
"Ma.. maaf.. kan aku sayang" ucap Melodi.
Melodi menghapus air mata yang membasahi pipi Cinta. Cinta tampak ingin menjauh. Melodi duduk di pinggir tempat tidur sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
Dia benar - benar lepas control karena api cemburu. Cinta menarik selimut untuk menutup seluruh tubuhnya sambil menangis terisak di belakang Melodi.
"Apa yang kamu lakukan dengan Baim?" tanya Melodi, setelah nafasnya mulai teratur karena sudah bisa menguasai emosinya.
Cinta hanya diam dan masih menangis.
Melodi membalikkan tubuhnya dan mendekati Cinta. Dia membelai lembut puncak kepala Cinta yang masih tertutup jilbab yang sudah terlihat acak - acakan.
"Sayaaaang maafkan aku, aku cemburu melihat kebersamaan kalian. Kamu adalah istriku dan aku tidak bisa melihat sesuatu yang menjadi milikku di sentuh orang lain. Kamu sudah tau kan bagaimana sifat aku? Dulu saat kamu bekerja di rumah ku kamu juga aku larang masuk ke ruang kerja ku?" tanya Melodi.
Tangisan Cinta mulai reda perlahan.
"Maafkan aku, aku akui aku sangat bersalah kepada kamu. Inilah sisi gelapku, sekarang kamu sudah mengetahui semuanya. Aku.. sulit sekali bagiku mengontrol emosi di saat aku marah" ungkap Melodi.
Melodi kini berbaring di samping Cinta, dia menatap langit - langit kamar. Saat ini Melodi merasa sangat menyesal atas apa yang sudah dia lakukan kepada Cinta.
Melodi menarik tangan Cinta dan mengecupnya berulang kali.
"Maafkan aku sudah menyakiti kamu, sudah membuat kamu ketakutan dan tertekan" bujuk Melodi.
"Tolong jawab aku sayang, jangan diam saja. Aku bisa gila karena semua ini" sambung Melodi.
Cinta menatap dalam ke manik mata Melodi. Dia melihat tatapan Melodi sudah kembali hangat seperti sebelumnya. Tatapan penuh cinta dan penyesalan.
Kini mereka saling berhadapan sambil berbaring.
"Tolong katakan semua padaku, jangan ada yang kamu tutup - tutupi" pinta Melodi.
"Mas harus berjanji untuk tidak mengulanginya lagi?" ucap Cinta.
"Aku berjanji sayang, aku amat sangat menyesal telah melakukan semua ini kepada kamu" jawab Melodi.
"Mas juga harus berjanji untuk tidak melakukan apapun kepada Baim?" pinta Cinta.
Kening Melodi mengkerut, dia penasaran mengapa Cinta seperti membela Baim.
"Kalau tidak aku tidak akan mau berkata jujur" ancam Cinta.
Melodi menarik nafas panjang.
"Baiklah, aku berjanji tidak akan marah kepada siapapun karena hal tadi" janji Melodi.
"Benar ya?" desak Cinta.
__ADS_1
"Benar sayang" jawab Melodi.
"Kalau Mas melanggarnya?" tanya Cinta.
"Kamu boleh melakukan apapun padaku" jawab Melodi.
"Kamu yakin? Kalau kamu marah saja kamu bisa melakukan apapun kepadaku, bagaimana aku bisa membalasnya?" tanya Cinta masih belum percaya.
"Sayaaaang lihat aku... tatap mataku. Aku sangat - sangat menyesal telah melakukan semua itu kepada kamu" ucap Melodi sekali lagi sambil mengecup tangan Cinta.
Cinta menarik nafas panjang sambil berdoa dalam hati semoga Melodi tidak salah paham.
"Baim tadi ungkapin perasaannya kepadaku Mas. Sebenarnya sudah lama dia minta waktu untuk bicara berdua. Tapi aku tidak pernah mau. Aku berpikir tidak mungkin selamanya aku mengelak terus lebih baik aku berkata jujur kepadanya agar dia tidak berharap lagi. Makanya tadi aku menerima ajakannya makan terpisah dengan teman - teman di kantin. Toh kami juga hanya makan di kantin banyak orang dan kamu juga bisa melihat kan tidak ada yang kami lakukan tadi selain makan" ungkap Cinta.
"Sudah aku duga dia menyukai kamu" sambut Melodi tidak suka.
"Maaaas.. katanya janji gak akan marah" ujar Cinta.
"Baiklah... " jawab Melodi.
"Tadi aku terus terang kepadanya, aku katakan kalau aku sudah menikah saat aku cuti pulang kampung kemarin. Dia penasaran dan bertanya siapa suamiku? Apakah aku dipaksa menikah dan dijodohkan dengan pria yang tidak aku kenal? Aku katakan kalau aku tidak dipaksa menikah, aku dan suamiku saling mencintai dan pria itu ingin melamarku. Tapi keluarga malah kasih saran agar kami segera menikah. Makanya pernikahannya dadakan" ungkap Cinta.
"Ini karena kamu selalu tidak mau mempublikasikan hubungan kita sayang. Jadinya salah paham kan? Coba sejak awal kamu mau terbuka. Kita tidak perlu pergi dan pulang kantor sendiri - sendiri, kamu juga tidak perlu berbohong pada teman - teman kamu" ujar Melodi.
