RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
PERJUMPAAN STEVEN


__ADS_3

"Selamat datang dokter Louisa."


"Ada apa Steven Chou?"


*Bagaimana keadaan anda setelah anda sampai di di sini?"


"Ada apa Steven?"


"Aku hanya ingin menyerahkan ini kepada mu,kau tidak perlu membuka nya disini, aku ingin kau membuka buku kecil ini nanti setelah kau kembali ke mansion."


"Jadi kau datang kemari hanya untuk memberikan buku ini kepada ku?"


"Ya karena ada banyak hal yang harus kau baca dengan baik nona Louisa."


"Baiklah aku akan membaca semua catatan mu di buku ini, namun lain kali aku tidak akan pernah mau menemui di tempat terbuka seperti ini lagi."


"Ah baiklah nona Louisa aku akan memilih kan tempat tertutup untuk mu nanti."


Setelah mengatakan hal tersebut Steven Chou langsung meninggalkan Louisa yang menatap kepergian nya dengan terdiam, pandangan mata Louisa menyiratkan banyak hal dengan kepergian Steven dari hadapan nya.


"Tuan Steven silahkan masuk lagi."


"Terima kasih asisten Le"


Steven Langsung masuk ke dalam mobil yang pintunya telah di buka kan untuk nya.


"Kita akan kemana tuan Steven?"


"Ke mansion tuan Leo Huang, hari ini aku ingin memberikan kejutan kepada adik tiri ku."


Steven Chou tersenyum sinis dengan semua hal yang telah di katakan nya sendiri.


"Baik tuan Steven."

__ADS_1


Mobil pun segera di lajukan menuju ke jalan raya.


Sementara itu di mansion Leo Huang.


"Mama Lili pulang."


Seperti biasa siang hari ini Lili sudah kembali dari sekolah langsung berlari masuk ke dalam mansion mencari Katarina.


"Sayang, anak mama sudah kembali?"


"Ya mama, mama mau kemana?"


Lili langsung bertanya kepada Katarina yang siang ini mau ke halaman membawa gunting.


"Mama akan ke taman di halaman depan sayang, mama melihat sudah banyak semak - semak yang berada di sekitar bunga mawar mama."


"Mama mau berkebun?"


Dengan cepat Katarina menganggukan kepalanya.


"Lili boleh ikut ma?"


"Tentu saja sayang, ganti baju mu terlebih dahulu mama akan menunggu mu disini."


"Baik mama."


Lili putri kecil yang pintar itupun segera berlari masuk ke dalam kamar, menganti baju dan keluar kembali dari dalam kamarnya.


"Sudah ma"


"Cepat sekali sayang."


"Lili ingin cepat berkebun dengan mama."

__ADS_1


"Baiklah, ayo."


Lili sang gadis kecil kini mengikuti Katarina dari belakang untuk menuju ke taman depan.


Namun saat akan melangkahkan kaki, terdengar suara mobil masuk ke halaman depan yang membuat Katarina dan juga Lili langsung terdiam.


"Siapa dia ma?"


"Entahlah sayang mama juga belum tau siapa di dalam mobil tersebut."


Dan tepat di saat yang sama, Katarina melihat satu sosok laki - laki keluar dari dalam mobil dan tersenyum ke arahnya.


Deg


Jantung Katarina seakan - akan ingin kembali berhenti berdetak ketika melihat siapa laki - laki yang kini menghampiri nya tersebut.


"Halo adik ku tercinta Katarina.


"Kak Steven."


"Ya ini kakak kesayangan mu telah datang."


"Untuk apa kakak datang kemari?"


"Tentu aku ingin mengunjungi adik ku."


"Kak aku tidak ingin menemui siapapun lagi."


"Termasuk kakak mu sendiri?"


"Ya kak Steven, jadi aku minta kakak untuk pergi dari sini secepatnya."


Mata Steven Langsung tertuju kepada Lili yang kini menatapnya dengan tajam.

__ADS_1


"Hei siapa gadis kecil ini?"


__ADS_2