Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 240


__ADS_3

Setelah shalat subuh Wildan dan Ratna kembali tidur hingga sekitar jam delapan pagi waktu setempat mereka dibangunkan oleh Pelayan Hotel untuk memberikan sarapan pagi.


Wildan tak ingin membangunkan istrinya yang sedang lelap tertidur. Dia keluar perlahan dari balik selimut dan berjalan menuju pintu kamar mereka.


"Room service Pak, sarapan pagi" ucap pelayanan.


"Terimakasih, maaf sini saya saja yang bawa. Istri saya tidak memakai jilbab di dalam" sambut Wildan.


"Baik Pak" jawab pria itu.


Wildan membawa troli makanan untuk sarapan pagi mereka. Ada nasi goreng dengan telur mata sapi dan ayam goreng, roti, pasta, jus dan susu. Tak lupa ada buah - buahan juga dan puding untuk hidangan penutup.


Melihat semua itu membuat perut Wildan memberontak ingin diisi. Apalagi dari malam sampai pagi ini dia sudah bekerja keras sebanyak dua kali untuk mengarungi lautan bersama Ratna.


Tentu saja tenaganya banyak terkuras dan dia harus mengisi amunisi siapa tau istrinya mau diajak travelling lagi hari ini.


Dengan penuh kelembutan Wildan mencoba membangunkan Ratna.


"Yaaaank.. sayang... bangun yuk. Kita sarapan pagi dulu" ajak Wildan.


Ratna membuka mata perlahan dan melihat suaminya sudah duduk di pinggiran tempat tidur tepat disampingnya.


"Sudah jam berapa Mas?" tanya Ratna.


"Jam delapan. Aku sudah laper banget karena tadi malam dan pagi tadi berjuang demi kamu" goda Wildan.


Wajah Ratna kembali memerah dan indahnya pemandang mata Wildan pagi ini.


"Ya sudah kita makan yuk" sambut Ratna.


"Kamu pakai jilbab ya kita makan di balkon belakang. Pemandangannya cantik banget sayang kamu pasti suka" perintah Wildan.


"Iya" Ratna bangun dan meraih kopernya untuk berganti pakaian dan memakai jilbahnya.


Sedangkan Wildan sudah membawa troli makanan ke balkon belakang yang langsung menghadap lautan.


"Maa syaAllah Maaaaas, subhanallah... indahnyaaaa" ucap Ratna takjub.


Wildan tersenyum menatap wajah istrinya, dia juga merasa takjud dari tadi dengan keindahan pulau ini. Benar - benar seperti Maldives.


"Mas Melodi tau aja ya tempat yang indah beginian. Kenapa dia gak bawa Cinta honeymoon ke sini?" tanya Ratna.


"Gak tau yank" jawab Wildan.


Wildan duduk di kursi santai sedangkan Ratna mulai mengambilkan makanan Wildan.


"Mau sarapan pagi apa Mas?" tangan Ratna.


"Nasi goreng aja dulu yank, maklum perut orang Indonesia. Gak enak kalau gak diisi nasi" pinta Wildan.


"Okey" Ratna mengambilkan sepiring nasi goreng dan memberikannya kepada Wildan.


Lalu Ratna juga mengambil makanan untuknya dan duduk di kursi santai yang ada disamping Wildan.


Saat mereka sedang asik sarapan tiba - tiba ponsel Wildan berdering. Wildan meraihnya dan melihat ada nama Melodi disana.

__ADS_1


"Ngapain Odi pagi - pagi video call. Gak biasanya dia video call?" tanya Wildan merasa aneh.


"Udah angkat aja Mas, siapa tau penting" sambut Ratna.


Wildan segera mengangkat panggilan video dari Melodi.


"Mas Wildaaaaaaaaan" teriak Cinta langsung begitu wajahnya muncul di layar ponsel Wildan.


"Oh kamu rupanya Cin, aku kira Odi yang telpon. Tumben banget Odi video call" sambut Wildan.


"Iya hehehe... aku udah gak sabar mau lihat pemandangan di sana. Aku hubungi ponsel Ratna tapi gak aktif" jawab Cinta.


"Sorry Cin, ponselku mati lagi aku carger tadi" sambut Ratna yang langsung mendekat disamping Wildan.


"Oooouwww... pengantin baru senang banget pasti ya, gimana - gimana rasanya?" tanya Cinta.


"Kamu nanya? Kamu bertanya - tanya?" sambut Ratna.


"Aaaaaaaah Ratnaaaaa" protes Cinta.


"Hahahaha becanda Cin. Ya pasti senang lah rasanya, kan sekarang udah halal. Ya kan Mas" Ratna melirik Wildan.


Wildan tersenyum dan langsung memeluk Ratna yang ada disampingnya.


