RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
PISAH RANJANG


__ADS_3

"Sayang dengarkan aku dulu."


Leo Huang segera mendekatkan diri kepada Katarina yang masih berdiri mematung tanpa kata.


"Lepaskan aku Leo, dan jangan mendekat ke arah ku!"


Hal tersebut yang katarina langsung katakan kepada Leo ketika Leo Huang hendak memeluk dirinya.


"Sayang, aku mencintai mu, apapun yang terjadi aku tidak akan pernah meninggalkan diri mu!"


Dengan ketegasan Leo Huang mengatakan hal itu kepada Katarina.


"Sayang percaya lah."


Leo Huang yang kita semakin frustrasi dengan pandangan kosong Katarina hanya bisa memohon dan mencoba untuk kembali mendekat ke arahnya.


"Jangan mendekat ke arah ku Leo Huang, jangan sentuh aku!"


Entah mendapatkan kekuatan darimana pada akhirnya Katarina berteriak mengatakan hal tersebut kepada Katarina.

__ADS_1


"Biarkan aku sendiri Leo aku mohon!"


Air mata Katarina yang sejak tadi dia tahan pada akhirnya mengalir dengan deras.


"Aku tidak tau konflik apa yang terjadi antara kau dan nona Louisia, tapi satu hal yang pasti aku tidak ingin anak yang ada di dalam kandungan ku menjadi stress karena Ibu nya juga stress."


"Biarkan aku sendiri dulu Leo aku mohon."


Leo yang kini melihat air mata Katarina yang mengalir seakan - akan ingin segera mendekatkan diri dan memeluk Katarina.


Namun semua hal itu tidak dapat Leo lakukan karena saat ini Katarina sama sekali tidak mau untuk di sentuh nya.


"Aku akan memberikan mu waktu sampai kau bisa tenang dan kita membicarakan hal ini dengan baik - baik, aku akan sabar menunggu sampai kau siap, tapi aku satu permintaan ku, jangan kau pergi dari rumah lagi, aku mohon."


Tidak ada lagi yang harus dikatakan oleh Leo Huang kecuali hanya memohon kepada Katarina agar tidak kembali meninggalkan nya lagi.


Katarina hanya terdiam, air matanya saja yang saat ini berbicara.


"Aku minta batalkan semua kepergian kita, dan aku minta untuk kita pisah kamar sementara waktu, aku akan tidur bersama dengan Lili dan kau tidak boleh untuk mengikuti nya."

__ADS_1


"Jika hal ini tidak bisa kau lakukan maka aku akan menenangkan diri dengan cara pergi dari rumah."


Deg


Perkataan demi perkataan Katarina membuat Leo Huang terdiam, berat untuk Leo jika diperlakukan seperti ini, satu atap namun sama sekali tidak dapat untuk menyentuh istrinya.


Dengan menarik nafas panjang mau tidak mau Leo Huang harus memutuskan segera atas apa yang telah Katarina minta.


"Baiklah, aku akan mengabulkan semuanya sayang, asal kau tidak pergi, asal kau tetap berada di rumah asal aku masih bisa melihat mu asal....."


Ucapan Leo Huang mendadak terhenti karena melihat Katarina langsung berjalan ke dalam mansion tanpa mau melihat ke arah Leo Huang lagi.


Kini di halaman hanya tinggal Leo Huang yang masih terdiam, Leo seakan - akan masih merasakan ini seperti mimpi.


Ya mimpi yang tiba - tiba harus menjadi kenyataan yang tidak mungkin untuk tidak dihadapi.


"Tuhan apa yang harus lakukan sekarang? sungguh Tuhan aku sangat bingung."


Seorang Leo Huang laki - laki berhati dingin pada akhirnya hanya bisa duduk terdiam dan tidak tau apa yang harus di lakukan nya lagi.

__ADS_1


__ADS_2