kenapa tidak mengatakan kepada Lili jika hari ini akan ada bibi Cassandra yang memasak untuk kita?"


"Ya sayang, karena ini semua tanpa direncanakan."


Nada bicara Leo kali ini terlihat sangat kikuk.


"Baiklah, baiklah Lili mengerti, nah papa lebih baik papa mandi dulu, setelah itu baru turun untuk makan malam bersama."


"Bibi Cassandra juga mandilah, apakah bibi membawa baju ganti?"


Dengan cepat Cassandra langsung menggelengkan kepalanya.


"Tidak Lili, aku tidak membawa baju ganti, kukira tadi masakan ini hanya sebentar, namun ternyata lebih dari dugaan ku."


"Baiklah tenang saja bibi, aku masih menyimpan banyak baju mama Katarina, ukuran bibi dan mama Katarina sama jadi bibi Cassandra bisa memakai baju mama."


Leo langsung mengernyitkan dahi ketika Lili mengatakan hal tersebut kepada Cassandra, selama ini Lili sangat berhati - hati sekali menyimpan baju milik Katarina, namun kini dengan gampangnya Lili meminjamkan baju tersebut kepada Cassandra.


"Ayo bibi Cassandra, bibi bisa mandi di dalam kamar mandi Lili."


Tanpa menghiraukan Leo, Lili segera mengajak Cassandra untuk masuk ke dalam kamarnya.


"Wanita - wanita, sungguh kalian memang susah untuk di mengerti."


Dengan menggelengkan kepalanya Leo mengatakan hal tersebut, sambil melangkahkan kaki untuk terus menuju ke dalam kamarnya.


Setelah Leo selesai untuk membersihkan diri, Leo langsung turun kembali dan menuju ke meja makan.


Mata Leo terbelalak kaget melihat banyak makanan lezat sudah terhidang di meja makan.


"Bibi Ai ini wanita itu yang memasak nya?"


"Betul tuan Leo."


Leo takjub dengan makanan yang sudah terhidang di meja dan segera duduk di kursi untuk menunggu kedatangan Lili dan juga Cassandra.


Satu menit berlalu, keluarlah seorang nona muda dari dalam kamar.

__ADS_1


Gaun sederhana yang cantik kini melekat pada tubuh wanita muda tersebut.


"Papa bagaimana, apakah cocok pakaian yang aku pilihkan untuk bibi Cassandra?"


Deg


Leo yang sedang meminum teh langsung menyemburkan teh tersebut ketika melihat Cassandra telah memakai gaun Katarina.


Gaun favorite Leo Huang yang selalu di minta untuk di pakai oleh Katarina saat dia akan mengajak Katarina untuk bercinta.


Kini gaun sederhana tersebut telah melekat pada tubuh wanita asing, pada tubuh wanita lain, dan gaun tersebut sangat pas di tubuh nya.


"Papa, apakah papa mendengarkan pertanyaan ku?"


Lili yang merasakan tidak mendapatkan jawaban segera kembali bertanya kepada Leo Huang yang diam mematung di hadapan mereka berdua.


"Ya, ya biasa saja, ayo kalian cepat duduk, nanti makanan ini bisa dingin menunggu kedatangan kalian berdua."


Leo yang sudah gugup mencoba untuk mengalihkan pembicaraan, namun Lili yang mengetahui tingkah laku aneh Leo hanya tersenyum.


"Makanlah nona Lili, ini bagus untuk kesehatan mu."


Cassandra mencapitkan sayuran untuk Lili dan itu membuat Lili tersenyum dengan lebar, karena sudah lama hal seperti ini tidak di rasakan nya lagi.


"Terima kasih bibi Cassandra."


"Sama - sama nona Lili."


Cassandra langsung tersenyum begitu mengetahui bahwa Lili menyukai apa yang dilakukan nya.


Satu gadis muda yang sudah mengalami banyak duka di masa mudanya tersebut.


