
"Mama jadi ke tempat Andina ?" Arya membuka percakapan setelah tiba dirumah Mama Rita untuk menjemput Athaya.
"Iya...soalnya dirumah bosan...terus anakmu juga senengnya minta ampun diajak kesana...eh dia nempel terus tuh sama Andin," ujar Mama Rita melirik dengan ekor mata ke arah Athaya.
"Sayang...tadi main sama kaka Andin hmm...seneng nggak ?" Arya menguyel-nguyel pipi Athaya yang duduk dipangkuannya. Athaya menjawab dengan anggukan kepala. Belum banyak kata yang bisa ia ucapkan tapi ia mengerti perkataan yang disampaikan padanya.
"Arya pulang dulu ma...keburu magrib...sayang ayo salim dulu sama oma..." Arya menuntun anaknya mendekati Mama Rita yang sedang menyiram bunga.
"Makan disini aja dulu nak..." ujar Mama Rita.
"Nanti aja ma...dirumah. Arya pulang ya ma...Asaalamualaikum.."
"Waalaikumsalam....hati-hati !"
****************
Kumandang Adzan Magrib terdengar saat Arya tiba dirumahnya. Ia melirik garasi yang terbuka masih kosong, itu berarti istrinya belum pulang.
"Bi...titip Athaya dulu saya mau mandi..." Arya menyerahkan Athaya yang ia tuntun ke Bi Idah. "Sayang sama bibi dulu ya...papi mau mand dan sholat dului..." Arya mengecup kening anaknya kemudian melangkah ke arah tangga menuju kamarnya.
__ADS_1
Pukul 9 malam terdengar deru suara mesin mobil. Arya bangun dari ranjang setelah menidurkan anaknya. Ia melangkah ke arah jendela balkon kamarnya melihat siapa yang datang.
Arya bergegas turun saat melihat istrinya yang datang.
"Kenapa baru pulang ?" tanya Arya datar.
"Aku lembur mas...abis bikin konsep untuk iklan promo paket menginap terbaru," jawab Vita tanpa melihat ke arah Arya. "Mas yang kunciin gerbang dan pintu garasi ya...aku pengen segera mandi..." Vita akan melangkah masuk ke dalam....
"Tunggu ! Arya menahan tangan kiri Vita dan memperhatikannya dengan seksama.
"Kamu beli jam tangan baru..?" Arya meneliti jam tangan yang sedang dipakai Vita.
"Eh...nggak gak ini...ini hadiah dari kantor..." jawab Vita gegalapan.
"Ini reward atas kinerjaku mas...GM memberikannya saat aku pulang dari Bali..."
"Oh...ya udah masuk duluan..." Arya menyuruh Vita masuk ke rumah. Meskipun dalam benaknya merasa tidak percaya jam itu sebagian hadiah dari kantor. Aku merasa ini pemberian pribadi batin Arya.
Flasback On
__ADS_1
"Hallo Bu Vita...tolong jangan dulu pulang...temani saya makan malam dulu ya...ada hal penting yang harus kita bicarakan," Edward menghubungi Vita 10 menit sebelum jam pulang.
"Hmm...maaf pak apa tidak besok aja ," ujar Vita diaeberang telepon
"Ini penting menyangkut persiapanmu mulai seleksi. Besok nggak ada waktu, saya akan keluar kota."
"Saya tunggu di Cafe X, 15 menit lagi saya sampai disana." Tut, Edward menutup teleponnya tanpa menunggu jawaban Vita.
Meja dipojok Cafe menjadi tempat Edward dan Vita menikmati makan malamnya. "Ini draft yang harus kamu pelajari," Edward memberikan beberapa lembar berkas ke arah Vita. "Kamu harus menguasai hal-hal menyangkut kinerja semua Departement dalam hotel."
"Baik pak.." Vita mengangguk patuh.
"Step berikutnya akan saya kasih tau setelah kamu kuasai materi ini." Edward tiba-tiba meraih tangan kiri Vita. "Vita...kamu makin cantik dengan memakai jam tangan ini," sambil Edward mengelus-ngelus punggung tangan Vita.
Vita berusaha menarik tangannya karena risih dengan perlakuan Edward. " Sebentar Vita...biar saya mengaguminya 5 menit saja..."
Lagi-lagi Vita tidak bisa menolak...hanya bisa diam mematung.
Flashback Off
__ADS_1
******************
...BERSAMBUNG...