
Hari inj Wen Li mengatakan semua isi hatinya di depan Jin Lee.
"Untuk apa menikah jika aku tidak bisa mendapatkan cinta dari laki - laki yang telah menjadi suami sah dan juga ayah dari bayi ku nanti."
"Aku akan hidup di dalam penderitaan dan itu semua harus aku lalui seumur hidup ku, aku. bukan wanita sekuat dan setegar itu Jin Lee."
Air mata Wen Li mengalir dengan sangat deras ketika Wen Li kembali mencurahkan isi hatinya, saat ini Jin Lee hanya bisa terdiam dengan semua hal yang telah di katakan oleh Jin Lee.
Semua permintaan Wen Li untuk saat ini tidak bisa Jin Lee berikan, karena hatinya memang tidak untuk Wen Li.
"Wen Li, maafkan aku namun apa yang telah kau minta aku belum bisa memberikan nya, aku hanya bisa mencukupi semua kebutuhan mu dan bayi ini hingga dia dewasa."
"Tanpa ikatan?"
Jin Lee kembali menatap ke dua mata Wen Li yang masih mengeluarkan air mata saat mengatakan hal itu kepadanya.
"Ya tanpa ikatan."
__ADS_1
Saat Jin Lee mengatakan hal tersebut tangisan Wen Lee terdengar lebih dalam dan menyayat hati.
"Kau pikir aku wanita yang kekurangan uang? kau pikir aku tidak bisa mencukupi semua kebutuhan anak ini? jika kau hanya melakukan hal itu aku tidak akan pernah mau Jin Lee."
"Wen Li kau boleh meminta apapun yang kau inginkan namun bukan hal yang sebutkan tadi."
Wen Li hanya bisa menggeleng - gelengkan kepalanya saat Jin Lee kembali menawarkan hal tersebut.
"Baiklah aku akan meminta semua pelayan untuk melayani mu disini, untuk sementara aku akan menaruh mu disini, kau harus berpikir dengan semua hal yang telah aku katakan tadi.
Jin Lee tidak mendengarkan lagi suara Wen Li selain hanya isak tangisan saja.
"Kau egois Jin Lee, kau tidak membiarkan aku pergi, kau mengurungku disini, namun kau tidak bisa memberikan apa yang aku minta."
Dengan air mata yang masih mengalir dengan sangat deras Wen Li mengatakan hal tersebut.
Ke egoisan dari Jin Lee terhadap dirinya membuat hati Wen Li semakin sakit, Jin Lee yang tidak mau memberikan ikatan sah, namun mengurung Wen Lin di dalam satu mansion sungguh membuat Wen hanya bisa menangis tanpa suara.
__ADS_1
"Selamat pagi tuan Jin Lee."
"Pagi."
"Kalian tau apa yang harus kalian lakukan?"
"Kami mengerti tuan Jin Lee, kami harus menjaga nona Wen Li."
"Ya kau jaga dia, apapun yang dia minta kau harus memenuhi nya, dan satu lagi aku tidak mau sampai dia lari dari tempat ini, kalian jangan pernah mengizinkan dia untuk keluar, apakah kalian mengerti?"
"Ya tuan Jin Lee kami mengerti."
"Bagus."
Selesai mengatakan hal tersebut Jin Lee langsung masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobil tersebut kembali ke jalan raya.
Dari balik jendela kamar Wen Li melihat mobil orang yang dia cintai sudah meninggalkan mansion.
__ADS_1
"Kau tau, bukan harta atau kekayaan apapun yang aku butuhkan, namun saat ini aku hanya membutuhkan mu Jin Lee, hanya kau yang aku butuhkan dan hal itu yang tidak sanggup kau berikan untuk ku."