RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
ADU TEMBAK


__ADS_3

"Bagaimana tuan Jin Lee?"


"Apakah mereka sudah datang?"


Jin Lee yang saat ini berada di dalam ruangan mengatakan hal tersebut kepada para pengawal.


"Kami melihat mobil dengan logo Chandradinata berada di luar pintu gerbang mansion."


"Chandradinata, ternyata kau meminta bantuan untuk datang kemari Leo."


"Kunci kamar nona Katarina dan tempatkan banyak pengawal di depan pintu kamar nona Katarina."


"Baik tuan."


"Sebagian ikut aku untuk menyambut mereka."


Jin Lee mengatakan hal tersebut sambil mengambil pistolnya.


"Tuan Leo, apakah kita bisa memberikan peringatan sekarang kepada penghuni mansion?"


Leo yang masih berada di dalam mobil menatap ke arah mansion, kepalanya mengarah kepada lampu kamar di lantai dua yang sedang menyala.


Itu pasti kamar mu Katarina.


Di dalam hati Leo Huang mengatakan hal tersebut.


"Ya tuan Gerald, Mari kita lakukan."

__ADS_1


Leo Huang segera turun dari dalam mobil dengan membawa pistolnya.


"Selamat datang tuan Leo Huang terhormat."


Satu suara yang langsung menyapa begitu Leo Huang berjalan menuju ke pintu gerbang mansion yang sengaja di buka oleh Jin Lee.


"Malam Jin Lee, katakan dimana Katarina?"


Jin Lee langsung tersenyum tipis ketika Leo Huang menanyakan tentang Katarina.


"Jadi apa kau masih peduli dengan wanita yang sudah kau anggap sampah itu?"


"Dia istriku, tentu aku peduli padanya."


"Istri yang aku temui di pinggir jalan dalam keadaan pingsan?"


"Istri yang mengalami depresi sehingga hampir melakukan percobaan bunuh diri, dan hampir membunuh janin di dalam kandungan sendiri, itu yang kau katakan kau peduli kepada istri mu? laki - laki macam apa kau Leo Huang!"


"Dia tetap istri sah ku, jadi aku minta dengan baik -baik kepada mu agar kau bisa mengembalikan Katarina kepada ku.


"Bagaimana jika aku tidak mau mengembalikan Katarina kepada laki - laki seperti mu?"


Jin Lee langsung mengangkat pistol nya dan mengarahkan pistol tersebut ke arah kepala Leo Huang.


"Maka aku tak segan - segan akan mengambil nya secara paksa dari tangan mu Jin Lee."


Seketika itu juga bunyi letusan pistol mengudara, Leo Huang dan Jin Lee mulai saling menembak dan melakukan perlindungan.

__ADS_1


"Bunyi pistol, astaga apa yang sedang terjadi di bawah?"


Di dalam kamar, Katarina begitu kaget mendengarkan suara pistol yang berada di halaman mansion.


"Ah sakit."


Rasa sakit langsung menyebar di sekitar perut Katarina ketika Katarina mencoba untuk bangkit dari tempat tidur.


"Aku tidak bisa bergerak untuk melihat apa yang terjadi di bawah, bagaimana ini."


Katarina yang panik mencoba mencari cara agar bisa bangun dari tempat tidur.


"Pengawal, pengawal!"


Dengan sekuat tenaga Katarina berteriak untuk memanggil pengawal.


"Ya nona Katarina."


Satu pengawal segera masuk ke dalam kamar Katarina.


"Apa yang terjadi di bawah? aku mendengar suara pistol."


"Nona tidak perlu khawatir, tuan Jin Lee dan para pengawal sedang membereskan mereka."


"Mereka? mereka siapa tuan?"


"Hanya musuh yang tidak di kehendaki kedatangan nya nona, kami peringatkan kepada nona agar tetap berada di atas tempat tidur, semua untuk kesehatan nona Katarina."

__ADS_1


Selesai mengatakan hal itu pengawal kembali ke luar kamar.


"Siapa mereka yang di maksudkan oleh para pengawal?"


__ADS_2