Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 83


__ADS_3

Cinta mulai membereskan dan menyusun barang - barangnya di kamar Melodi. Karena sebelumnya dia sudah bekerja di apartement ini jadi dia tidak canggung lagi dengan keadaan di kamar ini.


Cinta selalu menyukai suasana kamar ini setiap kali dia membersihkan kamar Melodi. Sungguh bagaikan mimpi dia sekarang sudah berbagi tempat di kamar ini dengan pemilik sebelumnya.


"Mas mau mandi?" tanya Cinta.


"Iya.. badanku rasanya sudah lengket semua" jawab Melodi.


"Ya sudah mandi gih biar aku siapkan pakaian Mas" ujar Cinta.


Melodi berjalan menuju kamar mandi. Cinta dengan sigap mempersiapkan pakaian tidur untuk suaminya. Tapi setelah lama menunggu ternyata Melodi lama mandinya.


Gak nyangka ternyata dia lama banget mandinya. Aku kira cowok itu kalau mandi cepat, kan gak perlu banyak yang dibersihin. Gumam Cinta dalam hati.


"Hah.. dari pada aku bosan menunggu lebih baik aku membuat sesuatu di dapur" ujar Cinta.


Cinta berjalan ke dapur tiba - tiba matanya tertuju pada kaleng susu. Pipi Cinta merona saat dia pernah membaca tentang kisah romantisnya Rasulullah kepada istrinya.


Cinta membuat segelas susu hangat dan membawanya ke kamar. Saat dia masuk ke kamar ternyata Melodi sudah selesai mandi dan hanya memakai celana pendek dan bertelanjan* dada sambil mengerinkan rambutnya.


Pemandangan yang sangat enak dipandang berlama - lama. Wajah Cinta memerah karena malu pada diri sendiri. Mengapa dia sampai bisa bertingkah seperti ini saat melihat seorang pria.


Tapi seketika dia sadar kalau pria itu kini sudah menjadi suaminya. Dan memandangnya bukan lagi hal terlarang untuknya.


"Kamu dari mana?" tanya Melodi.


"I.. ini Mas aku buatin susu" jawab Cinta sambil meletakkan gelas susu diatas nakas.


"Kok cuma satu?" tanya Melodi.


"Aku hanya ingin sedikit saja, jadi saat Mas meminumnya jangan lupakan sisakan sedikit untukku ya" punya Cinta.


Cinta segera meraih handuk yang akan Melodi letakkaan diatas tempat tidur.


"Ups aku lupa, kamu kan selalu marah kalau aku letakkan handuk diatas tempat tidur" ucap Melodi.


Cinta hanya membalasnya dengan senyuman. Sejak tadi dia sangat kesulitan untuk menetralkan detak jantungnya. Apalagi setelah melihat dada bidang Melodi.


Dia butuh pasukan udara agar tidak sesak nafas terlalu lama melihat Melodi dalam keadaan seperti ini. Cinta langsung pergi meninggalkan Melodi dan masuk ke kamar mandi.


Melodi tersenyum karena dia tau kalau istrinya sedang grogi mengingat saat ini adalah malam pertama mereka sebagai pasangan suami istri.


Melodi memakai bajunya dan meraih ponselnya. Dia duduk di sofa kamar sambil memeriksa emailnya.

__ADS_1


Tiba - tiba masuk pesan dari Ratna.


Ratna


Bos maaf ya aku mengganggu saat - saat begini. Belum show kan Bos? hehehe peace.. aku cuma mau kasih bocoran Cinta itu suka baca buku ini. Siapa tau Bos sangat memerlukannya malam ini.


Ratna mengirimkan gambar sampul sebuah buku yang berjudul 'Adab malam pertama bagi pengantin baru sesuai dengan sunnah Rasulullah'.


Melodi


Terimakasih Ratna.


Melodi langsung membalas pesan Ratna dan dia mulai melakukan pencarian di ponselnya tentang sunnah Rasulullah saat malam pertama.


"Waduh shalatku saja belum benar, bagaimana ini?" gumam Melodi.


Melodi menggaruk - garuk kepalanya yang tak gatal. Dua hari ini selama di kampung Cinta, Melodi memang sudah mulai sering melaksant shalat di Mesjid kampung Cinta bersama Surya.


Tata cara shalat dia sudah tidak kaku lagi tapi bacaan shalatnya masih dalam proses belajar lagi. Untung saja kemarin dia sempat baca - baca sedikit saat di hotel karena takut malu ketahuan Surya, Kakak iparnya.


Melodi langsung menghapal niat shalat sunah dua rakaat dengan bacaan bahasa Indonesia.


"Allah Maha Tau, lebih baik seperti ini dari pada tidak sama sekali. Namanya aku masih dalam proses belajar. Besok - besok aku memang harus bertemu Pak Ilham. Aku akan kemakam Papa Mama untuk mengenal kan Cinta lalu aku akan mencari Pak Ilham" gumam Melodi.