"Uuuuh so sweet banget. Tau gak dari subuh tadi aku udah gak sabar mau telpon kamu terus tapi dilarang sama Mas Odi. Ini nih baru dikasih pakai ponselnya" ucap Cinta dengan wajah cemberut.


"Hahaha.. kamu sih suka banget iseng. Kami kan lagi mesra - mesraan. Kayak kalian gak pernah aja dulu" sahut Wildan.


"Eh gimana di sana, bagus gak tempatnya?" tanya Cinta.


"Bagus banget Cin. Tuh lihat" jawab Ratna.


"Subhanallah cantiknya... sayang ya kami gak bisa ikut. Padahal kata Mas Odi rencananya kami juga mau ikutan honeymoon kesana juga. Tapi karena aku lagi hamil muda di tunda deh" ujar Cinta.


"Untung aja kalian gak ikut, kalau tidak bisa mengganggu" potong Wildan.


Ratna mencubit pinggang Wildan spontan.


"Aaaaw... aww.. aww... " pekik Wildan.


"Eh kenapa tuh? Ada apa Mas Wildan?" tanya Cinta dari seberang.


Ratna kembali mengaktifkan kamera depan.


"Nggak ada Cin, tadi Mas Wildan di gigit semut, pinggangnya" jawab Ratna mengalihkan pembicaraan.


"Kok bisa di gigit semut?" tanya Cinta bingung.


"Sayaaaang kamu jangan gangguin mereka" tegur Melodi dari belakang.


"Aku gak gangguin kok Mas, cuma mau lihat pemandangan di sana" jawab Cinta.


"Indah banget Cin" ujar Wildan.


"Benarkah?" tanya Cinta.

__ADS_1


"Benar, indah banget istriku" Wildan menggoda Ratna dan mengecup lembut pipi Ratna.


"Ouuuuuwh... Maaaaas mereka berbuat mesum di depanku" teriak Cinta pada Melodi.


"Kan sudah aku bilang dari tadi kamu jangan gangguin mereka. Mereka sedang honeymoon sayaang" jawab Melodi mengingatkan.


"Eh iya.. Rat kalian sudah menyelam ya tadi malam?" tanya Cinta.


"Belum, mana mungkin kami menyelam malam - malam Cin?" jawab Ratna bingung.


"Menyelam di lautan asmara acie.. cie.. cie... hahaha" sambut Cinta menggoda.


Sontak wajah Ratna langsung memerah.


"Hahaha malu tuuuuh" ejek Cinta.


"Ah kamu bisa aja" jawab Ratna.


"Tenang bukan kalian saja kok yang sedang menyelam tadi malam. Kami di sini juga ikutan bercocok tanam, biar bayiku makin subur di dalam. Lagian Mas Melodi katanya gak mau kalah sama Mas Wildan" ucap Cinta membuka rahasia.


"Sayaaaaang" potong Melodi mendekat.


Reflek Melodi menutup mulut istrinya yang gak ada sensor pagi ini.


"Hahahaha kena jebakan batman istri sendiri kamu Od" tawa Wildan pecah.


"Harap maklum aja ya, lagi hamil muda. Kata dokter lagi hot - hotnya nanti kamu juga akan rasakan sendiri sebentar lagi" ujar Melodi.


"Sekarang kami juga lagi hot - hotnya" Wildan mempererat pelukannya pada Ratna membuat Ratna terdiam kaku karena malu di lihat Melodi seperti itu.


"Santai aja sayang, kita sudah halal" ujar Wildan.


Ratna mendekati telinga Wildan.


"Tapi aku malu sama Mas Odi" bisik Ratna.


"Santai aja mereka juga pernah merasakan seperti apa yang kita rasakan saat ini" jawab Wildan.


"Udah dulu ya Od kami lagi sarapan nih. Setelah sarapan ini, aku mau sarapan yang lain, kalian ganggu aja" ujar Wildan.


"Oke.. oke.. " sahut Melodi.


"Raaaat jangan lupa foto - fotonya ya, tempat yang cantik - cantik. Nanti kalau kandungan aku sudah aman aku mau baby moon ke sana" teriak Cinta.


"Baiklah.. nanti aku kirim foto - foto kami di sini ya" sambut Ratna.


"Dah Ratna selamat bersenang - senang ya. Selamat menyelam semoga dapat ikannya hahahaha" tawa Cinta di akhir teleponnya.


"Dasar kamu" umpat Ratna malu kepada Cinta.


Tak lama telepon mereka pun terputus. Cinta merasa mendapatkan mood booster pagi ini karena sudah menghubungi dan mengganggu sahabatnya yang sedang honeymoon.


Iseng banget ya Cinta?


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2