
Leo Huang yang pagi ini sedang asyik menikmati sarapan nya segera berhenti dan memandang asisten Zoe yang telah menyampaikan kabar tersebut.
"Papa sendiri yang memberikan izin kepadanya?"
"Tepat tuan Leo, tuan James yang menyetujui semua proposal yang telah di ajukan oleh nona Wen Li."
Leo Huang segera membuang roti nya kembali ke atas piring dengan wajah yang marah.
"Cih, dasar wanita ******, beberapa waktu yang lalu kau berpihak kepada ku, sekarang berani - berani nya kau berpihak kepada laki - laki itu."
Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil berdiri dari tempat duduknya dan meninggalkan begitu saja sarapan pagi yang sedang di santap nya.
"Tuan Leo mau langsung ke kantor?"
Asisten Zoe mengatakan hal tersebut sambil setengah berlari untuk mengimbangi langkah Leo Huang.
"Tidak, antarkan aku ke pusat kota, aku ingin melihat bagaimana Jin Lee akan menggadakan semua pertunjukan bodoh nya itu."
"Baik tuan Leo."
__ADS_1
Leo Huang mengatakan semua hal tersebut dengan tatapan dingin yang bercampur menjadi satu dengan kemarahan yang sulit untuk di ungkap kan, hanya asisten Zoe orang terdekat dari Leo Huang yang saat ini mengerti betul yang sedang terjadi dengan Leo Huang.
Sementara itu Katarina dan juga Pedro sudah sampai di pusat kota, namun Pedro segera meminta Katarina berhenti berjalan karena ada sesuatu hal aneh yang sedang terjadi di pusat kota tersebut.
"Ada apa Pedro? kenapa kau memberhentikan langkah ku?"
Katarina merasa sangat heran karena tiba - tiba saja Pedro memegang tangan Katarina dan tidak membiarkan Katarina untuk melangkah lebih jauh.
"Di depan ramai sekali, aku khawatir jika sedang terjadi sesuatu hal disana."
Katarina segera mempertajam pendengaran nya setelah Pedro mengatakan hal tersebut.
"Hei darimana kau bisa mengetahui jika hal tersebut bukan hal yang berbahaya?"
Pedro sungguh takjub kepada Katarina, ketika Katarina mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Perasaan ku yang mengatakan demikian, jadi ayo kita tetap jalan ke arah sana."
"Hah perasaan? maksud mu apa?"
__ADS_1
Namun belum selesai Pesto bertanya, Katarina sudah kembali melangkahkan kakinya di bantu oleh tongkat yang saat ini berada di tangannya.
Mau tak mau Pedro segera mengikuti langkah kaki Katarina, meskipun secara logika Pedro sama sekali tidak sependapat dengan Katarina Chou.
Sesampainya di tempat tersebut, Pedro melihat satu panggung ber ukuran sedang, lengkap dengan alat musik dan beberapa awak media di sudut kanan dan kiri panggung siap untuk meliput.
"Kau benar Katarina, ini bukanlah hal yang berbahaya."
Katarina yang mendengarkan pengakuan Pedro kini tersenyum, hari - hari ini Katarina sedang melatih pendengaran nya agar bisa menjadi lebih tajam lagi.
"Selamat datang para musisi jalanan Negara C, pagi ini tuan Jin Lee salah satu senior produser Huang Corp, akan mengadakan ajang pencarian talent untuk para musisi jalanan di tempat ini, jika kalian berminat untuk mengikuti ajang pencarian, kalian bisa mendaftarkan diri di kanan panggung untuk mendapatkan nomor antrian pertunjukan yang akan segera di mulai."
Satu pembawa acara mulai memberikan instruksi kepada semua musisi jalanan yang akan berpartisiapasi di dalam ajang pemilihan talent untuk Huang Corp.
"Pedro ayo kita ikut."
Katarina yang mendengarkan semua pemberitahuan segera menarik tangan Pedro untuk mendaftarkan diri di ajang pencarian talent musisi jalanan tersebut.
"Apa kau yakin kita akan menang Katarina?"
__ADS_1