
Deg
Lidah Leo Huang kelu saat Lili putri Kandung meminta dirinya untuk melakukan hal itu
"Papa apakah papa mendengarkan apa yang Lili minta? papa tidak bisa memenuhi nya?"
"Sayang pasti papa akan menjaga mama dengan baik."
"Papa janji kepada Lili kan? menyakiti hati mama berarti papa juga sudah menyakiti hati Lili."
Deg
Apa yang di ucapkan oleh Lili langsung membuat Leo semakin terdiam.
"Papa apakah papa tidak mendengarkan permintaan Lili?"
"Sayang, papa Leo sedang sibuk, pasti banyak yang di pikirkan, tanpa Lili memintanya papa Leo pasti akan melakukan hal itu untuk mama."
Katarina mencoba menenangkan Lili yang tidak mendapatkan jawaban apapun dari Leo.
"Baiklah karena mama yang mengatakan hal itu Lili akan percaya."
Di akhir dari cerita hari ini itulah yang dikatakan oleh Lili.
"Papa, antarkan mama kembali ke ruang rawat."
"Baiklah sayang, papa akan membawa mama kembali untuk beristirahat."
__ADS_1
Leo yang sudah tidak bisa berbicara banyak hanya bisa mengucapkan hal tersebut kepada Lili.
Dengan cepat Leo mendorong Katarina untuk keluar dari ruang rawat, masuk kembali ke ruangan Katarina dan untuk ke dua kalinya Leo menggendong Katarina.
"Sudah puas kau melakukan hal ini kepada ku Leo?"
Setelah Katarina kembali terbaring hal tersebut yang Katarina ucapkan kepada Leo.
"Sayang nya aku belum puas."
Leo mendekatkan wajah nya ke arah Katarina dan mengatakan hal tersebut.
"Aku tidak akan pernah puas dengan semua hal yang terjadi dengan mu."
Wajah Leo yang begitu dekat dengan wajahnya, perkataan demi perkataan tajam Leo Huang masuk ke dalam relung hati Katarina, sehingga Katarina hanya bisa terdiam tanpa bisa membalas dengan perkataan juga.
Dengan penuh kemenangan Leo keluar dari dalam ruang rawat Katarina.
Kebahagiaan yang Leo rasakan rupa nya telah membuatnya melupakan hal penting.
"Bagaimana asisten Yan?"
"Semuanya aman tuan Pedro, hari ini tidak ada penjagaan apapun di depan pintu kamar nona Katarina."
"Aku yakin asisten Yan?"
"Sangat yakin, mungkin tuan Leo sedikit ceroboh sehingga tuan Leo melupakan hal ini."
__ADS_1
"Baiklah aku akan masuk ke ruang rawat Katarina."
Pedro yang tidak mau kesempatan ini terbuang, dengan sempurna segera keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam rumah sakit untuk menuju ke ruang rawat Katarina.
Kebahagiaan Leo Huang telah membuatnya lupa akan hal ini.
"Katarina bagaimana keadaan mu?"
Saat Pedro masuk hal tersebut yang pertama kali di ucapkan oleh Pedro kepada Katarina.
"Pedro akhirnya kau datang juga."
Katarina mencoba untuk duduk namun tidak berhasil karena masih mengalami sedikit nyeri.
"Tetap lah tidur Katarina, aku akan berbicara kepada mu seperti ini."
"Terima kasih Pedro, kenapa kau baru datang?"
"Kenapa aku baru datang? kau harus tau suami mu memberikan banyak sekali pengawal di di luar ruangan ini, hal itulah yang membuat aku tidak bisa masuk ke dalam ruangan mu."
"Leo seperti itu?"
Pedro langsung menganggukan kepalanya ketika Katarina bertanya.
Sementara itu kini ada satu. mobil yang udah terparkir, satu orang laki - laki tampan keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam ruang sakit.
"Jin Lee tunggu!"
__ADS_1
Satu suara wanita berteriak ke arah Jin Lee.
"Wen Li untuk apa kau datang kemari kau mau apa?"