
"Pakai ini, pakaian mu terlalu tipis untuk angin malam yang datang."
Dengan lembur Leo Huang memberikan Katarina syal dan langsung memeluk tubuh Katarina.
"Kita akan tetap disini, tapi kau tak boleh lepas dari dalam pelukan ku, bagaimana?"
"Ya aku setuju."
Dengan segera Leo Huang mencium puncak kepala Katarina.
"Leo."
"Hemm."
"Boleh aku bertanya kepada mu?"
"Katakan saja."
"Selama kita menikah, kita belum pernah sama sekali mengetahui perjalanan hidup kita masing - masing, ya aku tau siapa kau sebenarnya, dan kau juga mengetahui siapa aku, namun aku rasa itu belum cukup, aku merasakan bahwa banyak hal yang masih kita simpan dengan rapat."
"Ya aku mengerti apa yang kau rasakan, lalu lanjutkan saja cerita mu."
__ADS_1
"Aku ingin kita bisa jujur dengan setiap hal yang pernah menjadi masa lalu kita berdua, aku tau itu hanya masa lalu, namun meskipun itu hanya masa lalu, tetap saja harus diceritakan satu dengan yang lainnya, tujuan nya bukan untuk menghakimi, namun agar kita bisa sama - sama terbuka dengan setiap hal di dalam kehidupan kita."
"Kita yang telah di persatukan Tuhan di dalam ikatan pernikahan adalah dua orang yang menjadi satu di dalam segala hal, akan menjadi sesuatu hal yang akan menghambat untuk semuanya jika kita masih belum bisa menceritakan semuanya."
Perkataan panjang Katarina membuat Leo Huang terdiam, semua hal yang telah dikatakan oleh Katarina memang benar apa adanya.
"Ya sayang, kau benar, maafkan aku yang selama ini banyak tidak jujur Kepada mu, aku yakin aku lah laki - laki yang banyak memiliki ke tidak kejujuran terhadap mu."
Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil mencium puncak kepala Katarina.
"Bukan hanya kau Leo, namun aku juga belum sepenuhnya bisa jujur kepada mu, aku ingin bercerita namun aku tidak tau harus memulainya darimana."
"Aku mengerti, bagaimana kalau kita saling bertanya?"
Katarina langsung mengernyitkan dahi ketika mendengarkan perkataan Leo.
"Saling bertanya?"
"Ya saling bertanya, aku akan bertanya banyak hal kepada mu, dan kau bisa melakukan hal yang sama kepadaku."
"Baiklah aku setuju, boleh aku yang memulainya?"
__ADS_1
"Tentu sayang aku akan menjawab semua pertanyaan mu yang aku bisa."
"Baiklah, aku ingin bertanya tentang nona Louisa."
Deg
Jantung Leo Huang seakan - akan ingin berhenti berdetak ketika Katarina menyebutkan nama tersebut.
"Darimana kau tau tentang Louisa?"
"Beberapa hari yang lalu aku menemukan album foto lama dan melihat foto mu tersenyum manis dengan wanita muda, di dalam foto itu kau tampak begitu bahagia, aku langsung menanyakan kepada bibi Ai siapa wanita yang berada di dalam foto tersebut dan bibi Ai mengatakan itu adalah nona Louisiana atau nona Louisa ibu kandung dari Lili."
Lama Leo Huang terdiam dengan pertanyaan yang seakan - akan kembali membuka luka lamanya yang berusaha dia kubur dalam - dalam tersebut.
"Leo apakah kau mau untuk menjelaskan tentang nona Louisa kepadaku?"
Leo terus terdiam dan hanya bisa membelai rambut Katarina tanpa banyak mengucapkan kata - kata lagi..
"Kita sudah sepakat, dan karena ini adalah pertanyaan yang kau ajukan Maka aku akan menjawab nya dengan perlahan."
Dengan menarik nafas panjang Leo Huang pun segera bersiap untuk menceritakan tentang nona Louisa.
__ADS_1