Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 89


__ADS_3

Akhirnya Melodi, Cinta dan Ratna sampai di apartement. Mereka berhenti di lantai dimana apartement Wildan berada. Melodi membawa mereka masuk ke dalam apartement Wildan.


"Berikan kunci apartement sebelah kepada Ratna. Mulai malam ini Ratna adalah tetangga kamu" ucap Melodi kepada Wildan.


Wildan tersenyum penuh arti.


"Waaah akhirnya kita bertetangga juga ya. Sebentar lagi kamu juga akan bekerja di perusahaan dengan kami. Dunia ini sangat sempit" ucap Wildan.


"Ma.. maaf Pak saya sebenarnya.. " sambut Ratna sungkan.


"Tidak apa saya senang kok. Sekarang kan di apartement Melodi sudah ada Cinta. Jadi sudah yang ada bersihin apartementnya. Kamu bisa bantuin aku beresin apartementku. Nanti aku kasih gaji yang sama seperti di tempat Melodi" potong Wildan.


"Belum juga dia tinggal di apartement sebelah kamu sudah punya rencana lain" komentar Melodi.


"Yah aku kan kasih penawaran Od pada Ratna. Kalau dia mau kan syukur. Kamu sudah menikah dengan Cinta gak mungkin aku numpang makan di apartement kamu lagi. Sekarang aku dan Ratna bertetangga, lebih baik Ratna yang masak di apartementku. Aku juga jadi punya teman makan setelah kamu menikah" jawab Wildan.


"Dasar.. sudah berikan kunci apartement sebelah kepada Ratna. Biar kita masuk sekalian. Aku juga sudah lama tidak memeriksa keadaan di dalamnya" perintah Melodi.


"Okey" Wildan langsung mengambil kunci apartement sebelah dan mereka bersama - sama menuju apartement sebelah.


Wildan memberi tau kode sandi pintu masuk dan sekalian mereka mengganti sandinya karena kode sandi sebelumnya diketahui penyewa lama.


Setelah itu mereka masuk ke dalam apartement. Apartement ini memang jauh lebih kecil dari apartement milik Wildan apalagi milik Melodi.


Tapi sangat nyaman sekali untuk jadi tempat tinggal Ratna. Ada terdapat dua kamar tidur tapi tidak ada walk in closet seperti di apartement Melodi.


Ada ruang tamu yang dirancang jadi ruangan TV juga, ada dapur dimana ada meja makan minimalis. Di apartement ini tidak ada kolam renang.


Ratna sangat senang sekali bisa tinggal di sini. Semua peralatan dan perlengkapan masak sudah lengkap. Dia hanya tinggal bawa pakaian saja ke sini.


"Kamu berani kan tinggal di sini sendirian Rat?" tanya Cinta.


"Berani Cin lagian di sebelah kan ada Pak Wildan. Kalau ad apa - apa aku bisa kasih tau Pak Wildan" jawab Ratna.


"Tapi jangan pernah kamu kasih izin Wildan untuk main ke sini, bisa bahaya kamu. Aku harap kamu bisa menjaga diri kamu dari Wildan" pesan Melodi.


"Baik Pak" jawab Ratna patuh.


Ratna masih takut melihat aura Melodi. Dia masih terbawa suasa dimana tadi Melodi marah pada Ibu kosnya.


"Kamu jangan takut - takuti Ratna seperti itu Od, emangnya aku penjahat. Perasaan aku lebih baik dari kamu selama ini" protes Wildan.

__ADS_1


"Tapi siapa yang bisa jamin kamu menang dari setan? kalau mereka sudah menggoda kamu aku tidak yakin kamu akan sekuat itu" jawab Melodi.


"Ya sudah Mas kita balik ke apartement kita yuk" ajak Cinta.


"Baiklah. Selamat tinggal Ratna, nikmatilah apartement ini. Ini salah satu bonus untuk kamu karena kamu sudah menjadi sahabat yang baik untuk istriku" ucap Melodi kepada Ratna.


Melodi dan Cinta naik ke lantai atas tempat dimana apartement mereka berada. Sesampainya di apartement mereka langsung bersih - bersih.


Untung saja tadi di jalan pulang mereka sudah singgah untuk makan malam. Jadi sampai di apartement tinggal istirahat.


Saat Melodi membersihkan tubugnya di kamar, Cinta menyiapkan pakaian untuk Melodi dan juga untuk dirinya sendiri. Setelah Melodi selesai baru gantian Cinta yang mandi.


Setelah keduanya selesai mandi mereka shalat isya berjamaah setelah itu keduanya langsung istirahat di atas ranjang.


Melodi sedang sibuk memainkan ponselnya. Cinta takut kalau suaminya itu masih marah dan tetap menjalankan rencananya tadi. Bahkan mungkin saat Melodi sedang menyuruh anak buahnya untuk membereskan semua yang dia perintahkan tadi kepada Wildan.


