Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 64


__ADS_3

Melodi sudah menyiapkan tiga mobil kantor untuk anggota timnya. Sementara dia dan Wildan berangkat menggunakan mobil sendiri.


Melodi hendak menghubungi seseorang. Dia menggenggam ponselnya dan mencari sebuah nama.


"Kamu mau ngapain?" tanya Wildan penasaran.


"Aku mau hubungi Cinta, suruh dia naik ke mobil kita" jawab Melodi.


"Kamu mau menunjukkan power kamu di depan yang lain? Mereka akan curiga Od. Kemarin waktu di Bandung kita bawa Cinta belanja. Terus waktu Cinta jatuh kamu yang langsung menolongnya. Setelah itu kita bawa dia ke rumah sakit dan bawa pulang Cinta ke Jakarta. Sekarang kamu mau ajak Cinta satu mobil. Semua pasti akan menebak kalau kalian punya hubungan khusus. Ingat Od, pikirkan kenyamanan kerja Cinta di perusahaan. Jangan seenak hati kamu saja perintah sana perintah sini" tegur Wildan mengingatkan.


"Baiklah" sambut Melodi.


Dia kembali menyimpan ponselnya ke dalam saku jasnya.


Mereka berjalan menuju sebuah restoran besar. Wildan sudah memesan ruangan besar yang muat untuk dua belas orang di dalamnya. Ruangan yang lengkap dengan alat karaoke.


"Hari ini waktunya kalian untuk bersantai karena satu bulan kalian tinggal di pedalaman. Nikmati hari ini dengan santai ya" ucap Wildan.


"Horeee.... terimakasih Pak" jawab semuanya.


Mereka makan bersama. Cinta duduk berjauhan dengan Melodi. Hal ini memang sengaja dia lakukan agar teman - temannya tidak mencurigainya mempunyai hubungan dengan Melodi dan Wildan.


Walau Cinta sadar dari tadi Melodi bulak balik melirik ke arahnya. Melodi mengirim pesan kepada Cinta.


Melow Dingin


Kamu pilihkan menu yang enak untuk aku makan siang ini


Cinta ❤


Baik Pak, tapi bagaimana caranya? Nanti teman - teman pasti heran Pak. Kenapa saya yang pesankan makanan Bapak? Secara saya paling junior di sini Pak.


Melow Dingin


Tenang, kalau itu biar saya yang atur. Kamu tinggal pilih mana makanan enak untukku


Cinta ❤


Oke Pak


Pelayan datang menyerahkan menu makanan kepada mereka semua. Saat Cinta sedang melihat - lihat menu makanan yang akan dia pilih Melodi berjalan menuju pintu keluar tapi dia sengaja melewati tempat duduk Cinta.


"Cinta pesankan saya makan dan minum yang enak di sini. Saya mau ke toilet sebentar" perintah Melodi.


"Ba.. baik Pak" jawab Cinta sedikit tegang. Untung teman - temannya tidak berkomentar.


Melodi langsung berjalan menuju pintu keluar. Wildan tersenyum simpul melihat tingkah Melodi.


Dasar bucin. Menu makanan saja harus Cinta yang pilihkan. Umpat Wildan dalam hati.


Cinta dan teman - temannya memilih menu makanan untuk mereka.


"Eh Cin jangan lupa pesanan Pak Melodi, nanti kamu bisa dimarahin karena lupa" ucap Santi mengingatkan.


"Oh iya hampir lupa" jawab Cinta pura - pura. Sebelumnya dia berniat untuk memesan paling akhir makanan Melodi.

__ADS_1


"Apa menu andalan di restoran ini?" tanya Cinta.


"Ini Bu" jawab Pelayan.


"Ya sudah saya pesan ini satu ya. Kalau untuk minumnya..." Cinta langsung menatap Wildan sambil memberi isyarat untuk bekerjasama dengannya.


"Pak Wildan, Pak Melodi suka minuman apa biasanya?" tanya Cinta.


"Dia suka jus belimbing" jawab Wildan sambil tersenyum.


"Nah itu Mbak jus belimbing satu ya" pinta Cinta


Kamu pintar Cinta, pintar banget mengelabui teman - teman kamu hingga mereka tidak curiga. Lucu sekali sikap kamu Cin. Puji Wildan dalam hati.


Setelah semua pesanan selesai di catat semua menunggu sambil berbincang - bincang.


"Hey mengapa tidak kalian manfaatkan waktu untuk bersenang - senang. Ayo mulai saja musiknya" perintah Wildan.


"Waaah benar ini Pak. Yuuuk kita nyanyi" ucap Wahyu salah satu anggota tim.


