RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
SELAMAT TINGGAL LOUISA


__ADS_3

"Apakah ada yang ingin nona Katarina tanyakan lagi?"


Suara bibi Ai langsung membuat Katarina kembali tersadar.


"Tidak bi terima kasih."


Setelah mengatakan hal tersebut bibi Ai keluar dari kamar Katarina.


"Entah mengapa aku merasakan ada yang aneh dengan hilangnya nona Louisa, tapi apakah ini hanya perasaan ku saja? lalu untuk apa Leo Huang mengikuti ajang Lelang? apakah ini dalam misi dia mencari nona Louisa?, mengapa harus mengikuti ajang lelang dan harus bercinta dengan banyak wanita untuk mencari keberadaan nona Louisa? siapa sebenarnya nona Louisa ini?"


Kini di dalam isi kepala Katarina muncul pertanyaan demi pertanyaan aneh yang mulai terus dia katakan.


"Ah ada baiknya nanti mungkin aku akan langsung tanyakan saja kepada Leo, namun aku harus menunggu waktu yang tepat dan suasana yang tepat agar Leo bisa jujur kepada ku, aku tidak pernah mempermasalahkan masa lalu, karena setiap orang pasti memiliki masa lalu, yang aku ingin tau adalah kebenaran yang terjadi di masa lalu tersebut."


Katarina mengatakan hal tersebut di depan cermin dan pada akhirnya kembali memasukkan album foto tersebut ke Laci.


Sementara itu di Huang Corp.


"Tuan Leo ada yang ingin bertemu dengan anda."

__ADS_1


"Siapa asisten Zoe?"


"Nona Fei Fei."


Leo Huang langsung mengernyitkan dahi ketika asisten Zoe menyebutkan nama itu.


"Wanita itu sampai saat ini masih mengejar ku?"


"Ya tuan Leo, nampaknya nona Fei Fei masih berharap anda mau untuk menemui nya."


"Katakan kepadanya aku sedang sibuk, atau apapun alasan mu terserah kau saja asisten Zoe."


"Baik tuan Leo."


"Aku sudah berjanji di dalam hati ku sendiri kepada mu bahwa aku tidak akan akan bermain - main dengan banyak wanita lagi, sudah cukup lelah aku melakukan hal ini, aku akan membuka semuanya bersama dengan mu, wanita yang bisa mencintai Lili dengan sepenuh hati dan tidak pernah melihat masa lalu dari ku."


Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil memandang foto Katarina di dalam ponselnya.


Sejenak Leo lalu mengingat sesuatu hal dan segera membuka laci meja kantornya, dengan cepat Leo mengambil beberapa berkas hasil penyelidikan nya mencari Louisa.

__ADS_1


"Selamat tinggal Louisa, sudah cukup aku mencari mu, jika pada akhirnya suatu saat kita kembali bertemu maka jangan pernah salahkan aku jika aku tidak mencintai mu lagi."


Dengan penuh ketegasan Leo Huang merobek setiap berkas - berkas yang berisi penyelidikan nya tentang Louisa.


Satu hal yang menurut Leo Huang sudah benar di lakukan adalah menghilangkan semua masa lalunya namun tidak pernah terpikirkan hal yang lainnya lagi selain hal itu.


"Bagaimana asisten Zoe apakah wanita itu sudah pergi dari kantor ku?"


Asisten Zoe yang telah berhasil mengusir nona Fei Fei keluar kini kembali masuk ke dalam ruangan Leo Huang.


"Sudah tuan Leo, nona Fei Fei sudah pergi."


"Bagus, aku tidak akan pernah sudi untuk bertemu dengan nya lagi."


"Hapus semua jadwal pekerjaan ku sore nanti, aku mau pulang ke mansion lebih cepat untuk bertemu dengan istri dan juga anak ku."


"Baik tuan Leo."


Satu perubahan besar yang saat ini sedang terjadi di dalam diri Leo Huang membuatnya tidak menjadi laki - laki yang gila kerja.

__ADS_1


__ADS_2