Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 93


__ADS_3

Sore harinya Cinta dan Ratna pulang dengan naik mobil yang baru di belikan Melodi untuk Cinta. Supir menunggu di depan lobby.


Cinta dan Ratna turun ke lantai dasar bersama Santi. Ternyata Baim sudah menunggu di bawah.


Yaelaaah anak ini lagi, gak putus semangat rupanya. Boleh lah semangat kamu bro tapi sayang Cinta sudah ada yang punya.


"Cin.. " panggil Baim.


"Ya Im" sahut Baim.


"Kalau hari ini kita gak bisa pulang bareng besok aja ya" pinta Baim.


"Hei Baim.. kamu gak ingat tadi siang Cinta jawab apa sama kamu? Setiap harinya dia akan pergi dan pulang kerja bareng aku" potong Ratna langsung.


"Sorry Rat, aku mau bicara sesuatu pada Cinta. Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu Cin" ucap Baim penuh harap.


Cinta melirik Ratna tapi Ratna menggelengkan kepalanya. Sekarang tugas Ratna adalah satpamnya Cinta. Itu tugas baru yang diberikan Melodi untuknya.


"Sorry Im aku gak bisa. Lagian setiap pulang kerja aku harus langsung pulang. Aku gak bisa lama - lama pulang ke apartement" tolak Cinta.


"Mmm.. gimana kalau besok kita makan siang diluar?" tanya Baim.


Cinta tampak berpikir sejenak.


"Aku gak bisa memutuskan sekarang, besok aku kabari kamu ya" jawab Cinta.


"Baiklah Cin, aku tunggu kabar dari kamu ya" sambut Baim penuh harap.


"Yuk Cin, kita pulang" ajak Ratna.


"Maaf ya Im aku pulang duluan. Daaaah" pamit Cinta.


Cinta dan Ratna masuk ke dalam mobil sedangkan Santi sudah lebih dulu pulang dijemput ojek online. Mobil bergerak meninggalkan gedung Sanjaya Corp.


"Cin kamu harus hati - hati sama di Baim. Sepertinya dia punya niat lain pada kamu" ucap Ratna mengingatkan.


"Niat lain gimana Rat?" tanya Cinta.


"Menurut penerawanganku dia itu suka sama kamu" ungkap Ratna.


"Ah sok tau kamu" bantah Cinta.

__ADS_1


"Ya taulah Cin, wong sikapnya ke kamu itu beda dengan yang lain dan kelihatan banget. Dari tadi siang dia berusaha banget deketin kamu dan ingin ngobrol dengan kamu" ujar Ratna.


Cinta hanya diam memikirkan apa yang Ratna katakan.


"Hati - hati Cin, aku kok serem ya kalau ingat Pak Melodi. Aku takut dia cemburu dan marah pada kamu. Kamu tau sendiri kan gimana Pak Melodi kalau marah. Iiiih serem banget Cin" ucap Ratna sambil bergidik.


Masih jelas dalam ingatannya bagaimana Pak Melodi marah kepada Ibu Kosnya. Untung saja Cinta berhasil menaklukkan hati Pak Melodi sehingga amarahnya teredam.


Kalau tidak bisa habis tuh kos - kosannya Bu Sasa di tutup akses jalannya sama Pak Melodi.


"Aku kan tidak melakukan apa - apa Rat pada Baim" ujar Cinta.


"Tapi kamu harus tegaskan kalau kamu tidak suka padanya. Agar dia tidak berharap lebih" pesan Ratna.


"Lho aku kan bersikap biasa aja padanya. Bahkan seharian ini aku tolak terus ajakan dia pulang bareng" jawab Cinta.


"Dia sepertinya tidak putus asa Cin, buktinya besok mau ajak kamu makan siang diluar. Kalau Pak Melodi tau bisa bahaya Cin. Kamu gak takut apa suami kamu marah?" tanya Ratna.


"Ya takut sih, tapi kan aku tidak melakukan kesalahan. Aku tidak menyanggupi ajakan Baim" jawab Cinta.


"Tapi kamu kasih dia harapan. Kenapa tadi gak langsung kamu tolak aja ajakan dia?" tanya Ratna.


"Yang penting kamu tau batasan kamu. Kamu sekarang sudah punya suami, bukan perempuan bebas lagi" sambung Ratna.


"Iya.. Iya.. aku ngerti kok Ratnaaa tanpa harus kamu ingatkan, aku tau kalau aku sudah punya suami dan tidak boleh dekat - dekat sama pria manapun" ujar Cinta.