"Bibi Cassandra, sampai kapan bibi akan berada di Negara C?"


"Aku akan berada di Negara C sampai konser yang di selenggarakan oleh Huang Corp selesai."


"Ah bibi terlibat di konser tersebut?"


Cassandra langsung menganggukan kepalanya.


"Wah hebat, pasti bibi terlibat sebagai ballerina di dalam acara itu?"


Tanpa banyak berkata - kata Cassandra kembali menganggukan kepalanya.


"Luar biasa, papa nanti kita harus menonton konser itu."


Leo kembali mengernyitkan dahi ketika Lili mengatakan hal tersebut, selama ini Lili jarang sekali untuk mengikuti konser musik yang telah di selenggarakan oleh Huang Corp.


"Baiklah sayang papa akan mengabulkan semua permintaan mu."


Leo mengatakan hal tersebut dan mencoba untuk tenang, sejak tadi jantung nya berdetak sangat cepat, apalagi saat Cassandra duduk di sampingnya menggunakan gaun sederhana yang paling di sukai oleh Leo Huang.


"Lalu apa rencana bibi setelah menyelesaikan kerja sama dengan Huang Corp?"

__ADS_1


"Aku akan menikah nona Lili."


Deg


Leo langsung berhenti mengambil lauk yang sejak tadi asyik untuk di nikmati nya.


"Menikah?"


Satu kata yang pada akhirnya Leo tanyakan kepada Cassandra.


"Ya tuan Leo, ini adalah pekerjaan ku yang terakhir sebagai ballerina sebelum aku menikah dengan orang yang aku cintai."


Leo langsung terdiam dengan dengan pengakuan dari Cassandra, dan Lili melihat perubahan wajah Leo Huang tersebut.


"Jadi bibi sudah memiliki tunangan?"


"Sudah nona Lili.


Cassandra mengatakan hal tersebut sambil menganggukan kepalanya.


"Selamat bibi."


"Terima kasih nona."


Setelah mengatakan hal tersebut semua orang menjadi terdiam dan menikmati makanan nya masing - masing.


Selesai makan malam, Leo Huang duduk di kursi taman, dan Cassandra yang akan pulang langsung menghentikan langkah kakinya begitu melihat Leo duduk di malam gelap seorang diri.


"Selamat malam tuan Leo."


Leo langsung menoleh dan melihat satu wanita cantik yang masih memakai gaun sederhana tersebut saat ini sedang menyapa nya.


"Malam nona Cassandra, bagaimana apakah putri ku sudah tertidur?"


"Sudah tuan Leo."


"Maafkan aku jika hari ini aku cukup merepotkan mu karena Lili, jika kau belum mau langsung pulang, duduk lah terlebih dahulu."


Cassandra ragu dengan tawaran yang Leo Huang berikan, namun sedetik demikian Cassandra langsung duduk di samping Leo Huang.


"Tidak menjadi masalah tuan Leo, nona Lili adalah gadis remaja yang ceria dan memiliki semangat yang tinggi."


"Apa benar seperti itu nona Cassandra?"


"Ya tuan Leo, melihat nona Lili mengingatkan aku akan diriku di masa lalu."


Cassandra mengatakan hal tersebut sambil tersenyum di hadapan Leo Huang.


"Apa yang membuat mu mengatakan bahwa Lili mirip dengan mu?"


Cassandra terdiam seakan akan ragu jika Cassandra ingin mengatakan jika Lili sudah menceritakan kepadanya banyak hal.


"Tuan Leo maafkan aku jika sebelumnya aku lancang, namun nona Lili sudah menceritakan semua hal sedih yang pernah di alami nya."

__ADS_1


Deg


Kini Leo memandang Cassandra dengan penuh tatapan tajam, karena baru kali ini Leo Huang mendengar jika Lili berani bercerita kesedihan nya terhadap orang lain.


__ADS_2