
"Tapi aku sudah pernah menghancurkan kelompok ini Gerald."
"Dan kau tidak menghancurkan sampai ke akar - akar nya, ada satu anak perempuan yang saat itu tidak kau bunuh."
Nona Chen langsung terdiam dan kembali mengingat - ingat peristiwa masa lalu di dalam hidupnya saat itu.
"Ya kau benar Gerald saat itu memang ada satu anak perempuan yang pada akhirnya aku biarkan untuk hidup, aku menaruh nya di panti asuhan agar anak perempuan itu di asuh, di didik dengan baik oleh pengurus panti."
"Ya Chen tidak ada yang salah dengan niat mu saat itu, namun apakah kau tau siapa sebenarnya anak perempuan itu?"
Nona Chen langsung menggelengkan kepalanya.
"Gadis kecil itu adalah nona Marsha saudara kembar nona Louisa."
Deg
Semua mata kini saling memandang ketika mengetahui kebenaran nya.
"Tunggu bagaimana itu bisa Gerald?"
Gerald yang mendapatkan pertanyaan dengan rasa tidak percaya dari nona Chen kembali tersenyum.
"Aku pun kaget saat mengetahui kebenaran ini, namun ini sama seperti kita bermain puzzle, Mari kita lihat ini."
Gerald yang di bantu oleh Wen Li membagikan berkas ke masing - masing peserta.
__ADS_1
" Di dalam berkas tersebut berisi tentang wajah anak perempuan yang saat itu tidak di bunuh oleh Chen, satu awak media berhasil mendapatkan fotonya karena pada saat itu kasus penyelundupan narkoba yang di lakukan oleh Lady Dragon menyita perhatian publik."
"Tunggu itu berarti, keluarga Han Li membuang nona Marsha dan nona Marsha di temukan oleh kelompok Lady Dragon?"
"Betul tuan James, sejak itu Marsha kecil berada di bawah didikan Lady Dragon."
"Kelompok mafia Lady Dragon adalah musuh terbesar keluarga Lauw James."
Nona Chen mengatakan hal tersebut kepada tuan James yang sejak tadi duduk di sampingnya.
"Aku mulai mengerti arah benang kusut ini sekarang."
"Namun ada satu misteri lagi yang sampai saat ini belum kita bisa pecahkan."
"Mengapa mereka sekarang seakan - akan mengincar keluarga Huang?"
Semua orang yang berada di dalam ruangan itu kini hanya bisa terdiam.
"Hal ini pasti akan terbongkar dengan sendiri nya saat kita membebaskan nona Katarina tuan Leo."
Leo Huang yang mendengarkan penjelasan Gerald hanya bisa menganggukan kepalanya.
"Ya aku mengerti tuan Gerald, bagiku saat ini yang paling penting adalah aku bisa membawa pulang istriku dalam keadaan selamat."
"Ya Leo papa juga berpikiran hal yang sama."
__ADS_1
"Tuan Gerald apakah kau mengetahui tempat Katarina istri ku saat ini berada?"
Gerald terdiam sejenak lalu mengutak atik komputer nya.
"Tuan dan nona sekalian, sebenarnya cukup sulit untuk menemukan markas sebenarnya dari kelompok baru Lady Dragon ini, mereka selalu berpindah pindah tempat setelah selesai melakukan misi."
"Tapi ada satu tempat yang tidak mungkin mereka tinggalkan."
"Dimana itu tuan Gerald."
"Disini."
Gerald menunjukan satu Negara kepada mereka.
"Italia."
"Ya tuan Leo."
"Ini adalah tempat bersejarah untuk kelompok mafia Lady Dragon, karena di Negara inilah Lady Dragon terbunuh dan pembunuh Lady Dragon saat ini masih bersama dengan kita semua."
Semua mata langsung menoleh kepada nona Chen.
"Ya, ya aku lah yang menyebabkan kelompok wanita - wanita itu terpecah - pecah hilang arah, namun saat itu aku mengerjakan kasus ini untuk keluarga Chandradinata."
"Kau tentunya lebih berpengalaman di dalam melakukan penyerangan Chen, jika kau tidak berkeberatan bisa sekarang kau yang memimpin ini?"
__ADS_1