
Cinta baru saja selesai di makeup oleh MUA ternama di Kota Jakarta. Tentunya penampilannya sangat luar biasa apalagi keseharian Cinta yang sederhana. Sehingga hari ini dia terlihat sangat berbeda.
Melodi menatap wajah istrinya tanpa kedipan mata. Dia sungguh terpesona dengan penampilan istrinya hari ini.
"Kamu cantik sekali sayang" puji Melodi.
"Terimakasih Mas.. terimakasih atas semuanya. Terimakasih telah mewujudkan semua ini untukku. Aku sangat - sangat bahagia" balas Cinta.
"Kalau kamu bahagia pasti aku akan bahagia" sambut Melodi.
Salah seorang WO mengetuk pintu kamar pengantin di salah satu hotel ternama di Jakarta. Karena di hotel itu juga mereka akan melangsungkan resepsi pernikahan mereka.
Tok.. tok..
"Silahkan masuk" ucap Melodi.
"Pak, Bu silahkan turun. Acara akan segera kita mulai" ucap seorang pria begitu dia masuk ke dalam kamar.
"Baik" jawab Melodi.
Melodi menggandeng tangan istrinya dengan mesra, mereka akan segera turun ke lantai dasar karena acara mereka akan diadakan di ballroom hotel ini di lantai paling bawah.
Setibanya di bawah mereka sudah disambut dengan tepuk tangan meriah semua tamu undangan. Senyum Cinta dan Melodi tak pernah putus.
Mereka menjalani satu persatu acara yang sudah disiapkan oleh WO yang mengatur resepsi pernikahan mereka.
Tapi karena kondisi Cinta yang saat ini sedang hamil muda dia tidak boleh terlalu lama berdiri.
Cinta dan Melodi sudah duduk di atas pelaminan. Satu persatu tamu mengucapkan selamat untuk mereka. Melodi mengundang semua karyawan di perusahaannya. Para relasi dan rekan bisnisnya juga banyak yang datang.
"Selamat Pak Melodi akhirnya menikah juga" ucap salah satu rekan bisnis Melodi
"Terimakasih Pak" jawab Melodi.
Mereka saling berjabat tangan dan berpelukan lalu disusul oleh yang lainnya.
Tiba - tiba Cinta merasa mual dan ingin ke kamar mandi.
"Mas aku ke kamar mandi dulu ya" ucap Cinta.
"Hati - hati sayang" ucap Melodi.
Cinta ditemani oleh salah satu WO yang bersiap di dekat pelaminan. Mereka berjalan keluar dari ballroom.
"Mengapa kamar mandinya jauh sekali?" tanya Cinta bingung.
"Sebentar lagi sampai Bu" jawab seorang wanita yang memakai masker untuk menatap wajahnya.
Cinta terus mengikutinya dari belakang tapi tiba - tiba ada tangan kekar yang menahan tubuhnya dan memakai sapu tangan sehingga Cinta pun jatuh tak sadarkan diri.
"Angkat dia cepat" perintah karyawan WO yang membawa Cinta tadi.
Cinta dibawa masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan hotel. Sementara Melodi merasa resah karena sudah lama istrinya pergi tapi belum juga kembali.
__ADS_1
"Mana istri saya?" tanya Melodi pada salah satu karyawan WO.
"Lho istri Bapak? Tadi saya lihat ke belakang bersama salah satu tim kita" jawab pria itu.
"Sudah lama tapi mengapa belum kembali. Apa terjadi sesuatu padanya?" tanya Melodi khawatir.
Melodi segera meninggalkan pelaminan dan menyusul Cinta ke belakang. Dia segera mencari Cinta ke arah toilet. Tapi dia dihadang oleh tim WO.
"Bapak mau masuk?" tanya Wanita itu.
"Saya mau cari istri saya di dalam" jawab Melodi.
"Bu Cinta tidak ada di dalam Pak, saya baru saja dari dalam" jawab wanita itu.
"Tapi istri saya katanya mau ke toilet dan sudah sepuluh menit belum juga kembali" ujar Melodi.
Melodi mulai panik dia segera menghubungi Wildan.
"Halo" sapa Wildan.
"Wil coba bantu cari Cinta. Cek CCTV Hotel. Tadi Cinta pamit mau ke toilet tapi sudah sepuluh menit dia belum juga kembali" perintah Melodi.
