RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
BALLERINA


__ADS_3

Deg


Satu suara yang sangat Cassandra kenal kini mulai menghampiri nya.


"Jin Lee sayang, kau ada disini? tadi kau mengatakan bahwa kau tidak bisa hadir di dalam pertunjukan ku."


"Ya sayang, awalnya aku memang tidak bisa hadir pada pertunjukan mu malam hari ini, namun bukan seorang Jin Lee jika pada akhirnya tidak bisa melakukan apa yang ingin dia lakukan."


Dengan tersenyum Jin Lee mendekatkan diri kepada Cassandra dan memberikan bunga mawar merah kepadanya.


"Kau sungguh sangat cantik sayang."


Jin Lee membisikkan hal tersebut di telingga Cassandra.


"Terima kasih Jin Lee."


"I love you Cassandra."


"I love you too Jin Lee."


Terjadi ciuman panas yang singkat di belakang panggung antara Jin Lee dan juga Cassandra.


"Nona Cassandra maafkan aku jika harus menganggu kalian sedang bermesraan, namun aku harus memberitahukan jika nona harus berkumpul bersama dengan para Penari yang lainnya."


Cassandra seketika itu juga langsung menyudahi ciuman nya dengan Jin Lee dan langsung mengikuti tuan Lau Yen untuk menuju ke tempat berkumpul nya para penari.


Dan kini tinggal Jin Lee seorang diri menatap kepergian Cassandra dengan penuh arti.

__ADS_1


Sementara itu mobil yang telah di naiki oleh Leo dan Lili kini telah tiba di depan gedung pesta.


"Wah papa ini megah sekali, kita seperti akan menuju ke suatu gedung pertunjukan."


Lili melihat semuanya dari dalam mobil dan mengatakan hal tersebut kepada Leo Huang.


"Ya sayang, aku dengar paman Gerald membuat acara pesta ini khusus untuk impian bibi Wen Li."


"Impian bibi Wen Li pa?"


"Ya bibi Wen Li yang pernah bermimpi menjadi seorang ballerina namun mimpi itu tidak pernah tercapai sehingga paman Gerald ingin mewujudkan mimipi bibi Wen Li di dalam pernikahan nya nanti."


"Ballerina pa? di dalam nanti ada pertunjukan ballet?"


Mata Lili berubah menjadi sangat antusias ketika Leo mengatakan tentang ballerina.


Lili yang gemar menari tentunya sangat menyukai hal ini.


Leo segera mengajak Lili untuk turun dari dalam mobil dan menuju ke dalam gedung.


"Leo Huang apa kabar mu?"


Edward Chandradinata dan Kimmy Valerie yang malam ini juga datang segera menyambut kedatangan Leo Huang.


"Tentu baik - baik saja."


"Apakah ini Lili?"

__ADS_1


"Ya Edward, ini Lili."


"Wah sungguh cantik sekali putri mu Leo."


"Terima kasih pama Edward."


Lili langsung membungkukkan badan begitu mendapatkan pujian dari Edward.


"Ayo Leo kita bertemu dengan rekan kerja yang lain, sayang kau temani nona Lili yah."


Edward mengatakan hal tersebut kepada Kimmy


"Pasti Edward."


Dan setelah mengatakan hal tersebut Edward mengajak Leo untuk bergabung dengan para pengusaha yang lain, sedangkan Lili di temani oleh Kimmy Valerie.


Sementara itu di balik panggung.


"Nona Cassandra sebentar lagi giliran anda."


"Ya tuan Lau Yen."


Cassandra mengatakan hal tersebut sambil melihat dari balik tirai panggung.


Ini adalah kali pertama Cassandra akan menari di depan banyak Ceo Perusahaan dunia yang sengaja menghadirkan pesta pernikahan Gerald yang juga ternyata adalah seorang Ceo.


"Sungguh luar biasa kau Gerald memperlengkapi pesta pernikahan ini dengan begitu banyak tarian."

__ADS_1


Leo mengatakan hal tersebut kepada Gerald yang kini sudah bergabung dengan mereka.


"Ya, aku ingin mewujudkan mimpi wanita yang aku cintai, dan aku akan melakukan yang terbaik untuk nya."


__ADS_2