
"Ah dia sudah datang."
Malam hari dari balkon kamar Katarina melihat mobil Leo Huang memasuki halaman mansion.
Dengan segera Katarina memberikan parfum kepada seluruh tubuhnya, menggunakan pakaian tidurnya yang seksi untuk menyambut kedatangan Leo Huang.
"Selamat malam Leo Huang."
Deg
Mata Leo Huang seakan - akan ingin keluar dari tempatnya ketika masuk ke dalam kamar melihat tubuh Katarina yang hanya berbalut pakaian tipis.
"Wah jangan salahkan aku jika malam ini aku menerkam mu sayang."
Leo Huang langsung melemparkan tas kerjanya dan memeluk tubuh indah Katarina.
"Tak ada masalah jika hal itu yang kau inginkan Leo, karena kau adalah suami ku dan memang sudah menjadi tugas ku untuk tetap membuat hati mu senang."
Segala rasa lelah Leo Huang langsung hilang ketika Leo mencium leher Katarina dan leher tersebut mengeluarkan aroma parfum yang sangat harum.
"Mandilah, satu hal yang aku minta, aku tidak ingin menyenangkan mu dalam keadaan kau masih belum mandi seperti ini."
Katarina yang sudah merasakan tanda - tanda penyerangan dari Leo Huang langsung mengendurkan pelukannya dan meminta Leo Huang untuk mandi terlebih dahulu.
"Jadi itu syarat yang kau minta?"
__ADS_1
"Ya mandi dan makanlah terlebih dahulu, aku sudah menyiapkan makan malam untuk mu dengan tangan ku sendiri."
"Dengan senang hati suami akan patuh dengan setiap perkataan istri."
Leo Huang mendaratkan ciuman nya berkali -kali di pipi Katarina dan setelah itu langsung masuk ke dalam kamar mandi.
"Mama, mama apakah mama sudah tidur?"
Deg
Ada satu suara gadis kecil yang membuka pintu kamar Katarina dan Leo secara perlahan.
"Lili, ada apa sayang?"
Deg
Katarina langsung melihat pintu kamar mandi, dimana di balik pintu tersebut saat ini terdapat satu laki - laki yang sudah sangat semangat untuk mendapatkan hadiah nya malam hari ini.
Mata Katarina hanya bisa berganti - ganti memandang antara pintu kamar mandi dan juga Lili Huang.
"Mama, apakah mama mendengarkan Lili?"
Deg
Katarina kembali melihat tatapan teduh dari satu orang gadis kecil yang saat ini berdiri di depan matanya.
__ADS_1
"Kemarilah sayang."
Pada akhirnya Katarina merentangkan ke dua tangan agar Lili bisa segera di peluk oleh nya.
Tanpa hitungan ke tiga Lili segera masuk ke dalam pelukan Katarina.
"Nah sekarang putri mama yang cantik ini bisa tertidur dengan tenang kan?"
Lili hanya menganggukan kepalanya saat Katarina mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Tidurlah sayang."
Di depan cermin Katarina duduk memangku Lili Huang, putri sambung nya tersebut dan tepat di saat yang sama Leo Huang keluar dari dalam kamar mandi.
"Hei untuk apa dia ada disini?"
Mata Leo seakan - akan ingin keluar dari tempat nya ketika Leo keluar dari dalam kamar mandi mendapatkan putri nya sendiri yang malam hari ini telah merebut tempatnya nanti.
"Ssssst Leo jangan berteriak - teriak seperti itu, kau lihat Lili sedang tidur."
"Ya tapi kan dia sudah besar dan sudah memiliki kamar, untuk apa tiba - tiba datang ke kamar kita?"
Ada rasa kesal di hati Leo saat melihat putri nya sendiri kini telah merebut tempatnya untuk bermanja - manja nanti malam.
"Ssssst Leo Lili masih kecil, Lili masih sangat membutuhkan kasih sayang, Lili menceritakan bahwa malam hari ini Lili tidak bisa tidur di kamarnya untuk itulah Lili meminta untuk tidur bersama dengan kita."
__ADS_1