SANG PENGASUH

SANG PENGASUH
35. Papi Pulanglah


__ADS_3

"Ar...hp lo dari tadi bunyi terus..angkatlah berisik tau," sungut Ricky yang sedang main game merasa terganggu karena deringan hp. "Masing ngantuk gue...biarin aja paling Vita yang telepon," jawab Arya dengan suara serak sambil tetap memejamkan mata.


"Cih...lo tidur udah 3 ronde, abis sholat tidur abis sholat tidur..nggak pusing apa kepala lo," omel Ricky.


"Bagusan tidur lah daripada pelarian dengan minum,jarang-jarang ada orang punya masalah pelariannya kayak gue" elak Arya membela diri.


"Cihh...teori dari mana kalau kebanyakan tidur bisa ngilangin masalah, masalah tuh hadapi bukan dihindari."


"Saat ini gue hanya butuh tidur karena ngantuk...biar nanti bisa jernih menghadapi masalah. Udah ah lo ngajak ngomong melulu,.gue mau lanjut tidur nih."


"Ar...coba cek dulu tuh hp siapa tau ada kabar penting dari rumah..."


Arya langsung membuka matanya, menggeliatkan badannya yang lemas karena terus-terusan tidur. Ia baru tersadar dengan ucapan Ricky mungkin saja dirumah ada swsuatu hal. Ia pun bangkit dari ranjang dan meraih hp yang ada di nakas. Terlihat 7 panggilan tak terjawab dari istrinya dan beberapa chat.


"Mas...dimana?"

__ADS_1


"Athaya nangis-nangis nggak mau berhenti...pengen ke papi."


"Papi pulang dong...☹"


Huffft kalau bukan karena anak malas sekali pulang ke rumah, batin Arya. "Ky...gue pulang dulu. Athaya nangis nyari gue," Arya merapihkan bajunya yang kusut dan menyambar kunci mobilnya yang berada dimeja.


"Ok. Cepat baikan bro," jawab Rikcy berteriak yang entah didengar entah tidak oleh Arya yang sudah keluar dari pintu apartemennya.


************


"Papi.....," Athaya berlari sambil terisak saat melihat papi nya datang. Ia memeluk kaki papi nya dengan erat sambil mengangis kencang. "Cup cup hei jagoan papi jangan nangis ah jelek...kenapa hemmm kangen sama papi ya..." ujar Arya sambil meraih Athaya dan menggendongnya serta menciumi kedua pipinya.


Arya diam tidak menanggapi ucapan Vita istrinya. Ia terus mengelus-ngelus kepala Athaya yang masih terdengar isakan kecil sisa-sisa nangisnya. Setelah mereda, lalu ia bawa anaknya naik ke atas menuju kamar dirinya.


"Sekarang kita bobo ya sayang...ini sudah malam...Athaya nggak boleh tidur malam-malam," Arya menepuk-nepuk lembut punggung anaknya yang tidur disampingnya masih dengan posisi tetap memeluknya.

__ADS_1


Ceklek, terdengar suara pintu kamar dibuka. Vita melangkah masuk ke dalam kamar dan melihat Athaya sudah terlelap disamping papi nya.


"Mau dipindahin ke box nggak mas...?"


"Nggak usah..biar dia tidur ditengah aja..." jawab Arya datar.


"Mas habis dari mana seharian ini ?" tanya Vita sambil duduk ditepi ranjang, ia bicara dengan suara pelan takut membangunkan anaknya.


"Dari apartemen Ricky numpang tidur...semalam nggak bisa tidur," jawab Arya jujur masih dengan wajah datarnya.


"Oh...." Hening kemudian, tidak ada lagi percakapan diantara keduanya. Suasana tampak kaku dan dingin menyelimuti kamar mereka.


Arya memilih bangun dan melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Vita hanya bisa diam menatap punggung Arya, suamiku masih marah, batinnya.


*******

__ADS_1


BERSAMBUNG


Ayo LiKE nya jangan sampai lupa ya. Bagi POIN nya juga dong... Nanti aku kasih up banyak deh.


__ADS_2