RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
BERTEMU


__ADS_3

Katarina dan Pedro mulai berjalan hingga mendekat ke arah panggung.


"Selamat malam kepada tamu undangan pernikahan tuan James, malam hari ini kita akan menghadirkan penampilan perdana dari pemenang ajang pencarian talent musisi jalanan yang di pimpin oleh senior produser Huang Corp yaitu tuan Jin Lee, mari kita saksikan penampilan dari tuan Pedro dan nona Katarina."


Salah satu pembawa acara mengatakan hal tersebut dan meminta Katarina serta Pedro untuk masuk ke dalam panggung.


Dengan penuh ketenangan Katarina dan Pedro mulai masuk ke atas panggung, Pedro menuntun Katarina untuk duduk di kursi yang telah di sediakan, semua mata langsung tertuju kepada Katarina, karena detik itu juga para tamu undangan menyadari jika Katarina adalah seorang gadis buta.


Musik mulai mengalun dari biola Katarina, dan Pedro mulai bernyanyi, suara emas Pedro mampu menghipnotis setiap tamu undangan yang mendengarkan nya.


"Nona Lili, tunggu nona Lili mau kemana?"


Lili Huang gadis kecil yang sangat pintar langsung berlari ketika dia melihat wanita yang saat ini sedang berdiri dan memainkan biola nya di atas panggung.


"Aku akan mencari Papa Leo."


Lili Huang mengatakan hal tersebut kepada salah satu pengawal sambil terus berlari, malam hari itu tamu undangan sangat banyak, dan posisi Leo Huang yang sedang menemani Edward Chandradinata di ruang eksklusif tidak mengetahui siapa wanita yang saat ini sedang berada di atas panggung.


"Papa, papa, papa Leo."

__ADS_1


Lili yang pada menemukan Leo Huang di ruang eksklusif segera berlari menghampiri nya.


"Hei ada apa sayang?"


"Ayo papa, Lili akan menunjukan sesuatu hal kepada papa."


Lili mengatakan hal tersebut sambil menarik - menarik tangan Leo Huang.


"Hei ada apa ini sayang, lihat di depan mu ada paman Edward dan juga bibi Kimmy, apakah kau tidak mau menyapa nya."


"Ah maafkan Lili paman dan bibi, namun ada yang harus Lili tunjukan kepada papa."


Edward mengatakan hal tersebut kepada Leo.


"Baiklah, tunggu aku kembali."


Leo Huang mengatakan hal tersebut kepada Edward lalu menggendong Lili keluar dari ruang eksklusif.


"Jadi apa yang akan kau tunjukan kepada ku?"

__ADS_1


"Ayo papa kita ke dekat panggung."


"Baiklah."


Leo Huang langsung melangkahkan kaki ke arah panggung pertunjukan sambil menggendong Lili Huang.


Semakin lama alunan lagu yang dibawakan oleh Pedro dan Katarina semakin terdengar di telingga Leo dan dengan perlahan Leo mulai menikmati nya.


"Papa, lihat bibi yang aku ceritakan itu ada di atas panggung."


Lili mengatakan hal tersebut sambil tangannya menunjuk kepada Katarina.


Detik itu juga Leo Huang seakan tidak percaya pada penglihatan nya sendiri, jika kini di depan matanya di atas panggung Leo Huang melihat satu wanita yang sedang memainkan biola, adalah wanita sama yang telah tidur dengannya di Negara A dengan cara licik yang digunakan oleh Leo Huang.


Tubuh Leo kaku, ke dua kaki Leo Huang seakan - akan tidak dapat di gerakan, ingin rasanya Leo Huang berlari dan menghilang dari ruangan itu, namun ke dua kakinya tidak bisa di gerakan sama sekali, Leo Huang sama sekali tidak mendengarkan cerita Lili Huang tentang Katarina yang telah menyelamatkan dirinya.


Tatapan mata Leo Huang begitu tajam ke arah panggung, ke arah gadis yang pernah dia ambil kesucian nya secara paksa.


"Papa dengar semua yang Lili ceritakan?"

__ADS_1


__ADS_2