Untung saja Cinta lama mandinya sehingga Melodi bisa mengapa semua tuntunan shalat yang dia baca. Tak lama Cinta keluar dengan menggunakan pakaian tidur terbaik miliknya.


Kalau bagi Cinta baju ini sudah sangat se*y sekali karena tanpa lengan dan panjangnya diatas lututnya. Cinta sebenarnya sangat malu sekali tapi cuma ini satu - satunya baju tidur terbaru yang dia punya.


Mata Melodi langsung melotot saat melihat Cinta keluar tanpa memakai jilbab. Walau sebelumnya dia pernah melihat Cinta tanpa sengaja saat di kosan Cinta. Tapi kali ini sangat berbeda.


Cinta terlihat sangat segar, putih, bersih dan wangi. Membuat sesuatu yang sudah lama berpuasa jadi bangkit dengan kekarnya.


"Su.. susunya belum di minum Mas?" tanya Cinta gugup.


"Ah iya" Melodi langsung meraih gelas dan meminumnya.


"Jangan lupa sisakan untukku" pinta Cinta


Melodi langsung berhenti, hampir saja dia meminum susu itu sampai kandas. Melodi menyisakan hampir setengah gelas untuk Cinta.


Cinta menerima gelas pemberian Melodi dan meminumnya dari wadah yang sama.


"Itu sunah Rasulullah juga ya?" tanya Melodi polos.

__ADS_1


Sontak Cinta terkejut mendengar pertanyaan Melodi. Mengapa suaminya itu bisa tahu? Wajah Cinta langsung merah karena malu.


"Apalagi sunah Rasulullah nya sayang?" tanya Melodi sambil menarik lengan Cinta agar duduk tepat di sampingnya.


"Kita shalat berjamaah yuk" ajak Cinta.


Alhamdulillah.. untung kamu kasih aku bocoran Rat. Sepertinya aku harus memberi kamu bonus karena sudah membantuku di malam pertama. Batin Melodi.


"Aku wudhu dulu ya" sambut Melodi semangat.


Melodi mengambil wudhu sedangkan Cinta menyiapkan alat shalat untuk mereka. Setelah Melodi siap gantian Cinta yang wudhu lagi. Sebenarnya tadi dia sudah berwudhu tapi batal karena Melodi menyentuhnya.


Kemudian mereka shalat berjamaah berdua. Melodi merasakan perasaan yang luar biasa dahsyat dalam hatinya. Ini kali pertama dia merasa Allah begitu dekat dengannya dan menyayanginya.


Dia tidak tau mengapa hal ini membuatnya cengeng. Tanpa sadar dia menangis dalam shalat. Setelah selesai shalat Cinta mencium tangan Melodi dengan hormat.


Melodi duduk diatas tempat tidur sambil terus membaca isi buku melalui hpnya yang Ratna kirimin tadi.


Sedangkan Cinta baru selesai melipat alat shalat mereka dan bingung mau melakukan apa. Dia berjalan mondar mandir. Antara mau duduk di sofa atau tempat tidur.


Melodi langsung menarik lengan Cinta untuk mendekat padanya. Mata mereka saling bertemu dan bertatap lama.


Melodi meletakkan tangannya ke ubun - ubun, dia membaca doa sambil melirik ke arah ponselnya. Sebenarnya Cinta mau tertawa tapi ini bukan saat yang tepat.


Dia sangat menghargai upaya Melodi untuk mencoba melakukan hal yang terbaik di malam pertama mereka. Akhirnya Cinta memejamkan matanya dan menikmati semua proses yang mereka jalani.


Tiba - tiba Cinta terkejut karena sesuatu yang lembut dan basah mendarat di dahinya. Saat dia membuka mata ternyata Melodi sedang mencium keningnya.


Jantung Cinta semakin tak karuan berdetak kencang, dia kembali memejamkan matanya. Ciuman Melodi beranjak ke pipi Cinta lalu berakhir di bibirnya.


Semua berjalan begitu saja hingga tanpa mereka sadari keduanya sudah berada diatas ranjang dengan pakaian yang sudah terbang jatuh ke lantai. Nafas keduanya sedang memburu. Saling berlomba untuk memenuhi pasokan oksigen diparu - paru mereka.


"Bagaimana doanya sayang?" tanya Melodi kepada Cinta sambil membeli lembut rambut Cinta penuh kasih sayang.


Keduanya sama - sama mengucapkan doa malam pertama mereka dengan sangat khusyuk dan penuh penghayatan.


.


.


BERSAMBUNG


Ayo... jangan ada yang baper ya.. malam jumat masih lama 🤭🤭

__ADS_1


Selamat pagi semuanya.. aku kasih yang panas - panas ya biar kalian terbakar dan semangat hari ini.


Selamat membaca....


__ADS_2