RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
APA YANG KAU BISA


__ADS_3

Sementara itu Leo Huang yang sudah berada di ruang rapat mendadak sangat meradang karena ada peserta rapat yang tidak hadir tepat waktu.


"Jadi hanya dia yang belum datang ha?"


Deg


Semua peserta rapat langsung di buat tegang dengan amarah Leo Huang yang sangat meledak pagi ini.


"Betul tuan Leo, hanya tinggal nona Cassandra saja yang belum datang."


"Cassandra?"


"Ya tuan Leo, nona Cassandra dan sanggar nya adalah ballerina yang akan bekerja sama dengan Huang Corp untuk para penari yang akan masuk ke dalam konser musik tersebut.


Leo Huang yang mendengarkan nama wanita itu disebutkan kini kembali duduk dengan tenang.


"Tidak mungkin dia."


Leo bergumam pelan, dan belum sempat Leo Huang bersuara, masuk lah wanita dengan wajah manis tersebut.


"Tuan dan nona maafkan kedatangan ku yang terlambat, maafkan."


Cassandra yang kini sudah muncul di hadapan para peserta rapat langsung membungkukkan badan nya berkali - kali sebagai bentuk permintaan maaf nya.


"Duduklah nona."


Deg


Tatapan tajam Cassandra langsung tertuju kepada Leo Huang yang telah bersuara.


"Tttterima kasih tuan."

__ADS_1


"Panggil dia tuan Leo Huang nona, tuan Leo Huang adalah Ceo Huang Corp."


Asisten Zoe langsung mengatakan hal tersebut kepada Cassandra yang masih berdiri dengan bingung.


"Ah maafkan aku tuan Leo Huang, aku..."


"Ssssst, duduk!"


Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil menunjuk ke salah satu kursi kosong.


Dengan tergesa - gesa pada akhirnya Cassandra duduk di kursi kosong tersebut.


"Baiklah, apakah kita bisa segera memulai rapat ini? aku berharap untuk kedepannya tidak ada lagi yang terlambat karena aku sangat menghargai waktu dan membenci orang yang terlambat meskipun beberapa detik saja."


Deg


Ucapan tajam Leo langsung membuat Cassandra menundukkan wajahnya.


Sepanjang hari ini rapat besar telah di lakukan dan terdapat banyak keputusan besar di dalamnya.


Setelah mengatakan hal tersebut semua peserta rapat meninggalkan tempat duduk mereka.


"Kecuali kau nona, kau akan tetap berada di dalam ruangan ini."


Deg


Cassandra yang sudah bangkit berdiri langsung menatap tajam Leo yang melarang nya untuk meninggalkan ruang rapat.


"Aku?"


"Ya kau, apakah kau mau melawan ku?"

__ADS_1


Cassandra yang tidak ingin mendapatkan masalah langsung menggelengkan kepalanya.


"Tidak tuan Leo."


"Jadi hal apa yang akan kau lakukan untuk menebus kesalahan mu hari ini."


"Menebus kesalahan? "


"Ya kau terlambat dan itu adalah kesalahan fatal untuk seseorang yang akan berkarir di dunia hiburan."


Deg


Cassandra yang tidak tau harus mengatakan hal apa hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Maafkan aku tuan, tapi sungguh aku tidak tau bagaimana cara membayar kesalahan ku ini."


"Apa yang kau bisa nona?"


Deg


Mata Elang Leo Huang yang kini menatap tajam Cassandra sungguh membuat Cassandra ingin melarikan diri dari ruangan itu.


"Maafkan aku tuan Leo, namun aku hanya bisa menari dan memasak, selain itu aku tidak bisa."


Dengan kuat Cassandra mencoba untuk mengatakan hal tersebut kepada Leo Huang.


Sejenak Leo Huang terdiam dengan dua pilihan yang diberikan oleh Cassandra tersebut.


"Baiklah aku minta kau untuk memasak."


Cassandra langsung mengernyitkan dahi dengan permintaan Leo Huang.

__ADS_1


"Tapi aku harus memasak dimana tuan Leo, aku hanya seorang pendatang di Negara ini."


"Kau bisa melakukan itu di mansion ku."


__ADS_2