Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 73


__ADS_3

"Selamat ulang tahuuuuuun" ucap Melodi dan Wildan menyambut kedatangan Cinta.


Cinta membuka mulutnya karena terkejut lalu dia menutupnya dengan kedua tangannya. Ratna membawa Cinta masuk ke dalam.


"Selamat ulang tahun Cinta" ucap Melodi dengan begitu lembut.


Melodi menyodorkan tangannya kepada Cinta. Cinta menyambutnya.


"Terimakasih Pak" jawab Cinta, matanya mulai berkaca - kaca.


"Selamat ulang tahun Cinta" sambut Wildan.


"Terimakasih Pak" ucap Cinta kepada Wildan.


Terakhir Ratna memeluk Cinta dengan erat.


"Selamat ulang tahun Cinta" ucap Ratna.


Air mata Cinta tak bisa terbendung lagi karena dia terharu dengan kejutan ini.


"Terimakasih semuanya, aku tidak menyangka kalian mengingat hari ulang tahunku. Aku juga tidak menyangka akan dirayakan seperti ini" ucap Cinta sambil menangis haru.


"Lho kok jadi nangis?" tanya Ratna.


"Sudah lamaaa sekali ulang tahunku tidak dirayakan seperti ini" jawab Cinta.


Cinta melihat dekorasi ruangan yang penuh balon dan ucapan selamat ulang tahun untuknya.


Melodi mengangkat kue tart dan membawanya ke hadapan Cinta.


"Ayo potong kuenya" perintah Melodi.


"Baik Pak" jawab Cinta.


Cinta mengambil pisau kue dan memotong tart tersebut setelah itu potongan pertama dia serahkan kepada Melodi.


"Lho kok aku yang dikasih kue? Harusnya kamu yang kami suapin kue. Sini aku suapin" sambut Melodi.


Melodi memotong kue menjadi potongan kecil lalu menyuapkannya kepada Cinta. Momment tersebut langsung diabadikan Wildan.


Wildan langsung mengambil ponselnya dan memotret adegan romantis tersebut. Keduanya saling tatap dengan sangat dalam senyuman tak lepas dari bibir keduanya.


"Sekarang kita makan yuk, aku sudah sangat lapar" ajak Wildan.


Mereka berempat duduk berhadapan. Melodi berhadapan dengan Cinta sedangkan disamping mereka ada Wildan yang berhadapan dengan Ratna.


"Kamu kok gak bilang sih Rat kalau akan ada acara seperti ini?" tanya Cinta kepada Ratna.


"Namanya kejutan Cin, kalau aku bilang - bilang ya gak seru donk" jawab Ratna.


"Emangnya apa alasan Ratna tadi mengajak kamu ke sini?" tanya Wildan penasaran.


"Ratna bilang dia menang undian dan hadiahnya makan sepuasnya di Cafe ini" jawab Cinta.


"Pintar juga kamu" puji Wildan tersenyum ramah.


"Iya donk Pak, gini - gini kan aku lulus di Universitas Negeri terbaik di kota ini" sambut Ratna.


"Kalau begitu cepatin lulusnya agar kamu bisa satu kantor sama Cinta" ujar Melodi.

__ADS_1


"Assshiaaaap Bos" jawab Ratna cepat.


Mereka semua tertawa. Makan malam dimulai. Pelayan datang menyajikan makanan dengan menu spesial malam ini. Mereka langsung menyantapnya.


"Eh kita piknik yuk" ajak Wildan.


"Piknik? Kemana dan siapa?" tanya Melodi.


"Kita berempat pergi ke suatu tempat. Gimana kalian setuju gak?" tanya Wildan.


"Aku sih gak masalah Pak, tapi kalau bisa setelah aku selesai ujian akhir ya. Biar lega sekaligus aku refreshing sebelum masuk dunia kerja" sambut Ratna.


"Kamu gimana Cin?" tanya Wildan.


"Boleh, aku setuju - setuju aja Pak" jawab Cinta.


"Nah mereka berdua sudah setuju tinggal kamu nih" ujar Wildan kepada Melodi.


"Boleh tapi kemana?" tanya Melodi.


"Mmm... gimana kalau ke kampung Cinta aja?" tanya Wildan.


Semua mata menatap kearah Cinta.


"Aku sih gak masalah Pak, tapi apa kalian yakin mau datang ke kampungku?" tanya Cinta.


"Kampung kamu seberapa jauh Cin?" tanya Wildan.


"Kampung ku gak jauh dari Cirebon Pak. Bisa naik kereta tapi sesampainya di stasiun kita harus naik angkutan umum lagi" jawab Cinta.


"Kita naik mobil aja, lewat tol kan cepat juga sampainya" sambut Wildan.