"Itu karena kita belum resmi Mas menikah nya secara negara" sambut Cinta.
Cinta menggelengkan kepalanya.
"Berarti mulai hari ini kita akan terang - terangan pada semua orang ya" desak Melodi.
"Terserah kamu saja Mas" Jawab Cinta malu.
Melodi mengecup lembut kening Cinta.
"Maaaas... boleh tidak aku meminta satu hal kepada kamu?" tanya Cinta.
"Apa itu?" tanya Melodi.
"Bisakah kedepannya nanti kita jalani rumah tangga kita dengan terbuka?" pinta Cinta.
"Bisa sayang" jawab Melodi lembut sambil mengelus lembut pipi Cinta dengan ibu jarinya.
"Jangan pernah menghilang seperti kemarin ya, apapun yang kamu rasakan katakan padaku. Bagi beban kamu Mas, mari sama - sama kita sembuhkan luka hati kamu" ujar Cinta.
Melodi menatap dalam ke mata Cinta.
Luka hatiku itu karena kamu sayang tapi aku belum bisa mengungkapkan semuanya kepada kamu. Aku akan mencari informasi yang sebenarnya, mengapa kamu bisa tidak tau kejadian kecelakaan itu yang menyebabkan kedua orang tua kita meninggal bersamaan dan di tempat yang sama? Batin Melodi.
__ADS_1
"Aku akan mencobanya sayang tapi beri aku waktu. Selama ini aku selalu menghadapi semuanya sendiri. Aku butuh adaptasi dan menyadarkan diriku kalau sekarang ini ada kamu disampingku. Aku tau aku sangat egois kemarin, meninggalkan kamu begitu saja tanpa kabar berita. Aku juga bersikap dingin kepada kamu tadi malam. Hingga puncaknya tadi aku sudah menyakiti kamu" ungkap Melodi.
Cinta membelai lembut pipi Melodi yang sudah mulai ditumbuhi dengan jambang halus.
"Aku akan memberikan kamu waktu tapi jangan lama - lama ya. Aku tidak kuat kamu diamkan seperti tadi malam. Aku merasa seperti kamu sangat membenciku? Aku bingung apakah aku sudah berbuat kesalahan besar kepada kamu? Aku merasa sepi Mas dan takut. Takut kalau kamu tidak mencintaiku lagi dan kamu akan meninggalkan aku" ucap Cinta dengan mata berkaca - kaca.
"Hei.. itu malah yang aku rasakan tadi saat melihat kamu makan berdua bersama Baim" potong Melodi.
"Jangan pernah lakukan itu lagi kepadaku ya.. lebih baik kamu marah dan keluarkan semua isi hati kamu dari pada kamu mendiamkan aku. Setelah semua keluar, pasti kamu akan merasa lega" pinta Cinta.
"Iya sayang" jawab Melodi sambil tersenyum lembut.
"Duh.. bagaimana aku kerja, pakaianku sudah rusak kamu buat" ucap Cinta khawatir.
Melodi menarik selimut yang menutupi tubuh Cinta. Bagian dada Cinta sudah terlihat jelas. Kemeja Cinta masih terpasang di tubuhnya tapi semua kancingnya sudah copot.
Melodi malah tersenyum nakal dan menyentuh area sensitif Cinta yang paling dia sukai..
"Maaaas ini dikantor" cegah Cinta.
"Ini kantorku dan saat ini kita sedang berada di kamar pribadiku. Tidak ada yang bisa masuk ke dalam ini termasuk Wildan sekali pun. Kita bebas melakukan apa saja di sini sayang" ucap Melodi dengan nafas yang mulai memburu.
"Ta.. tapi bagaimana nanti aku pulang?" tanya Cinta.
"Biar aku saja yang atur" jawab Melodi.
Melodi mulai melanjutkan aksi panasnya siang ini. Tadi malam sebenarnya dia sangat ingin menyentuh Cinta. Tapi akal pikiran dan hatinya tidak singkron. Antara benci dan cinta, tetapi tubuhnya membutuhkan Cinta.
"Maaaas" ucap Cinta sambil menahan desa*annya.
"Sssst... mari kita nikmati hidangan penutup kita siang ini sayang. Aku lupa kalau tadi saat makan siang belum menikmati hidangan penutup. Ini adalah hidangan penutup paling nikmat yang pernah aku rasakan" ucap Melodi.
Melodi mulai melucuti satu persatu pakaian Cinta dan melemparkannya ke lantai. Cinta hanya bisa pasrah dan menikmati semua aksi Melodi siang ini.
Kini Cinta sudah siap untuk mempublikasikan hubungannya dengan CEO pemilik perusahaan tempat dia bekerja.
Memang lebih baik begini, semua orang mengetahuinya agar tidak terjadi lagi kesalah pahaman seperti tadi dengan Baim.
Pergelutan panas pun terjadi, sensasinya kali ini sangat berbeda. Mungkin karena tempat dan suasana baru atau mungkin karena mereka baru saja menyelesaikan pertikaian besar tadi.
Hingga semua amarah dan gairah menjadi satu, mereka saling menuntut untuk segera dipuaskan.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1