
"Selamat pagi tuan Leo, selamat pagi nona Lili."
Pagi ini Michael membungkukkan badan memberikan salam kepada Leo dan juga Lili yang telah tiba di bandara.
"Bagaimana Michael apakah semuanya sudah siap?"
"Jet pribadi sudah siap untuk membawa tuan Leo dan juga nona Lili."
Michael mengatakan hal tersebut kepada Leo sambil kembali membungkukkan badannya.
"Ayo sayang kita berangkat."
Leo langsung mengatakan hal tersebut kepada Lili, pagi ini Leo memakai kacamata hitam karena Leo tidak mau mengetahui jika ke dua matanya masih bengkak karena menangis semalaman.
"Ya pa, ayo papa."
Lili yang mengetahui semuanya terpaksa tetap diam karena Lili tidak ingin membahas buku harian Katarina.
Sepanjang perjalanan menuju ke Negara C Lili dan Leo memilih untuk diam sambil memandang ke jendela jet pribadi mereka.
Sementara itu masih di bandara, di sisi keberangkatan untuk umum, nampak dua wanita cantik yang sudah siap untuk segera naik ke dalam pesawat.
"Xie Xie bagaimana apakah tidak ada barang yang tertinggal?"
__ADS_1
"Pagi ini untuk kesekian kalinya Cassandra memastikan bahwa tidak ada barang mereka yang tertinggal.
"Sudah nona, semua barang sudah di periksa dengan teliti."
"Bagus jika seperti itu, aku hanya tidak ingin penampilan ku yang pertama di televisi tidak sempurna."
"Tenang saja nona, anda adalah seorang ballerina professional yang luar biasa, anda pasti bisa menampilkan yang terbaik untuk semua orang."
Cassandra hanya tersenyum dengan semua hal yang dikatakan oleh Xie Xie.
"Ayo kita pergi, sebentar lagi pesawat kita akan lepas landas."
Cassandra langsung mengajak Xie Xie untuk masuk ke dalam pesawat.
Satu cerita yang luar biasa sebentar lagi akan menyapa kehidupan nya yang baru.
"Tuan semua barang sudah di letakan di tempatnya dengan baik."
"Baik Michael kau boleh pulang, kau juga pasti lelah istirahat lah, esok hari kita akan bertemu lagi di kantor."
Michael langsung kembali membungkukkan badan dan setelah itu langsung pergi dari hadapan Leo Huang.
Hari ini Leo telah kembali ke mansion, hari ini menjadi awal yang baru untuk Leo.
__ADS_1
"Pa."
Lili yang semenjak berada di Bandara hanya terdiam kini sudah tidak kuat lagi untuk terus diam, Lili mulai kembali berbicara setelah mereka telah sampai di mansion.
"Ada apa sayang?"
"Maafkan Lili pa, jika buku harian mama Katarina mungkin membuat papa sedih."
Lili mengatakan hal tersebut sambil menundukkan wajahnya.
"Hei, jangan kau menundukkan wajah seperti itu, kemarilah."
Leo langsung merentangkan ke dua tangan dan Lili segera berlari masuk ke dalam pelukan Leo.
"Papa yang seharusnya meminta maaf kepada mu sayang, seharusnya papa bisa lebih kuat dan bisa menerima kepergian mama Katarina dengan baik."
"Maafkan papa yang pada akhirnya membuat mu menderita, gadis remaja harus dewasa sebelum waktunya, gadis remaja yang sudah mengerjakan semuanya, gadis remaja yang sibuk untuk memberikan perhatian kepada papanya, sayang kau pasti sangat menderita selama ini, maafkan papa sayang."
Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil mencium kening putri kesayangan nya.
Buku harian Katarina memang membuat hati Leo hancur berantakan, buku harian Katarina memang telah membuat Leo menangis meraung raung.
Namun karena buku itu lah sekarang Leo sadar bahwa memang Katarina sudah tiada, Katarina sudah kembali kepada Bapak di surga dan beristirahat dengan tenang.
__ADS_1