RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
SERANGAN CINTA FEI FEI


__ADS_3

"Pasti sayang."


Katarina mengenggam erat tangan kecil Lili, memberikan keyakinan terhadap gadis kecil tersebut bahwa dirinya memang baik - baik saja.


"Baiklah papa pergi dulu."


Leo Huang yang tidak ingin mendapatkan banyak pertanyaan lagi dari putri kecilnya tersebut pada akhirnya memilih untuk segera berangkat ke kantor.


Leo Huang memberikan ciuman sayang untuk Lili dan agar Lili tidak bertanya kembali, Leo Huang juga memberikan ciuman yang sama pada kening Katarina.


"Ma, sekarang mama beristirahat lah."


"Terima kasih sayang."


Setelah mengatakan hal tersebut Katarina langsung beranjak dari tempat duduknya dan masuk ke dalam kamar.


Di dalam kamar tiba - tiba Katarina termenung di tempat tidur, matanya menatap beberapa pembalut wanita yang berada di atas meja riasnya.


"Entah sejak kapan aku tidak menggunakan pembalut itu? rasanya sudah lama aku tidak memakai nya lagi, astaga!"


Seketika itu juga Katarina langsung bangkit dari tempat tidurnya dan duduk di kursi rias.


"Ini tidak mungkin, tidak mungkin, dan tidak boleh terjadi."


Air mata mulai mengalir deras dari ke dua mata Katarina saat Katarina mulai membayangkan satu hal yang sejak dulu selalu dia hindari

__ADS_1


"Tapi aku tidak pernah memakai pengaman jika laki -laki itu menyentuh tubuh ku."


"Katarina kenapa kau begitu bodoh, Kenapa kau begitu terhanyut dengan setiap permainan nya, kenapa kau bisa kalah dengan sentuhan demi sentuhan nya."


Sambil duduk di kursi rias dengan air mata yang terus mengalir Katarina mengatakan hal tersebut.


Sementara itu di Huang Corp.


"Tuan Leo, ada yang ingin bertemu dengan anda."


"Siapa asisten Zoe?"


"Nona Fei Fei tuan Leo."


Leo Huang yang sedang membaca laporan keuangan langsung menutup laporan tersebut.


"Ada yang ingin nona Fei Fei bicarakan dengan tuan Leo."


"Baiklah suruh dia masuk, tutup semua pintu dan jangan biarkan ada satu orang pun masuk ke dalam ruangan ini."


"Baik tuan Leo Huang."


Dengan segera asisten Zoe langsung undur diri dari hadapan Leo Huang.


"Leo, kenapa untuk bertemu dengan mu sungguh sangat sulit sekali?"

__ADS_1


Fei Fei masuk ke dalam ruangan Leo Huang dengan pakaian nya yang menggoda.


"Apa yang kau inginkan Fei Fei?"


Fei Fei tersenyum dan langsung duduk manja di atas pangkuan Leo Huang.


"Aku ingin bercinta dengan mu tuan muda Leo Huang."


Fei Fei membisikkan kata - kata tersebut ke telingga Leo Huang.


"Bagaimana jika aku tidak mau?"


"Aku akan membuat mu menjadi mau untuk melakukan hal itu Leo "


Fei Fei mengatakan hal tersebut sambil melepaskan dasi Leo Huang, dan perlahan - lahan mulai membuka satu per satu kemeja Leo Huang.


"Kau nekat sekali, ini kantor nona Fei Fei."


Leo Huang langsung menghentikan tangan Fei Fei yang saat ini sedang melepaskan satu per satu kancing Leo Huang.


"Dan aku menyukai tempat ini, kali ini izinkan aku yang memberikan kepuasan untuk mu tuan Leo Huang."


Kata kata mesra Fei Fei bisikan kembali ke telingga Leo Huang.


Ciuman maut mulai Fei Fei daratkan di bibir Leo Huang, seketika itu juga ruangan kerja Leo Huang berubah menjadi ruangan tempat bercinta antara dirinya dengan Fei Fei.

__ADS_1


"Ada apa ini? kenapa hatiku rasanya sakit sekali?"


Di dalam kamar Katarina kembali merasakan perasaan yang tak biasa.


__ADS_2