
"Dimana ini?"
Sudah satu hari Katarina pingsan dan begitu bangun Katarina berada di satu mansion mewah dengan tangan kirinya menggunakan infus.
"Selamat datang di Kuba nona Katarina."
Deg
Hati Katarina bergetar hebat saat Jin Lee tiba - tiba muncul dan mengatakan keberadaan nya saat ini.
"Kuba? tuan ini tidak mungkin, Kuba sangat jauh dari Negara C."
"Ya kau betul, Kuba memang sangat jauh dari Negara C, dan kita sudah berada di sini saat ini."
"Kau mengalami perjalanan panjang nona Katarina, itu sebabnya aku meminta dokter untuk memberikan multivitamin kepada mu, dan kau bisa melihat tangan kiri mu sekarang."
Katarina yang sudah tersadar segera melihat tangan kirinya yang menggunakan infus.
"Tuan Jin Lee apa maksud anda membawa ku kemari?"
Jin tersenyum mengetahui bahwa Katarina sangat bingung dengan semua nya.
__ADS_1
"Nona, aku membawa mu kemari, agar kau bisa beristirahat dengan tenang, aku tau kau sedang menghindar dari Leo Huang, sebenarnya aku ingin tau apa masalah mu dengan Leo Huang namun aku yakin saat ini kau pasti masih enggan untuk bercerita kepada ku."
"Hal yang bisa aku lakukan untuk mu adalah membawa mu kemari dengan diam - diam."
Katarina langsung terdiam dengan semua penjelasan yang di berikan oleh Jin Lee.
Jauh di lubuk hatinya yang paling dalam, Katarina seperti merasakan apa yang dilakukan Jin Lee ini tidak benar.
"Apa yang pikirkan nona?"
"Ah, apakah yang anda lakukan ini sudah benar?"
Seketika itu juga Jin Lee langsung tertawa.
"Entahlah tuan Jin Lee."
"Jangan panggil aku tuan, panggil aku Jin Lee saja."
"Aku hanya ingin menolong mu, aku tau keadaan mu yang sebenarnya, saat ini kau sedang mengandung bukan?"
Deg
__ADS_1
Katarina menatap mata Jin Lee dengan tajam.
"Kau tau darimana tentang hal ini?"
"Gampang nona, kau ingat ada dokter yang datang ke hotel untuk memeriksa mu bukan? lewat hal itu aku bisa mengetahui keadaan mu nona."
"Ingat kebahagiaan wanita yang sedang mengandung itu adalah nomor satu, karena itu akan sangat berpengaruh pada janin yang berada di dalam kandungan."
"Aku yakin Leo Huang tidak akan mengetahui hal ini, atau jika pun dia mengetahui, dia tidak akan peduli dengan mu bukan?"
"Kau akan tersiksa tinggal di mansion nya, dalam keadaan hamil dan semuanya itu penuh dengan tekanan, bukan hanya kau yang akan menderita, tapi janin yang saat sedang ada di dalam kandungan mu nona, pikirkan yang terbaik nona."
Setelah mengatakan hal tersebut Jin Lee segera pergi dari hadapan Katarina
Kini di dalam kamar Katarina kembali sendiri, menatap ke langit - langit kamarnya yang mewah.
"Apa yang dikatakan oleh tuan Jin Lee semuanya memang betul, namun apakah menjadi sebuah kesalahan jika aku pergi meninggalkan rumah tanpa pamit? sedangkan aku masih merupakan istri sah dari Leo Huang."
Katarina mengatakan hal tersebut sambil memejamkan matanya.
Hatinya kini mulai sangat menyesal dengan kehadiran malaikat kecil di dalam rahimnya, dengan perlahan Katarina mengucapkan sumpah serapah kepada janin yang saat ini sedang di kandung nya.
__ADS_1
Rasa benci, rasa dendam terhadap Leo Huang yang sempat sirna kini kembali muncul, kembali mengakar di dalam hati Katarina.