RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
KEJAM. BUKAN MANUSiA!


__ADS_3

Dan aku semakin membenci Leo Huang atas apa yang terjadi!"


Mata merah Jin Lee menyiratkan dendam yang luar biasa kepada Leo Huang.


"Kau meninggalkan aku demi dia, aku yang rela berkoban nyawa untuk mu, aku yang rela melakukan segala cara agar kau tetap hidup, namun kau malah meninggalkan aku begitu saja, ini adil buatku ha?"


"Tapi apa yang kau lakukan itu tetap salah Jin Lee!"


Cassandra kini mengatakan hal tersebut masih berderai air mata.


"Jika pada saat itu aku mengetahui bahwa kau mendapatkan donor jantung karena membunuh seseorang maka aku akan memilih untuk mati daripada aku harus menerima donor jantung tersebut!"


Cassandra menangis, semakin menangis dengan semua yang di hadapi nya saat ini.


"Ya kau tidak akan pernah menghargai apa yang telah aku lakukan Kepada mu sayang."


Jin Lee mengatakan hal tersebut sambil membelai pipi Cassandra.


"Lepaskan aku Jin Lee, jangan kau sentuh aku!"


Cassandra terus menangis Ketika Jin Lee kembali menyentuh pipinya.


"Aku sudah menangkap mu, sekarang kau berada di dalam gengaman tangan ku, kau adalah tawanan ku, dan aku bebas melakukan apa saja yang aku inginkan."


Setelah mengatakan hal tersebut Jin Lee tersenyum matanya memancarkan gairah yang jahat kepada Cassandra.


Dengan cepat Jin Lee mencium bibir Cassandra, Cassandra mencoba untuk menghindari ciuman Jin Lee, namun karena ke dua tangan dan kakinya terikat Cassandra terpaksa harus menerima ciuman tersebut..


Air matanya semakin mengalir dengan sangat deras ketika tangan Jin Lee mulai menjelajah semua area tubuhnya, area - area sensitive nya, tangan dan kaki Cassandra yang terikat membuatnya tidak mampu untuk melakukan banyak perlawanan.


"Kau adalah kekasih ku sayang, aku belum pernah mendapatkan tubuh mu, aku belum pernah merasakan tubuh mu, maka aku tidak akan pernah membiarkan Leo Huang untuk merasakan nya pertama kali."


Setelah selesai dengan ciuman paksaan Jin Lee mengatakan hal tersebut kepada Cassandra masih dengan gairah jahatnya yang semakin menggelora ketika mendengarkan Cassandra menangis.

__ADS_1


"Jin Lee aku mohon jangan, aku mohon jangan, aku mohon jangan lakukan hal itu!"


Cassandra mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya, namun Jin Lee yang seakan - akan tidak lagi mendengarkan perkataan Cassandra langsung mengambil camera nya menempatkan camera tersebut pada sisi tempat tidur dan menghidupkan camera tersebut.


"Kau mau apa Jin Lee!"


Cassandra semakin berteriak histeris ketika melihat camera tersebut menyala.


"Aku akan meminta hak ku kepada mu, apa yang telah aku lakukan kepada mu, apa yang telah aku korban kan terhadap mu, sekarang aku akan meminta hak ku!"


Jin Lee langsung menutup ke dua mata Cassandra, Jin Lee langsung menuangkan satu minuman ke gelas dan memaksa Cassandra untuk meminum nya.


"Minum aku bilang! minum!"


Cassandra terus menolak untuk meminum sampai pada akhirnya Jin Lee meminum dan kembali mencium bibir Cassandra dengan paksa, minuman tersebut langsung mengalir masuk ke dalam mulut Cassandra melalui ciuman yang diberikan.


"Kau akan segera mengetahui reaksinya sayang."


Setelah melakukan ciuman paksaan untuk kesekian kalinya kini Jin Lee membelai tubuh Cassandra yang dengan perlahan mulai mengikuti setiap gerakan tubuhnya.


Kini tidak ada yang bisa dilakukan lagi oleh Cassandra, dirinya seperti wanita yang sudah tidak berdaya.


