RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
MATA BARU UNTUK KATARINA


__ADS_3

"Tunggu Jin Lee katakan apa yang membuat mu kembali memukul ku?"


Leo Huang dan Jin Lee yang telah keluar dari ruangan tuan James kini hampir terlihat kembali baku hantam.


"Kau sadar atau tidak jika hari ini Lili kembali kritis?"


"Oh itu saja."


"Itu saja kau katakan?"


"Apa yang bisa aku lakukan jika kenyataannya papa dan wanita itu yang menyebabkan hal ini."


"Apa maksudmu Leo?"


"Wanita itu saat ini sedang bersama dengan Chen di Negara W untuk operasi mata, Chen telah berhasil mengendalikan papa sehingga mau menyetujui operasi mata terlebih dahulu baru ke operasi cangkok tulang sumsum, jadi jika sampai terjadi sesuatu hal pada Lili itu semua bukan salah ku lagi.


Dengan gampang hal itu terucap dari mulut Leo, dengan gampang pula Leo melangkahkan kakinya untuk meninggalkan Jin Lee.


"Astaga keluarga ini sungguh luar biasa, semakin aneh."


Jin Lee mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya lalu pergi dari kediaman tuan James Huang.


Satu minggu berlalu, tidak ada hal yang istimewa terjadi di tengah - tengah keluarga Huang.


Leo sibuk dengan aktivitas nya sebagai CEO, Jin Lee sibuk dengan audisi baru talent untuk mengantikan Katarina dan juga Pedro.


Dua minggu telah berlalu dan di Negara W.


"Apakah kau siap nona Katarina?"

__ADS_1


Salah satu Dokter mengatakan hal tersebut sebelum membuka perban penutup mata Katarina.


"Aku siap Dokter."


"Baiklah kita mulai, apapun hasilnya kau juga harus siap."


"Tentu Dokter."


Dengan perlahan Dokter mulai membuka ke dua perban tersebut, samar - samar Katarina kini dapat melihat orang - orang yang ada di sekitar nya.


"Dokter, aku dapat melihat, aku dapat melihat."


Dengan bahagia Katarina mengatakan hal tersebut kepada Dokter.


"Nona Chen, apakah anda adalah nona Chen?"


"Kau benar, aku adalah Chen."


"Lalu ini apakah ini Dokter Kim?"


Katarina menghampiri wanita muda cantik yang saat ini sedang mengandung.


"Betul nona Katarina aku adalah Kimmy."


"Terima kasih Tuhan, pada akhirnya aku bisa melihat, aku bisa melihat semua orang yang telah baik kepada ku.


Katarina langsung menangis sambil mengatakan hal tersebut.


"Tuhan yang mengizinkan anda untuk bisa kembali melihat nona."

__ADS_1


Kimmy mendekat ke arah Katarina dan mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Anda betul dokter Kim."


"Baiklah karena Katarina sudah menyelesaikan semua ini dengan baik, sudah saatnya kita kembali ke Negara C."


Dengan cepat Katarina menganggukan kepalanya.


"Iya nona Chen.


"Kalian tenang saja, esok hari Edward sudah mempersiapkan semuanya."


"Terima kasih Kim."


Hari ini Katarina begitu bahagia dengan ke dua matanya yang kembali bisa melihat.


Tak dapat dipungkiri semua ini adalah usaha keras nona Chen yang memperjuangkan donor mata untuk nya.


"Istirahat lah, karena esok hari kita akan Kembali."


"Baiklah nona Chen."


Kimmy, nona Chen beserta dengan para dokter kini meninggalkan Katarina di dalam kamarnya.


Sejenak Katarina tidak memikirkan dendam nya terhadap Leo Huang, perasaan nya yang sangat bahagia membuat Katarina melupakan hal itu.


"Esok hari aku akan kembali, bibi Meme aku bisa melihat lagi, gadis kecil pada akhirnya aku bisa melihat mu, pasti kau sangat manis, selamat datang dunia."


Katarina tersenyum mengatakan hal tersebut dan perasaan bahagia membuat Katarina bisa beristirahat dengan tenang hari ini

__ADS_1


__ADS_2