"Kamu dimana sekarang?" tanya Wildan.
"Aku di toilet wanita tapi tidak menemukan Cinta" jawab Melodi.
"Baik Od aku akan cek CCTV hotel" jawab Wildan.
Telepon segera terpurus.
Dia sangat marah saat ini karena tidak menemukan Cinta.
"Baik Pak" sambut wanita itu.
Dia segera melangkah pergi mencari ketua tim WO dan semua berpencar mencari keberadaan Cinta. Melodi juga segera kembali ke kamarnya di lantai paling atas. Siapa tau istrinya itu kembali ke kamar.
Tapi Melodi semakin marah karena dia tidak juga menemukan keberadaan Cinta. Mana Cinta tidak membawa ponselnya lagi.
Melodi rasanya sangat marah dan putus asa.
"Dimana kamu sayang?" tanya Melodi kesal.
Tiba - tiba ponsel Melodi berdering, dia segera mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menghubunginya.
"Halo" ucap Melodi dingin.
"Od gawat Od. Cinta diculik" lapor Wildan.
"Apa? kamu yakin Wil?" tanya Melodi terkejut.
"Yakin lah, istri kamu kan pakai baju khusus hari ini jadi mudah untuk mengenalinya. Dia dibawa dua orang pria dan satu orang wanita masuk ke dalam mobil. Tapi sepertinya Cinta pingsan karena aku lihat mereka menggendong Cinta" jawab Wildan.
"Kurang ajar" umpat Melodi marah.
__ADS_1
"Kamu dimana sekarang?" tanya Wildan.
"Aku di kamar mencari Cinta siapa tau dia ke sini. Kamu dimana?" Melodi balik bertanya.
"Aku dibawah. Ya sudah kamu cepatan turun biar kita cari Cinta bersama - sama" jawab Wildan.
Melodi segera berlari menuju lift dan turun ke bawah. Wildan sudah menunggunya tepat di depan pintu lift. Begitu pintu terbuka Wildan langsung menyambutnya.
"Lihat ini" ucap Wildan sambil menunjukkan video CCTV saat Cinta di culik.
"Sialan.. kurang aja mereka. Kalau mereka menyakiti Cinta sedikitpun aku kan membunuh mereka" umpat Melodi emosi.
Mereka berjalan menuju lobby dimana disana sudah menunggu orang - orang suruhan Melodi.
"Kalian segera berpencar cari mobil dengan plat mobil ini" perintah Melodi sambil menunjukkan rekaman CCTV penculikan Cinta tadi.
"Baik Pak" jawab anak buah Melodi.
Ponsel Melodi kembali berdering.
"Panjang umur ternyata kamu" gumam Melodi sambil menekan tombol hijau di layar ponselnya.
"Halo Pak saya sudah mendapatkan informasi tentang Sofia. Dia ternyata anak Andar dari hasil pernikahannya dengan istri pertamanya" jawab pria di seberang.
"Apa? Aku yakin kali ini dia juga yang melakukannya" sambut Melodi geram.
"Kamu cek dimana keberadaan istriku dan haru cepat menemukan dirinya" perintah Melodi.
"Baik Pak" sambut pria itu.
Melodi menutup teleponnya dan segera mengirim video CCTV pada orang suruhannya.
"Od aku seperti mengenal wanita yang ada di video ini. Sikapnya sangat mencurigakan. Dari bentuk tubuhnya sepertinya dia adalah Sofia" ujae Wildan.
"Cari tau kemana arah mereka pergi" perintah Melodi.
Mereka berdua masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan area hotel. Tak lama kemudian ponsel Melodi berdering.
"Apa yang kamu dapat?" tanya Melodi langsung kepada pria di seberang.
"Istri Bapak di bawa ke gedung XXX jalan XXX Pak" jawab pria suruhan Melodi
"Oke tetap awasi terus kami akan segera ke sana" jawab Melodi.
Mobil melaju dengan kenang menuju alamat yang dia dapatkan tadi. Setelah sampai mereka melihat mobil yang ada di dalam video tadi terparkir di depan rumah itu.
Melodi dan Wildan turun dan berusaha menerobos masuk. Saat mereka masuk, mereka melihat Cinta sudah tergeletak tak berdaya di lantai.
"Cintaaaa" panggil mereka.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG