
Pembicaraan terus berlangsung antara Jin Lee dan juga para pengawal, tanpa mereka sadar ada satu wanita yang kini bergetar dengan hebat begitu mendengarkan semua pembicaraan mengerikan tersebut.
Air matanya mengalir dengan sangat deras di balik pintu ruang VVIP dimana Jin Lee berada
Dengan segera wanita tersebut langsung berlari ke arah kamar mandi.
"Aku akan menikah dengan pembunuh, Tuhan maafkan aku, maafkan aku..."
Cassandra yang telah mendengarkan semua perkataan Jin Lee langsung terduduk menangis tanpa suara di dalam kamar mandi.
"Arrrrrh aku harus bagaimana sekarang?"
Dengan air mata yang semakin mengalir dengan deras Cassandra mengatakan hal tersebut sambil terus memukul - mukul tembok kamar mandi.
"Baiklah, aku harus melakukan sesuatu, aku akan menyelidiki semua ini sendiri, ya harus."
Dengan terpaksa Cassandra segera menghapus air matanya yang masih mengalir, dengan terpaksa Cassandra kini harus keluar dari kamar mandi dan duduk kembali di tempat nya semula di dalam restaurant tersebut seolah - olah tidak terjadi apa - apa.
"Sayang, maafkan, jika kau telah menunggu ku lama."
Jin Lee yang telah keluar dari ruangan eksklusif langsung menuju ke tempat Cassandra, Jin Lee mengatakan hal tersebut sambil mencium puncak kepala Cassandra.
"Iya, tidak masalah Jin Lee, lagi pula suasana di dalam restaurant ini indah."
__ADS_1
Dengan sekuat tenaga Cassandra mencoba untuk mengatakan hal tersebut kepada Jin Lee.
"Sungguh luar biasa, aku memang tidak salah memilih mu menjadi seorang istri."
"Kau begitu sabar di dalam segala hal sayang."
Jin Lee mengatakan hal tersebut sambil menggengam erat tangan Cassandra.
Rasa sakit yang teramat dalam kembali di rasakan oleh Cassandra saat Jin Lee mengenggam erat tangannya.
"Jin Lee ayo kita pulang, aku lelah dan ingin beristirahat."
"Ya kau benar Cassandra lusa adalah pernikahan kita, aku mau kita berdua tampil maksimal di depan para tamu undangan, ayo kita pulang."
"Selamat datang kembali Leo Huang."
Hari ini Leo Huang telah sampai di bandara Kuba, Gerald sahabat Leo Huang langsung menyambut kedatangan Leo Huang di bandara.
"Terima kasih Gerald karena kau bersedia menemani aku di Negara ini."
"Tak masalah bagi ku Leo, menginaplah di mansion kami selama kau melakukan perjalanan bisnis mu, jangan kau menginap sendiri di hotel, sebagai sahabat dan saudara angkat laki - laki mu aku tidak akan pernah setuju."
Leo yang mendengarkan perkataan Gerald hanya tersenyum.
__ADS_1
"Baiklah Gerald, kali ini aku akan mengikuti saran mu."
Setelah mengatakan hal tersebut Leo Huang dan Gerald segera masuk ke dalam mobil Gerald.
Sepanjang perjalanan Leo Huang lebih banyak diam.
"Leo boleh aku menanyakan sesuatu hal kepada mu?"
"Katakan saja Gerald."
"Apakah kau jadi menghubungi nona Cassandra? karena waktu itu aku melihat mu meminta nomor ponsel nona Cassandra."
Mendengarkan pertanyaan Gerald Leo Huang langsung tersenyum dengan sinis.
"Bukan hanya menghubungi, namun aku sudah mengundangnya makan malam."
Gerald yang mendengarkan perkataan Leo langsung mengernyitkan dahinya.
"Apakah kau sudah mengetahui siapa nona Cassandra?"
"Ya pada akhirnya aku mengetahui bahwa dia adalah tunangan Jin Lee."
"Maafkan aku Leo, aku belum memberitahukan tentang hal ini kepada mu, aku pun baru mengetahui bahwa dia adalah tunangan Jin Lee setelah Wen Li yang mengatakan hal ini kepadaku."
__ADS_1