RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
WANGI PARFUM


__ADS_3

"Kau benar asisten Zoe, seharusnya aku tidak sampai seperti ini ketika mengetahui semuanya, dia hanya wanita yang telah di hancurkan oleh keluarga nya sendiri, apa peduli ku terhadap wanita itu, aku telah menyelesaikan tugas dengan tidur dengannya, dan tidak akan ada yang perlu untuk di khawatirkan lagi."


Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil melihat wajahnya di depan cermin, Leo Huang terus menatap dirinya di depan cermin dengan mengeluarkan sapu tangan dari saku kemeja dan membalut tangannya yang sudah penuh dengan darah.


Hari ini Leo Huang seperti merasakan laki - laki paling bodoh sedunia ketika dirinya berperilaku seperti ini.


"Tuan Leo akan saya panggilkan dokter."


"Pergilah asisten Zoe."


Setelah mengatakan hal tersebut asisten Zoe segera pergi dari hadapan nya.


"Lihat saja, akan aku buat semua karya mu tidak laku di pasaran, agar kau segera kembali ke Negara A, dan menghilang dari kehidupan ku!"


Satu perkataan dan sumpah serapah Leo Huang untuk Katarina pun ter ucap, hati dan pikiran yang masih bercampur aduk menjadi satu membuat Leo Huang mengatakan hal tersebut di dalam dingin nya ruang kerja yang saat ini telah menjadi saksi kemarahan sekaligus kegelisahan dari seorang Ceo Huang Corp.


Sementara itu kini Katarina sudah di antar oleh para pengawal ke satu kamar yang besar.


"Nona muda, nona Katarina sudah berada bersama dengan kami."


"Minta nona Katarina masuk paman, aku hanya ingin berdua di dalam kamar dengan nona Katarina."


"Tapi nona, tuan muda berpesan jika kami harus menemani nona kemanapun nona berada."


"Untuk kali ini tidak paman, papa sendiri yang sudah mengizinkan aku untuk bertemu dengan nona Katarina."


"Tapi nona."


"Stop perkataan paman, atau akan menghubungi papa!"


Dari balik pintu kamar Lili Huang memberikan ancaman tersebut kepada para pengawal.


"Baiklah, jika tuan muda yang mengizinkan maka kami akan mengikuti semua perintah nya, nona Katarina silahkan masuk."


Pintu kamar pun di buka, Katarina masuk ke dalam kamar megah itu.


"Bibi baik ku."


Satu orang gadis kecil berlari dan memeluk Katarina.


"Sayang, apakah kita pernah bertemu sebelum nya?"


Katarina mengatakan hal tersebut sambil meraba - raba wajah Lili agar kembali mengingat nya.


"Jadi bibi tidak ingat lagi kepadaku?"


"Maafkan bibi sayang, bibi harus menyentuh mu terlebih dahulu agar bibi bisa mengingat apakah kita pernah bertemu atau tidak."


"Ah seperti itu, baik lakukanlah bibi."


Katarina tersenyum dan mulai kembali meraba - raba wajah Lili, dan sedetik kemudian Katarina kembali tersenyum.


"Bagaimana, apakah bibi sudah mengingat aku?"

__ADS_1


"Ya sekarang aku sudah mengingat nya, kau adalah gadis kecil yang pernah aku tolong."


"Benar bibi, nama ku Lili."


"Ah jadi nona muda itu adalah gadis kecil yang cantik ini."


"Bibi bilang aku cantik?"


"Ya sayang, meskipun bibi tidak dapat melihat tapi dari tangan yang bibi sentuh kan kepada mu, bibi bisa menyakini jika kau adalah gadis kecil yang cantik."


"Terima kasih bibi,ayo bibi kita duduk."


Lili Huang kecil menuntun Katarina untuk bisa duduk di salah satu sofa.


"Nah sekarang katakan kepada bibi mengapa gadis kecil yang sangat cantik ini ingin sekali bertemu dengan bibi?"


"Lili ingin mengucapkan terima kasih kepada bibi, karena waktu itu bibi telah menolong Lili, terima kasih bibi baik."


"Sama - sama sayang."