Dengan perlahan Jin Lee membuka kancing baju Cassandra gerakan perlahan demi perlahan yang berakhir dengan gerakan kasar, Jin Lee merobek semua pakaian Cassandra melepaskan, melemparkan ke segala arah dan membuat tubuh Cassandra kini sudah tidak menggunakan sehelai benang pun.


Di dalam hati Cassandra menangis, menjerit, meronta - meronta ketika pelecehan mulai di terima nya pada hari ini.


Cassandra yang kali ini di lecehkan oleh laki - laki yang dulu pernah menjadi pemuja nya.


Cassandra yang kini di lecehkan oleh laki - laki yang pernah di cintai nya.


Dan ditangan laki - laki tersebut Cassandra harus mengalami ini semuanya.


Tubuh Cassandra sangat lemah untuk memberontak, tubuh Cassandra seperti tidak bisa melakukan hal apa - apa lagi.

__ADS_1


Jin Lee yang sudah melihat tubuh polos Cassandra pun semakin bergairah, tubuh dari wanita yang dulu cintainya, tubuh dari wanita yang pernah dia jaga, kini mata hati Jin Lee sudah di kuasai oleh amarah, kini mata hati Jin Lee sudah di kuasai oleh dendam, sehingga Jin Lee tidak dapat merasakan kasih sayang tersebut.


Hatinya yang sudah tertutup tidak pernah memperdulikan hal ini lagi.


"Aku akan mengambil semua adegan percintaan kita sayang, aku akan mengirimkan kepada Leo Huang, agar dia bisa melihat penderitaan wanita yang dia cintai."


Jin Lee kembali mengatur posisi camera dan setelah sesuai dengan yang di kehendaki nya Jin Lee segera mendekat kembali ke arah Cassandra, kembali mencium nya, kembali memainkan area sensitive Cassandra.


Cassandra yang dalam keadaan tidak berdaya hanya bisa terus menangis saat Jin Lee mulai menjelajah semua area tubuhnya dengan sempurna.


Dengan sempurna Jin Lee melakukan penyatuannya terhadap Cassandra, Jin Lee tidak peduli ketika Cassandra menangis dengan mulut tertutup karena hentakan demi hentakan yang membuat area sensitive nya terasa amat perih.


Hal yang selalu di jaga Cassandra hanya untuk satu laki - laki kini telah di hancurkan oleh Jin Lee.


Pemerkosaan sadis yang dilakukan Jin Lee terhadap Cassandra sangat membekas di hati Cassandra.


Jin Lee terus mencumbu, menerkam, melakukan penyatuannya berulang - ulang tanpa memperdulikan lagi Cassandra yang tidak bisa berbuat apa - apa.


Sungguh sangat luar biasa sekali kejahatan Jin Lee kali ini.


Leo maafkan aku, maafkan aku yang tidak bisa menjaga hal ini, maafkan aku membiarkan laki - laki ini dengan se enak nya menyentuh seluruh tubuh ku maafkan aku.


Cassandra hanya bisa mengatakan hal tersebut di dalam hatinya, Cassandra menahan perih yang teramat sangat pada **** ********** nya.


Cassandra menangis, Cassandra menjerit di dalam hatinya dan hentakan, penyatuan Jin Lee yang terakhir pada akhirnya membuat Cassandra pingsan.


"Aku sangat yakin kali ini kau akan hancur Leo, bahkan kehancuran mu akan lebih dahsyat daripada kehancuran mu yang sebelum - sebelumnya."


Jin Lee yang telah selesai melampiaskan hasrat, gairah jahatnya segera mematikan camera dan hanya menutupi tubuh Cassandra yang masih pingsan dan telanjang dengan kain seadanya.


Sungguh Jin Lee saat ini seperti sedang tidak memperlakukan Cassandra seperti manusia.


Dengan tangan dan kakinya masih terikat di atas tempat tidur, dengan mulut dan ke dua mata Cassandra yang masih tertutup Jin Lee langsung meninggalkan Cassandra di dalam kamar tersebut setelah selesai menggunakan semua pakaiannya.

__ADS_1


Jin Lee turut membawa cameranya keluar dari dalam kamar.


__ADS_2