
Satu tangan Leo Huang menunjuk ke wajah Katarina, ekspresi mengerikan terlihat dari wajah Leo Huang.
Katarina terdiam, hanya terdengar tangisan nya tanpa ucapan apapun.
"Arhhh percuma aku berbicara dengan wanita bodoh seperti mu, kau memang tidak ada gunanya sama sekali, kau tak lebih dari benalu, boneka hidup, pemuas nafsu, dan wanita rendah yang telah di buang oleh keluarga nya sendiri, wanita murahan!"
Sumpah serapah Leo Huang ungkapkan kepada Katarina sambil menunjuk wajah Katarina dengan jari telunjuk nya.
"Jadi aku juga benci harus tidur dengan mu berulang - ulang, kau harus tau itu!"
Terakhir Leo Huang mengatakan hal tersebut dengan menampar pipi Katarina dan langsung meninggalkan Katarina di dalam kamar sendirian.
Sungguh perkataan demi perkataan yang sangat menyakitkan Katarina terima, perkataan yang perlahan - lahan dapat membunuh mental Katarina.
"Aku boneka hidup? aku pemuas nafsu, aku wanita tidak berguna? kau memukul ku Leo Huang!"
__ADS_1
Katarina menangis sejadi - jadinya saat semua perkataan Leo Huang dengan perlahan menancap ke dasar hatinya yang paling dalam.
Masih dengan berbalutkan handuk Katarina menangis, menangis dengan terduduk di lantai dan menutup wajahnya dengan ke dua tangannya.
Detik ini Katarina baru menyesal dengan keputusan yang telah di ambil nya yaitu membiarkan dirinya menikah dengan Leo Huang.
"Sakit rasanya hati ini Tuhan, sakit sekali, se umur hidup ku aku tidak pernah mendapatkan tamparan dari papa, perlakuan kasar dari papa, dan pagi ini aku harus mendengarkan semua perkataan tersebut dari laki - laki yang jelas - jelas telah melakukan pemerkosaan terhadap ku, laki - laki yang dengan jelas bekerja sama dengan keluarga ku sehingga membuat aku di usir dari keluarga ku sendiri."
"Jika kau punya otak seharusnya kau sadar Leo, semua hal yang terjadi dengan ku itu adalah karena mu, kau laki- laki kejam, laki - laki tidak memiliki perasaan."
Rasa sakit yang teramat dalam Katarina rasakan ketika Leo dengan berani melayangkan tangan nya untuk menampar Katarina.
Sakit yang akan membekas sampai kapan pun ketika seorang wanita mengalami kekerasan secara fisik dari seorang laki -laki.
Hari itu pada akhirnya Katarina memutuskan untuk mengurung dirinya di dalam kamar.
__ADS_1
Sementara itu Leo Huang yang masih murka dengan setiap kejadian semalam hari ini datang ke kantor tanpa sukacita, semua karyawan terkena marah, terkena cacian dari mulut tajam Leo Huang.
Dengan tanpa ampun Leo Huang memberikan cacian kepada karyawan yang menghadap kepada nya dan dengan pekerjaan yang masih belum beres.
Satu hari ini Leo Huang terus berteriak - teriak di kantor kepada semua orang yang berurusan dengan nya.
"Tuan Leo tenangkan diri anda."
Sore hari setelah semua pekerjaan selesai asisten Zoe mencoba untuk menenangkan Leo Huang yang masih penuh dengan kemarahan.
"Kau tau hari ini aku telah menampar wanita itu dengan tangan ku."
Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil memperlihatkan telapak tangannya kepada asisten Zoe.
"Wanita itu perlu untuk diberikan pelajaran, selama ini aku terlalu diam, selama ini aku terlalu lemah menghadapi nya."
__ADS_1
"Kau tau pagi ini aku juga sudah mengeluarkan cacian untuk nya, dengan berulang - ulang aku memaki dia dengan kata - kata yang menyakitkan."