
Wildan tampak sangat putus asa. Dia tidak tau kemana lagi mau mencari Ratna. Berulang kali dia coba hubungi Retno tapi Retno juga tidak tau dimana Ratna berada.
Wildan juga sudah bertanya pada Cinta. Cinta sendiri malah tidak tau sama sekali kemana Ratna pergi. Dia juga bertanya pada Wildan dimana Ratna berada.
Wildan dan Melodi kembali duduk di gazebo menikmati waktu sore di rumah Melodi. Wildan mencoba menghubungi orang kepercayaannya.
"Halo, coba kamu cari keseluruh pelosok kota Jakarta ini, gadis bernama Ratna Wulandari. Aku akan mengirimkan fotonya segera kepada kamu" perintah Wildan.
"Baik Pak" jawab suara dari seberang.
Wildan kemudian menutup teleponnya dan mengirimkan foto Ratna kepada pria itu.
"Apa yang membuat Ratna pergi dari kamu Wil? Aku rasa kalau hanya masalah restu orang tua, Ratna tidak perlu pergi jauh dari kamu dan dari kita semua?" tanya Melodi penasaran.
Wildan menarik rambutnya karena sedang galau.
"Kemarin Bela datang ke kantor" ungkap Wildan.
"Bella? Ishabella mantan pacar kamu?" tanya Melodi tak percaya.
__ADS_1
Melodi yang sebelumnya masih duduk santai kini jadi menatap Wildan dengan serius.
"Ya.. Ishabella, dia kembali ke Indonesia dan katanya hari ini dia akan kembali ke Amerika. Dia ingin bertemu denganku, katanya karena dia merindukanku. Ratna melihat Bella memelukku kemarin Od. Aku bisa melihat dia sangat sedih. Aku mencoba menahannya untuk tidak pulang. Tapi dia segera pergi tanpa memperdulikan aku" ungkap Wildan putus asa.
"Kalau begitu ceritanya pantas saja Ratna pergi. Kalau aku melakukan kesalahan seperti itu, aku rasa Cinta juga akan pergi dariku" sambut Melodi.
"Aku gak bisa mengelak Od. Bella secara tiba - tiba memelukku begitu saja, kamu tau kan gimana sifat Bella? Apalagi dia hidup di Amerika dengan kehidupan di sana. Dia mengira aku masih sama seperti yang dulu makanya dia seenaknya bersikap seperti itu" ujar Wildan.
"Lantas bagaimana perasaan kamu pada Bella? Apakah kamu masih mencintainya?" tanya Melodi.
"Dia adalah masa laluku Od. Kemarin saat bertemu dengannya aku semakin yakin memang bukan dia yang aku cari untuk masa depanku. Bella jauh berubah, mungkin Amerika yang telah merubahnya menjadi wanita bebas seperti itu. Aku malah semakin ngeri dan takut melihatnya. Wanita dengan ambisius besar untuk menggapai dunia ini. Dia tidak pernah mencintaiku, aku tidak pernah berarti dalam hidupnya. Dia hanya menganggap aku sebuah barang Od. Disaat dia butuhkan dia datang lagi, setelah itu aku ditinggalkan" ungkap Wildan.
"Saat Ratna pergi, aku tidak bisa mengejarnya walau aku sudah berusaha mencegahnya. Kamu tau kan bagaimana sifat cemburu Bella jika ada wanita yang menyukaiku. Apalagi kalau aku sendiri menunjukkan rasa suka pada wanita itu. Aku harus melindungi Ratna, membuatkan Bella menganggap kalau Ratna hanyalah seorang sekretaris saja bukan siapa - siapa dalam hidupku. Aku tau itu sangat menyakiti perasaan Ratna. Apalagi masalah diantara kami belum selesai malah ditambah masalah baru seperti ini" lanjut Wildan.
"Kamu tau Od, sebelum aku berangkat ke kantor kamu kemarin, aku tak sengaja meninggalkan ponselku. Dan aku kembali ke ruanganku. Aku melihat Ratna sedang menangis di meja kerjanya. Dia tidak menyangka kalau aku akan datang lagi. Hatiku sakit Od, sakit sekali. Ingin rasanya aku memeluknya dan menghapus semua rasa sakit di hatinya. Tapi.. Ratna pasti menolakku. Dia wanita yang sangat berharga, menjaga dirinya dengan sangat baik sekali. Dia selalu membuat dirinya berharga di depan para pria sehingga tak berani untuk menyentuhnya" ungkap Wildan dengan mata berkaca - kaca.