"Nah gitu donk, biar tetap disayang suami" sambut Ratna senang.


Mereka sampai di apartement. Ratna langsung turun di lantai apartementnya karena dia harus membersihkan apartement Wildan dan memasak untuk makan malam mereka berdua.


Sedangkan Cinta lanjut menuju lantai paling atas dimana dia dan suaminya tinggal. Cinta langsung mengganti bajunya dengan pakaian santai kemudian mulai membersihkan apartementnya.


Saat jam kemudian Melodi pulang. Hari ini memang Melodi sangat sibuk sekali. Maklum sudah satu minggu dia cuti honeymoon. Pekerjaan menumpuk walau Wildan sudah menghandelnya tapi tetap saja banyak yang belum selesai.


Saat Melodi pulang Cinta sedang sibuk memasak di dapur. Melodi langsung mencari keberadaan istrinya karena dia sangat merindukannya.


Melodi memeluk Cinta dari belakang. Kelakuannya itu sontak membuat Cinta terkejut.


"Astaghfirullah Maaaaas aku terkejut sekali" ucap Cinta. Cinta langsung melepas handsfree yang ada di telinganya.


"Kamu terlalu asik masak sampai gak tau kalau suami kamu sudah pulang" sahut Melodi.

__ADS_1


"Maaf aku tadi dengerin musik" sambut Cinta.


"Aku kangen kamu" ucap Melodi dengan suara parau.


Seperti inilah mimpi - mimpinya sejak bertemu Cinta dan memikirkan pernikahan. Dia pulang dan melihat istrinya sedang asik di dapur, memasak untuknya dan keluarga kecilnya kelak.


"Baru setengah hari gak ketemu udah kangen aja" jawab Cinta.


"Habis kamu gak mau sih aku ajak makan siang bareng" protes Melodi.


"Aku sudah seminggu tidak masuk Mas. Kalau aku menghilang dan makan siang bareng kamu, pasti teman - temanku akan kecarian" ungkap Cinta.


"Itu makanya aku tidak suka kita menikah diam - diam. Aku tidak bisa memiliki kamu seutuhnya. Di kantor kamu itu bukan milikku tapi milik teman - teman kamu" ujar Melodi merajuk dan cemberut.


Cinta tersenyum melihat sikap suaminya itu. Ternyata Melodi bisa semanja ini. Dan ini adalah hal yang baru untuknya.


"Sabar Mas.. kan gak selamanya kita seperti ini. Setidaknya sampai surat nikah kita selesai. Kalau sekarang aku bisa berkata apa? Tidak ada bukti - bukti pernikahanku dengan kamu" ucap Cinta.


"Ada.. kita kan punya foto - foto akad nikah kita yank. Masak kamu mau melupakan itu semua. Aku sudah mengabadikannya" protes Melodi.


"Zaman sekarang banyak banget foto editan Mas. Kalau aku tunjukin foto pernikahan mereka aku takut mereka menuduhku berbohong. Mereka pasti tidak akan percaya kalau kamu mau menikah denganku" ungkap Cinta.


"Kenapa sih kamu tidak percaya diri seperti itu? Kamu tau, aku yang sangat tergila - gila kepada kamu. Kamu malah terlihat santai saja dan seperti tidak mencintaiku" ujar Melodi.


Melodi duduk di kursi di depan meja makan. Wajahnya terlihat kesal seperti sedang merajuk. Cinta tersenyum melihatnya, dia mematikan api kompor dan menghampiri suaminya.


Cinta langsung duduk diatas kedua paha Melodi dan memeluk erat suaminya. Kalau sudah seperti ini Cinta harus mengeluarkan jurus manjanya agar suaminya merasa sangat dicintai olehnya.


"Siapa bilang? Aku juga saaaangat.. sangat mencintai kamu Mas. Seperti saat ini, aku sudah menyiapkan semua hidangan makan malam kita dengan menu spesial untuk suamiku tercinta" ucap Cinta sambil menggoda.


Cinta menambah sedikit kecupan kecil di bibir Melodi. Tapi yang namanya laki - laki pasti hasratnya segera terpancing. Apalagi posisi Cinta sangat se** sekali dihadapan Melodi.


"Sepertinya aku harus menyantap kamu lebih dulu sayang dan bagaimana kalau kita lakukan di sini? Tiba - tiba saja kamu memberikan aku ide gila di sini" ucap Melodi dengan nafas memburu.


O.. oooo.. aku lupa kalau suamiku selalu seperti singa lapar. Gawat pasti aku akan segera diterkam saat ini. Ucap Cinta dalam hati.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2