
"Laki - laki itu bukan manusia!"
Katarina menangis sejadi - jadinya ketika mendengarkan semua perkataan Leo Huang, setelah Leo mengeluarkan semua sumpah serapah nya Kepada Katarina, Leo pada akhirnya memilih untuk tidur di kamar tamu dan tidak kembali ke dalam kamarnya sendiri.
"Maafkan mama sayang, karena engkau memiliki papa seperti itu, semua perkataan papa yang mungkin tadi kau dengarkan lupakan saja, sekarang kau hanya memiliki mama."
Di dalam tangisan nya Katarina mengatakan hal tersebut sambil membelai perutnya nya yang masih rata.
"Aku tidak akan memberitahukan keberadaan mu sayang, dan aku tidak mau untuk tinggal di rumah seperti neraka ini, Tuhan maafkan aku jika pada akhirnya aku tidak bisa menjadi istri yang baik untuk dia."
Setelah mengatakan hal tersebut Katarina mengambil satu koper paling kecil, membawa beberapa baju dan perlengkapan nya, lalu dengan diam - diam Katarina keluar dari mansion Leo Huang.
"Bibi Meme maafkan aku yang tidak memberitahukan bibi kemana aku pergi, karena Katarina juga tidak tau kemana Katarina akan pergi, Katarina tidak kuat lagi bi, maafkan Katarina bi."
Dengan berderai air mata Katarina berjalan dengan perlahan sambil mengatakan hal tersebut.
"Lili sayang maafkan mama, mungkin mama tidak bisa lagi berada di samping Lili."
Air mata Katarina yang terus mengalir serta kondisi Katarina yang saat ini sedang hamil muda membuat tenaga Katarina tidak seperti biasanya, Katarina duduk di tepi jalan dan seketika itu juga pingsan.
"Tuan, ada wanita pingsan."
Satu orang laki - laki di dalam mobil langsung meminta mobil tersebut berhenti, begitu laki - laki tersebut mengetahui siapa wanita yang pingsan segera saja menghampiri, menggendong nya dan memasukkan Katarina ke dalam mobil.
"Jalankan mobil ke hotel pusat kota."
__ADS_1
"Baik tuan."
Setelah mendengarkan perintah, asisten sekaligus supir nya segera melajukan perjalanan.
Pagi hari di mansion Leo Huang.
"Papa, papa, papa, papa bangun!"
Dengan sekuat tenaga Lili membangunkan Leo Huang yang tidurnya belum lama.
"Ada apa Lili sayang."
"Dimana mama Katarina papa?"
"Mama Katarina tentu saja di kamarnya Lili."
"Tapi mama Katarina tidak ada di dalam kamarnya."
"Papa, ayo bangun, kita cari mama Katarina."
Dengan sekuat tenaga Lili menguncang tubuh Leo Huang yang sejak tadi malas untuk membuka mata.
"Baik, baik kita cari mama Katarina."
Lili langsung tersenyum begitu melihat Leo bangun.
__ADS_1
"Asisten Zoe!"
Dengan berteriak Leo Huang memanggil asisten Zoe yang sejak tadi berada di ruang tamu.
"Dimana Katarina?"
"Sampai saat ini saya belum melihat nona Katarina tuan Leo."
"Periksa semua CCTV!"
"Baik tuan Leo."
Segera saja asisten Zoe memeriksa semua CCTV menggunakan ponselnya.
"Tuan Leo, nona Katarina meninggalkan mansion tepat saat dini hari, nona Katarina membawa koper menuju jalan."
Asisten zoe mengatakan hal tersebut sambil menunjukan CCTV tersebut kepada Leo.
"Jadi dia kabur?"
"Bisa dikatakan seperti itu."
Di saat Leo hampir marah, dengan gerakan mata asisten Zoe mengingatkan jika di samping Leo masih ada Lili yang sejak tadi mendengarkan semua perkataan nya.
"Jadi mama Katarina meninggalkan Lili?"
__ADS_1
Seketika itu juga Lili menangis dengan sangat kencang, seketika itu juga Leo kembali melihat putri kecilnya menjadi sangat histeris."
"Papa pasti jahat kepada mama Katarina, Lili benci papa Leo!"