Sekalian aku mau lihat rumah keluarga Cinta. Kalau ada sawah yang dijual aku bisa membelinya agar aku bisa menikah dengan Cinta. Batin Melodi.


"Nanti kita berangkat hari jumat sore sepulang kerja. Ratna berangkat dari kos membawa pakaian kalian ke apartement Melodi. Trus kita bertiga pulang kerja bareng dan kumpul dj apartement kamu. Dari sana baru kita berangkat. Gimana?" tanya Wildan.


"Oke" sahut Melodi.


"Boleh" sambut Cinta.


"Setuju" jawab Ratna.


"Kamu kapan ujian akhirnya?" tanya Wildan kepada Ratna.


"Dua minggu lagi Pak" jawab Ratna.


"Pas banget masih ada waktu untuk mempersiapkan semua. Kita juga bisa mengosongkan jadwal Od. Agar kita bisa santai piknik tanpa gangguan urusan kantor" ujar Wildan.


"Kamu atur aja deh" sahut Melodi.


Mereka melanjutkan makan malam bersama. Setelah selesai makan ternyata acara belum selesai sampai di situ.


Melodi memberikan kado yang sudah dia persiapkan untuk Cinta.


"Ini kado ulang tahun kamu" ujar Melodi sambil menyodorkan kado berbentuk kotak kecil.


Dengan jantung berdebar Cinta menerimanya.


"Boleh saya buka Pak?" tanya Cinta.

__ADS_1


"Silahkan saja" sahut Melodi.


Cinta mulai membuka kado dari Melodi. Dia merobek bungkusnya dan membuka isinya.


"Waaah bagus banget Pak" ucap Cinta takjub.


Dia mendapatkan kado jam tangan dari Melodi. Dan Cinta tau kalau jam tangan ini tidaklah murah. Melihat apa yang Melodi punya dia tidak akan memberikan kado sembarangan kepada Cinta.


Cinta langsung membuka jam tangan pemberian Melodi.


"Nah ini kado dariku. Sebenarnya aku ingin membeli barang yang lebih mahal dari kado Melodi tapi aku tidak mau dia tersinggung. Masak wakilnya memberi barang yang lebih mahal dari Bosnya" canda Wildan.


Cinta tersenyum bahagia. Dia menerima kado dari Wildan dan membukanya. Ternyata isinya adalah ponsel baru dari Wildan.


"Udah kamu gak usah cemburu, nanti kalau kamu ulang tahun aku juga akan memberikan kado kepada kamu" ucap Wildan kepada Ratna.


"Benar ya Pak" tagih Ratna.


"Ya benar lah masak salah" balas Wildan.


"Terimakasih ya Pak, ini sangat mahal sekali. Aku merasa sungkan menerimanya" ucap Cinta.


"Kalau kamu gak mau buat aku aja Cin" potong Ratna.


Melodi menatap tajam kepada Ratna.


"Aku cuma bercanda Pak" ucap Ratna yang mengerti apa arti tatapan Melodi.


"Di dalam aku sudah simpan nomor aku dan Melodi ya, kamu tinggal isi nomor yang lainnya" ucap Wildan sambil tersenyum.


"Iya Pak" jawab Cinta.


"Kado kamu mana?" tanya Melodi kepada Ratna.


"Kadoku adalah doa terbaik Pak. Semoga Cinta mendapatkan jodoh yang soleh dan kaya tapi yang terpenting seseorang yang bisa menyayangi Cinta dengan tulus" ucap Ratna.


"Aamiin... " sambut Cinta.


"Pelit kamu" umpat Melodi.


"Hahaha.. ada donk Pak di kos. Bapak kepo banget iiih" ujar Ratna.


"Ya sudah kita pulang yuk, udah malam ni" ajak Wildan.


Mereka memutuskan untuk pulang ke rumah. Tart ulang tahun Cinta dibawa pulang ke kos untuk dibagi - bagi dengan anak - anak kos lainnya.


Melodi dan Wildan mengantarkan Cinta dan Ratna pulang ke kosan mereka. Setelah itu baru mereka kembali ke apartement.


Semua kini sudah berada di kamar masing-masing. Sebelum tidur Cinta dan Melodi melamun sambil berbaring diatas tempat tidur mereka.


Kalau sikap kamu semakin manis setiap harinya, jangan salahkan aku kalau aku akan menyukaimu Pak. Tapi apakah menyukai mu akan membuat aku terluka kelak? Apakah kamu juga punya perasaan yang sama padaku Pak? Tanya Cinta dalam hati.


Sedangkan Melodi tersenyum membayangkan kejadian di Cafe tadi.


"Kamu sangat cantik sekali Cinta dan aku semakin tak sabar untuk segera memiliki kamu. Kamu hanya untukku seorang. Tidak ada seorang pun yang bisa merebut kamu dari ku" Ucap Melodi.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2