
Jin Lee hanya tersenyum menanggapi permintaan dari tuan James, laki - laki paruh baya yang masih sangat terlihat tampan memang sejak dulu sudah begitu sayang kepada Jin Lee.
Semenjak keluar Lee meninggal tuan James yang juga sudah kehilangan istrinya akibat kecelakaan pesawat merawat Jin Lee kecil dan Leo Huang kecil secara bersamaan, waktu yang di habiskan tuan James untuk merawat mereka berdua serta mengembangkan Huang Corp membuat tuan James sejenak melupakan keinginan nya untuk menikah lagi, hanya sejak tuan James bertemu dengan nona Chen nona muda keluarga terhormat hasratnya untuk menikah kembali mulai tumbuh meskipun itu semua terjadi di usia senja tuan James.
"Akan aku pikirkan nanti tuan James."
Dengan tenang Jin Lee mengatakan hal tersebut kepada tuan James, sedangkan Leo Huang hanya tersenyum sinis kepada Jin Lee.
Jiwa yang tidak ingin di kalahkan oleh siapapun membuat Leo Huang terus berkompetisi di dalam segala hal termasuk untuk mendapatkan perhatian dari tuan James Huang.
"Ayo kita makan, hidangan ini sebentar lagi dingin."
"Kau benar Leo, ayo kita makan."
Jin Lee mengatakan hal tersebut kepada Leo Huang sambil mencapitkan beberapa lauk dan di taruh di dalam piring Leo Huang.
"Ayo kita makan Leo,Jin Lee."
Tuan James mengatakan hal tersebut sambil mulai menyantap makanan yang berada di depannya.
Siang itu para laki - laki menikmati makan siangnya tanpa banyak berkomunikasi.
Selesai makan siang, Leo Huang segera pamit pulang dan membawa Lili Huang untuk ikut serta dengannya.
__ADS_1
"Asisten Zoe, sampaikan kepada tuan Doni, bahwa keluarga Huang memberikan undangan eksklusif untuk keluarga Chandradinata, dan keluarga Huang berharap keluarga Chandradinata bisa hadir di dalam pernikahan nanti."
"Baik tuan muda."
Asisten Zoe mengatakan hal tersebut sambil tangannya tetap berkonsentrasi pada kemudinya.
Sementara itu Jin Lee yang juga sudah kembali ke apartment meminta Wen Li untuk segera datang.
"Jin Lee, apakah kau sudah gila menjelang malam kau masih meminta aku untuk bekerja?"
"Maafkan aku Wen Li, namun sekarang aku betul - betul sedang membutuhkan mu."
Wen Li yang sudah kesal hanya bisa duduk di sofa di apartment Jin Lee.
"Katakan apa yang kau butuhkan?"
"Dan apa ?"
"Tuan James meminta pemenang ajang talent musisi jalanan untuk perdana tampil di acara pernikahan tersebut."
"Lalu?"
"Isssssh, Wen Li aku tidak ingin sampai terjadi kesalahan pada mereka berdua, mereka bukan seperti kita, mereka hanya musisi jalanan dan mereka tidak akan mengerti jika akan ada tamu - tamu penting, termasuk kehadiran keluarga Chandradinata, rekan bisnis utama Huang Corp."
__ADS_1
Wen Li hanya menganggukan kepalanya ketika Wen mendengarkan semua yang dikatakan oleh Jin Lee.
"Apakah kau tidak merasakan cemas?"
"Sama sekali tidak."
"Kenapa?"
"Karena aku yakin akan kemampuan tuan Pedro dan nona Katarina, ayolah Jin Lee, mereka tidak buruk, mereka berbakat."
"Tetap saja aku khawatir."
"Kau tenang dan serahkan semuanya kepada ku, aku yang akan mengatur semuanya."
Wen mengatakan hal tersebut sambil mengenggam tangan Jin Lee.
"Terima kasih."
"Baiklah aku akan pergi Jin Lee, aku akan mulai mengurus tuan Pedro dan juga nona Katarina."
"Pergilah."
Mendengarkan hal tersebut, Wen Li langsung bangkit dari tempat duduknya dan keluar dari apartment Jin Lee.
__ADS_1
Sementara itu di tempat Katarina dan Pedro.
"Katarina besok sepertinya kita harus kembali ke Huang Corp."