"Bibi baik."


"Ya sayang ada apa?"


"Maukah bibi menjadi teman Lili? Lili sering merasakan kesepian, kata papa, mama Lili sudah meninggal, dan papa sangat sibuk."


Katarina terdiam dengan semua perkataan Lili, Katarina bisa merasakan apa yang Lili rasakan, karena rasa kesepian yang begitu hebat pernah Katarina rasakan ketika ke dua orangnya meninggal.


"Lili yakin, bahwa bibi adalah orang baik dan Lili percaya akan hati Lili."


Katarina tersenyum dan langsung memeluk gadis kecil tersebut, namun tiba - tiba hati Katarina langsung tersentak ketika memeluk Lili Huang.


Wangi parfum ini adalah parfum yang sangat tidak asing lagi bagiku, kenapa hatiku menjadi sangat sakit ketika mencium wangi parfum di tubuh gadis kecil ini?


Katarina mengatakan semua hal tersebut di dalam hatinya, sambil terus memeluk Lili dan terus mencium wangi parfum yang berada di tubuh Lili.


"Bibi, apakah bibi baik - baik saja? apakah sekarang bibi bisa melepaskan aku?"


Pertanyaan dari Lili Huang langsung menyadarkan Katarina kembali.


"Ah maafkan bibi sayang."


"Nah sekarang sebutkan alamat lengkap bibi, karena Lili akan mengunjungi bibi di alamat ini."


Katarina pun mengucapkan alamat rumahnya dan Lili Huang menuliskan semua ucapan Katarina.


Hari itu Katarina memberikan waktu singkat nya untuk Lili sebelum pada akhirnya kembali pulang.


Sementara itu, Jin Lee dan juga Wen Li kini sudah sampai di apartment Wen Li.


"Jadi bagaimana Jin Lee?"


"Apa yang akan kau tanya kan?"

__ADS_1


"Kau tidak meragukan kemampuan ku kan?"


"Ya, ya aku tidak akan meragukan kemampuan mu."


"Baiklah, ayo kita minum."


"Sekarang?"


"Tidak, tahun depan!"


Wen Li mengatakan hal tersebut sambil turun dari dalam mobil Jin Lee.


"Hei nona janganlah kau marah!"


Jin Lee mengatakan hal tersebut sambil mengejar Wen Li hingga masuk ke dalam apartment.


Sementara itu di Negara A.


"Tuan Daren, apakah tuan Daren sudah melihat berita hari ini?"


"Ya pengawal aku sudah melihat wajah nona Katarina di dalam pernikahan tuan James Huang."


"Lalu apa tindakan tuan Daren?"


"Entahlah, yang pasti Huang Corp dan juga Chou Corp adalah Perusahaan yang saat ini sedang mengalami persaingan yang luar biasa, kini nona Katarina berada di pihak Huang Corp, itu berarti nona Katarina bisa juga menjadi musuh kita."


"Apakah saya bisa memberitahukan ini kepada tuan Steven Chou?"


"Tidak perlu, tuan Steven pasti sudah mengetahui kemunculan nona Katarina pada, hari ini."


"Baik tuan Daren."


Pengawal itu pun keluar dari ruangan, kini hanya tinggal tuan Daren yang berada di dalam ruangan tersebut.


"Ada apa ini, rasanya seperti waktu yang sedang mempermainkan semuanya."


Tuan Daren mengatakan hal tersebut sambil memijit pelipisnya.


Sementara itu kini Katarina dan juga Pedro sudah sampai kembali di rumah.


"Katarina apakah kau tidak mau menceritakan siapa nona muda yang tadi meminta bertemu dengan mu?"


"Ah maafkan aku Pedro, aku melupakan hal itu."


Dan Katarina mulai menceritakan semua hal tentang Lili Huang kepada Pedro.


"Apakah nona kecil itu putri dari Ceo Huang Corp?"


"Hmm mungkin seperti itu Pedro, kita belum pernah bertemu dengan CEO Huang Corp juga kan."


"Ya kau benar Katarina."


"Apakah ada yang sedang kau pikirkan Pedro?"

__ADS_1


__ADS_2