
"Ya bi aku mengerti."
Dengan menarik nafas panjang Katarina mengatakan hal tersebut kepada bibi Meme.
"Bibi tinggal ya nona."
"Pergilah bi."
Bibi Meme segera keluar dari dalam kamar utama, kini tinggal Katarina sendiri berada di dalam kamar.
Jantung Katarina berdegup sangat kencang menunggu kedatangan Leo Huang, menit demi menit terus berlalu namun Leo Huang juga tidak muncul di hadapannya sampai pada akhirnya Katarina tertidur di atas tempat tidur nya sendirian.
Saat Katarina sudah tertidur, satu laki - laki dengan perlahan membuka pintu kamar tersebut, satu laki - laki yang sejak tadi ditunggu kehadiran nya.
Lama laki - laki itu menatap Katarina yang tertidur.
"Selamat malam tuan Leo."
"Malam asisten Zoe."
"Tuan Leo tidak masuk ke dalam kamar?"
"Tidak sudi aku menyentuh wanita buta itu, dia sudah menjadi bekas ku, pelajaran yang akan aku berikan kepadanya akan berlangsung setelah Lili mendapatkan donor sumsum tulang belakang darinya, jika aku melakukan banyak perhitungan dengan wanita itu sebelum dia memberikan donor sumsum maka wanita itu bisa saja kabur."
"Jadi tuan Leo akan membiarkan saja nona Katarina?"
"Untuk beberapa saat ya aku akan membiarkan nya."
"Ayo kita pergi asisten Zoe."
Leo Huang segera menutup pintu kamar dan langsung pergi meninggalkan Katarina sendirian melalui malam pertamanya.
Ke esokan harinya Katarina bangun dan mendapatkan sisi tempat tidurnya masih kosong.
__ADS_1
"Dia tidak datang, semalam dia tidak mendatangi ku."
Katarina termenung dengan hal yang saat ini sedang terjadi.
"Apa rencana mu Leo."
Katarina melamun dengan tatapan mata yang kosong.
"Selamat pagi nona Katarina, boleh aku masuk ke dalam?"
"Masuklah bibi Ai."
"Ada apa?"
"Tuan muda Leo Huang meminta nona Katarina untuk turun sarapan bersama dengan nya."
"Ah baiklah bi, aku akan segera turun."
Bibi Ai membantu Katarina turun ke lantai satu untuk sarapan.
Leo yang telah melihat kehadiran Katarina kembali menyantap makanan nya tanpa peduli lagi terhadap nya.
Aku tau dia ada di depan ku, namun kenapa dia sampai saat ini tidak berbicara satu patah kata pun kepadaku?"
Sambil di bantu bibi Ai mengambil roti Katarina heran dengan sikap dingin Leo kepadanya.
"Selamat pagi semuanya."
"Selamat pagi nyonya Chen."
Bibi Ai membungkukkan badan untuk menyambut kedatangan nona Chen.
"Untuk apa kau datang pagi - pagi sekali Chen?"
__ADS_1
"Leo aku ingin memberikan kabar baik kepada kalian berdua."
"Kabar baik apa nona?"
"Hari ini kita pergi ke Negara W, untuk melakukan operasi mata, dokter Kim sudah mengurus semuanya, jadi saat aku sampai operasi itu bisa langsung di jalankan."
"Ah terima kasih nona Chen."
Katarina yang pagi ini mendapatkan kabar bahagia membuat hatinya sangat bahagia.
"Dia tidak boleh pergi."
Kata - kata yang dingin kini keluar dari mulut Leo Huang.
"Apa alasan mu melarang ku untuk membawa nya pergi?"
"Dia akan melakukan persiapan operasi cangkok sumsum tulang belakang untuk Lili."
"Baca ini."
Nona Chen memberikan satu kertas kepada Leo Huang.
"Operasi sumsum tulang belakang akan dilakukan setelah operasi donor mata itu selesai."
"Siapa yang membuat peraturan ini?"
"Dokter Celine."
"Aku akan meminta hal ini di rubah."
"Tidak bisa, kau harus lihat tanda tangan James sebagai persetujuan."
Leo Huang langsung melihat tanda tangan tuan James dan tidak ada yang bisa di lakukan lagi.
__ADS_1