Wahyu dan Baim mulai mengambil microphone dan mulai memilih lagu yang mereka inginkan. Suasana berubah menjadi riang gembira.


Memang ada perubahan sikap anggota tim saat bersama Wildan dan Melodi. Wildan tampak tidak jaim di hadapan anak - anak sehingga mereka juga tidak perlu jaga jarak.


Tapi kalau ada Melodi mereka jadi kaku. Saat ini Melodi masih diluar, mereka langsung gerak cepat untuk merebut mic dan bernyanyi.


Kalau sudah di mulai tidak akan mungkin di hentikan lagi. Apalagi Wildan sudah memberi izin. Melodi pasti tidak akan melarang mereka. Lagian Melodi setuju makan di restoran ini dengan fasilitas seperti ini. Itu artinya dia tidak akan keberatan dengan aksi mereka.


"Guys ayo semua joget" ajak Wahyu.


Semua anggota tim turut serta bernyanyi dan bergoyang kecuali Cinta.


"Nanti aja Im kakiku masih nyeri kalau joget - joget begitu" elak Cinta.


Melodi kembali masuk ke dalam ruangan yang sudah berubah menjadi ribut dan gaduh. Dia berjalan melewati Cinta.


"Tumben kamu bisa duduk diam di sini. Biasanya kamu yang paling semangat joget sama si Baim itu" sindir Melodi.


"Kaki saya masih nyeri Pak kalau diajak joget" jawab Cinta.


Sontak wajah Melodi berubah khawatir.


"Kaki kamu sakit lagi?" tanya Melodi.


"Eh nggak kok Pak.. itu cuma alasan saya aja" jawab Cinta.


"Jadi?" tanya Melodi penasaran.


"Sebenarnya saya lapar Pak, butuh tenaga untuk menyanyi dan menari" jawab Cinta sambil tersenyum cengengesan.


"Dasar... " umpat Melodi.


Cinta tersenyum malu - malu. Melodi kembali ke tempat duduknya dan memilih duduk tepat di depan pandangan Cinta.


Ada ya cewek rakus seperti dia? Bisa - bisanya tanpa malu - malu dia jawab kalau dia lapar dan butuh tenaga untuk menyanyi dan menari. Wanita tukang makan tapi kenapa tubuhnya bisa lepes kayak gitu. Tanya Melodi dalam hati.

__ADS_1


Tak lama makanan datang, pelayanan menyajikannya kepada mereka semua.


"Ayo semua pada makan biar aku hibur kalian. Gantian ya" ucap Baim.


"Aseeek" sambut yang lain.


Melodi dan Wildan juga anggota tim mulai makan sedangkan Baim bernyanyi untuk mereka.


Baim memilih lagu Cinta Terpendam yang di cover ulang oleh Tri Suaka. Dengan penuh penghayatan dia bernyanyi.


"Kamu harus mulai beraksi Od. Saingan kamu mulai menunjukkan sinyal - sinyal kalau dia suka Cinta. Tuh coba kamu dengar syair lagu yang dia nyanyikan. Kalau Cinta mengetahuinya dan membalasnya tamat sudah nasib cinta kamu" ucap Wildan memberi peringatan.


Melodi memfokuskan pendengarannya.


Berapa lama aku memikirkanmu?


Wahai dinda yang dulu


Hanya kuanggap sebagai teman


Namun bibit-bibit cinta


Begitu saja muncul dipikiranku


Kurang ajar, benar kata Wildan. Si Ibrahim mulai mengungkapkan isi hatinya walau tak secara langsung tapi sangat terlihat. Umpat Melodi kesal.


"Cieee... Baim penuh penghayatan ya" goda Loli.


"Dengar tuh Cin, suara hati" sambut Wahyu.


Cinta tidak begitu menanggapi godaan para temannya dia hanya fokus makan karena sudah laper sekali.


Sampai akhirnya Baim berhenti bernyanyi baru Cinta selesai makan.


"Aaah kenyang banget. Sekarang kekuatanku sudah kembali" ucap Cinta.


"Im makan gih gantian sama si Cinta. Dia udah selesai makan" teriak Suri.


"Boleh siapa takut" sambut Cinta.


Tanpa malu - malu Cinta meraih mic dari tangan Baim


"Makan Im, biar gantian aku yang hibur kalian" ucap Cinta.


"Oke Cin... " jawab Baim.


Baim kembali ke kursinya dan mulai menyantap makanannya.


"Okeeeh sudah siap di goyaaang?" tanya Cinta dengan semangat.


Terdengar suara musik dangdut goyang nasi padang. Sontak Melodi terkejut dan menyemburkan minumannya karena terkejut mendengar musik lagu yang dipilih Cinta.


"Byuuuuur..... "


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2