
Tiba - tiba Cassandra kembali berteriak kepada Jin Lee dan mengatakan hal tersebut.
Leo langsung menggeleng - gelengkan kepalanya ketika Cassandra mengatakan hal tersebut, namun kini semuanya sudah terjadi.
"Aku mendengarkan semua percakapan mu di restoran VVIP waktu itu, kau kira aku wanita lemah sehingga kau berpikir akan aman berbicara di sana meskipun ada aku."
"Jadi kau bertanya apa buktinya aku adalah bukti hidup itu."
"Kau tau Jin lee hati ku hancur saat kau menyelamatkan nyawa ku dengan cara kau membunuh orang lain."
"Kau terlalu memberhalakan cinta kita Jin Lee sehingga kau melakukan segala cara sampai cara jahat sekalipun!"
"Rasa cinta ku, rasa sayang ku kepada ku seketika berubah menjadi rasa takut jika aku dekat dengan mu."
"Semua perasaan sayang itu telah berubah menjadi perasaan ketakutan ketika aku, aku dekat dengan mu, kau tega melakukan hal itu tidak mungkin kau akan melakukan hal yang sama!"
"Aku yang akan membawa kasus ini ke aparat agar kau mendapatkan hukuman yang layak."
Seketika itu juga Jin Lee mengarahkan pistol ke Cassandra, menembakkan satu peluru namun Leo Huang langsung menarik cepat Cassandra sehingga peluru tersebut mengenai kaca dan membuat Leo Huang terkena serpihan kaca tersebut.
Jin Lee mengeluarkan tembakan asap tebal sehingga semua orang saling tidak melihat termasuk Leo yang kini memeluk erat Cassandra.
"Nona apakah kau baik - baik saja?"
Leo mengatakan hal tersebut sambil batuk karena asap yang kini mulai masuk ke dalam tenggokan nya.
__ADS_1
"Aku baik - baik saja Leo, kita tidak boleh menghirup asap ini, karena ini bisa membuat kita tertidur."
Cassandra mengatakan hal tersebut dengan menutup hidung Leo Huang.
"Tahan, tahan Leo ini hanya beberapa detik."
Untuk kesekian detik Leo Huang dan Cassandra langsung menahan untuk menghirup asap tersebut.
Sampai pada akhirnya asap tersebut perlahan - lahan mulai menghilang.
"Sudah aman Leo."
Setelah mengatakan hal tersebut Cassandra langsung melepaskan tangan nya dari hidung Leo Huang.
Kabut tebal mulai memudar dan hal yang pertama mereka lihat ada para pengawal yang tergeletak karena obat tidur yang terdapat di dalam asap tersebut.
"Ayo Leo."
"Tangan mu berdarah, ayo aku obati."
"Bagaimana dengan mereka?"
"Tidak masalah dalam beberapa menit mereka akan tersadar."
Leo mengernyitkan dahi, di dalam hati Leo langsung bertanya - tanya siapa sebenarnya Cassandra mengapa dia begitu mengetahui tentang asap ini.
__ADS_1
"Ayo Leo, tangan mu juga harus segera di obati."
Seketika itu juga pikiran Leo kembali fokus dan langsung masuk ke dalam mansion.
"Aku akan menghubungi Gerald."
"Tidak perlu, Gerald akan segera datang, lihat itu."
Cassandra langsung menunjuk ke atas pintu.
"Alarm tanda bahaya berbunyi, alarm ini pemberitahuan nya akan langsung masuk ke ponsel Gerald."
Deg
Leo Huang bertambah heran dengan Cassandra yang juga mengetahui hal ini.
"Ayo Leo."
Cassandra meminta Leo untuk duduk di kursi tamu, Cassandra langsung menghilang dan muncul dengan kotak obat lengkap.
"Kau harus tahan karena aku akan menjahit luka mu dengan baik."
Leo Huang langsung mengernyitkan dahi kembali.
"Menjahit luka?"
__ADS_1
Cassandra yang mengerti akan kebingungan Leo Huang tak ingin banyak bertanya, namun langsung menarik tangan Leo yang darah nya semakin banyak.
"Aku akan menjelaskan semuanya setelah Gerald dan Wen Li datang Leo, jadi tenanglah."