Tanpa malu - malu lagi Cinta berinisiatif duluan memeluk Melodi membuat Melodi menghentikan kegiatannya.


"Mas.. " panggil Cinta.


"Hem... " sambut Melodi.


"Kamu serius ingin membeli semua kosan yang ada di sekeliling kosan Bu Sasa?" tanya Cinta penasaran.


"Tapi Mas sikap kamu tadi membuat aku takut" ungkap Cinta jujur.


Melodi menatap kedalam manik mata Cinta.


"Apa yang membuat kamu takut?" tanya Melodi.


Tanpa dia sadari sikapnya sejak tadi ternyata sudah membuat istrinya merasa takut berada di samping nya.


"Kamu kembali menjadi pria asing yang dingin. Aku merasa beku saat berada di samping kamu. Apakah cintaku tidak bisa menghangatkan hati kamu?" tanya Cinta.


Melodi mulai melonggarkan tubuhnya, dan membalikkan tubuhnya kemudian membalas pelukan Cinta.


"Apa yang kamu mau?" tanya Melodi lembut.


Tatapan, perhatian, kelembutan Melodi saat ini kembali menghangatkan hati Cinta.


"Tolong Mas batalkan ya rencana Mas tadi. Aku tidak ingin suamiku kembali seperti dulu. Aku merasa tidak berguna ada di samping kamu" jawab Cinta.

__ADS_1


Cinta meletakkan kepalanyanya di dada sebelah kiri Melodi dan mencoba mendengarkan debaran jantung Melodi.


Jantung Melodi berdetak sangat kencang dan Cinta bisa mendengarnya dengan jelas sekali. Melodi menarik dagu Cinta hingga tatapan mereka kembali bertemu. Cinta menatap dalam ke dalam mata Melodi. Mencoba menyelami hati Melodi.


Akhirnya Melodi menarik nafas panjang dan menyerah kepada istrinya.


"Baiklah kalau itu mau kamu, aku akan membatalkan rencana aku semula" ucap Melodi.


Cinta memeluk suaminya dengan erat.


"Terimakasih Mas, terimakasih. Tetaplah menjadi pria hangat seperti ini. Aku sangat mencintai kamu yang begini bukan seorang Melodi yang marah karena hatinya terluka. Aku tidak menuntut kamu jadi sosok pria sempurna, aku hanya ingin kamu secara perlahan - lahan menjadi pria yang penyabar dan mudah memaafkan segala sesuatu yang salah. Setiap manusia itu berbeda-beda, baik prilaku, isi kepala dan hati mereka. Kita tidak akan bisa merubah semua manusia menjadi seperti yang kita inginkan. Seorang manusia juga tak luput dari kesalahan Mas. Marilah kita menyiapkan hati yang luas untuk memaafkan setiap kesalahan dan mulai mencoba mengerti setiap keadaan yang terjadi" ujar Cinta.


Melodi mengecup lembut kening Cinta.


"Kamu memang istri yang berhati bersih dan lembut sayang, padahal kamu tadi yang dia ejek. Aku saja mendengarnya sangat marah tapi kamu malah meminta aku untuk memaafkannya. Kamu apa tidak merasa sakit hati?" tanya Melodi penasaran.


"Bu Sasa itu memang begitu sifatnya Mas, mulutnya lemes. Kami semua sudah tau. Tapi kosannya lumayan murah makanya kami bertahan tinggal di sana" jawab Cinta.


"Kamu harusnya tidak kuliah di fakultas ekonomi tapi psikologi. Kamu sangat pintar membaca perasaan dan pikiran orang. Kamu juga bisa menghadapi seseorang dengan tenang. Buktinya kepada Bu Sasa tadi dan sekarang kepadaku. Kamu bisa mempengaruhi pikiranku untuk melupakan wanita busuk itu " ungkap Melodi.


Cinta tersenyum tenang. Akhirnya dia berhasil membujuk suaminya untuk membatalkan niatnya.


"Eits.. jangan senang dulu" potong Melodi cepat.


Wajah Cinta kembali tegang karena perkataan Melodi barusan.


"Aku minta imbalas atas batalnya rencanaku tadi" pinta Melodi.


"A.. apa Maaaas?" tanya Cinta ragu.


"Ini.. ini.. dan ini... " jawab Melodi sambil menyentuh bagian - bagian favoritnya.


Cinta yang mengerti maksud dan tujuan suaminya langsung memerah wajahnya karena malu.


"Aku ingin menagihnya sekarang sayang" pinta Melodi dengan nafas memburu.


Melodi mendaratkan bibirnya di bibir Cinta. Cinta memejamkan matanya dan mulai menikmati setiap sentuhan yang Melodi lakukan pada tubuhnya.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2