Melodi menepuk bahu Wildan.
"Aku tau bro, istriku juga sama seperti itu. Mereka kan satu frekuensi" sahut Melodi.
__ADS_1
"Didepanku dia berusaha terlihat kuat dan tegar. Tapi begitu aku pergi dia langsung rapuh dan hancur. Makanya saat ini aku sangat panik Od. Dia pasti hancur sekali melihat Bella memelukku kemarin. Egonya sebagai wanita pasti tak ingin aku direbut wanita lain. Tapi jalan kami untuk bersatu masih terhalang benteng yang sangat tinggi. Dia sangat menyayangi keluarganya dan rela menderita demi mereka. Dia rela sakit demi orang tuanya. Itu pilihannya Od. Oh Ratna mengapa kita harus menjalani jalan yang begitu sulit untuk bersatu. Kamu sih enak sama Cinta jalannya mulus gak terhalang restu orang tua" Wildan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Semua ada jalannya masih - masing Wil. Jangan pernah kamu berpikir kalau jalan hidupku lebih ringan hanya karena aku dan Cinta sama - sama yatim piatu. Jadi gak perlu restu orang tua. Gak gitu juga Wil. Kamu dan Ratna lebih enak masih punya orang tua yang lengkap. Dihari bahagia kamu orang tua kamu bisa hadir dan menyaksikan kebahagiaan kalian lah kami sepi Wil. Rumput tetangga memang selalu lebih hijau dan cantik. Tapi kamu kan gak tau bagaimana perjuangan untuk membuat rumput itu terlihat cantik. Dia harus ditata dan dibentuk dengan rapi jangan sampai ada rumput liar yang tumbuh untuk merusaknya" pesan Melodi.
Wildan diam setelah mendengar nasehat Melodi. Ucapan Melodi memang benar. Melihat hidup Melodi tanpa orang tua dia sangat merasa bersyukur sampai saat ini masih mempunyai orang tua yang lengkap.
Walau Papanya memang sedikit keras dan dia selalu berselisih pendapat dengan Papanya. Tapi bagaimanapun itu adalah Papanya. Orang yang paling tidak ingin melihat Wildan tidak bahagia.
Pasti alasannya selalu seperti itu, demi kebahagiaan anaknya. Sehingga dia berbuat seperti itu. Walau cara pandang orang tua sering berbeda dengan cara pandang anaknya yang merasakan sendiri apa kebahagiaan untuk dirinya sendiri, bukan seperti yang orang tua pikirkan.
"Jika kamu ingin masalah ini segera selesai secepatnya cari penyebab Bapaknya Ratna di pecat oleh Papa kamu. Kamu tidak perlu bertengkar dengan Papa kamu. Apalagi model Om Raharjo aku tau betul bagaimana kerasanya dia. Tapi mungkin karena sifatnya itu makanya dia bisa sukses Wil. Jangan menantang Papa kamu tanpa bukti yang jelas karena kamu pasti akan kalah. Bawa bukti, bila perlu orangnya yang fitnah Bapaknya Ratna kamu seret sekalian di hadapan Papa kamu. Biar Papa kamu percaya dan bisa memaafkan Bapaknya Ratna. Begitu juga dengan Pak Ramlan, sakit hatinya pasti terobati karena nama baiknya sudah dibersihkan. Kalau urusan Bela aku rasa itu tidak sulit asal kamu memang benar - benar sudah melupakannya. Aku rasa kamu bisa meyakinkan Ratna kalau dialah memang wanita yang ingin kamu nikahi, bukan Bella" nasehat Melodi.
.
.
BERSAMBUNG
Pagi readers... bagaimana weekend kalian? semoga menyenangkan ya.. sembari libur ditemani novel Senandung Cinta Melodi ini.
__ADS_1
Semoga bisa menghibur kalian semua, walau beberapa bab ini memang sedikit serius. Tapi sabar semua pasti akan indah pada waktunya.