
Lima hari telah berlalu, honeymoon yang penuh cinta dan panas telah selesai Cinta dan Melodi jalani. Mereka sudah selangkah lebih maju saling mengenal satu sama lain. Terlebih anggota tubuh pasangan mereka masing-masing.
Kini Melodi dan Cinta sudah kembali ke Jakarta. Mereka juga sudah sampai di apartemen Melodi sekitar jam sepuluh pagi. Karena mereka naik pesawat pertama dari Raja Ampat.
Cinta sedang membongkar koper mereka. Mengumpulkan pakaian kotor mereka dan oleh - oleh untuk Ratna dan Wildan. Sebenarnya Cinta ingin membelikan teman - teman kantornya oleh - oleh tapi dia takut pernikahannya dengan Melodi terbongkar.
Cinta belum siap kalau pernikahannya dengan Melodi diketahui oleh para karyawan di Sanjaya Corp. Dia tidak mau para penggemar Melodi berpikiran buruk kepadanya.
"Nanti kamu kabari Ratna suruh dia bersiap - siap pagi biar kita bereng pergi ke kantor" perintah Melodi.
"Mas... " panggil Cinta.
Cinta duduk disamping Melodi yang sedang sibuk memainkan ponselnya di atas tempat tidur.
"Yup" sahut Melodi.
"Bisa tidak pernikahan kita di rahasiakan dulu" pinta Cinta.
Melodi menghentikan aktivitas nya dan melirik istrinya.
"Kamu malu mengakuiku sebagai suami kamu?" tanya Melodi.
Cinta menarik tangan suaminya dan menggenggamnya.
"Aku tidak pernah malu mempunyai suami seperti kamu Mas. Justru aku yang belum percaya diri berasa di samping kamu dan mengaku sebagai istri kamu" jawab Cinta.
"Kenapa? Kamu takut pikiran buruk mereka?" tanya Melodi.
Cinta menarik nafas dalam.
"Aku sangat tau diri Mas siapa diriku. Kalau pandangan orang awam, mereka pasti bertanya - tanya mengapa kamu bisa menikahiku? Mereka pasti sudah berpikir kalau aku menjebak kamu atau bermain kotor untuk mendapatkan kamu. Aku masih merasa kalau cinta kamu adalah sebuah anugerah yang Allah berikan dalam hidupku. Bahkan aku masih sering bertanya - tanya apa yang kamu cari dariku? Apa yang membuat kamu tertarik bahkan sampai ingin menikahiku?" tanya Cinta.
"Hei... bukankah aku sudah sering katakan kepada kamu. Aku mencintai semua yang ada pada diri kamu. Senyum kamu, kepolosan kamu, ketulusan kamu bahkan kegilaan kamu aku sangat menyukainya. Kamu sudah memberikan warna baru dalam hidupku dan membuat aku tidak kesepian lagi. Aku tidak perduli dengan ucapan mereka yang aku pikirkan hanyalah kamu. Kamu nyaman berada di sampingku, kamu mencintaiku. Itu sudah cukup sayang" ungkap Melodi.
"Tapi maaf Mas, rasanya akan sangat tidak nyaman jika di kantor nanti mereka memperlakukan aku dengan cara berbeda. Disana banyak sekali fans kamu, tidak semua bisa menerima berita kamu sudah menikah, dan tidak semua bisa menerima akulah istri kamu. Pasti ada yang akan sangat membenciku walau aku sangat yakin tidak semuanya" ujar Cinta.
"Kalau ada yang berani macam - macam kepada kamu aku akan memecat mereka" tegas Melodi.
Cinta meremas tangan Melodi.
__ADS_1
"Jangan Mas... aku tidak mau mereka memperlakukan aku dengan terpaksa untuk berbuat baik di hadapanku. Biarlah semua berjalan seperti biasa dulu. Nanti lama kelamaan aku janji, aku akan mempersiapkan diriku agar layak berjalan disamping kamu menjadi pendamping kamu Mas" pinta Cinta.
"Jadi bagaimana dengan besok dan seterusnya. Aku tidak suka kucing - kuciangan di kantor. Aku lebih suka bertindak terang - terangan dan terbuka. Kamu naik apa pergi ke kantor?" tanya Melodi.
"Biar aku dan Ratna pergi naik Bus" jawab Cinta.
"Tidak.. tidak.. tidak.. aku tidak akan membiarkan istriku naik bus lagi" tolak . Melodi.
"Tapi Mas" bantah Cinta.
"Tidak Cinta, aku tidak akan mengizinkannya lagi" potong Melodi.
"Kalau begitu aku akan pesan ojek online" ujar Cinta.
"Tidak, kamu bereskan semua barang - barang ini, nanti siang kita akan pergi mencari mobil untuk kamu" perintah Melodi.
Cinta sangat terkejut mendengar ucapan suaminya.
"Ta.. tapi Mas Aku tidak bisa menyetir dan apa nanti kata teman - teman. Baru berapa bulan aku bekerja bisa - bisanya aku punya mobil" bantah Cinta.
"Biarkan saja mereka berpikir sendiri. Aku tidak perduli dan aku tidak mau mendengar penolakan kamu. Aku sudah mengabulkan keinginan kamu untuk tidak mempublikasikan pernikahan kita. Tapi tidak dengan kali ini Cinta. Kamu harus mengikuti keinginanku. Aku akan membelikan kamu mobil dan sebelum kamu bisa mengemudikan mobil sendiri aku akan mencari supir untuk kamu" tegas Melodi.
Cinta kembali menarik nafas panjang.
"Baiklah Mas aku setuju, tapi aku sendiri nanti ya yang akan memilih mobilnya" pinta Cinta.
"Oke tidak masalah" jawab Melodi cepat.
"Kalau begitu aku akan membereskan semua barang - barang kita. Setelah itu kita turun dan mengantar semua pakaian kotor ke laundry. Baru kita pergi mencari mobil. Tapi pulangnya kita singgah ke supermarket ya untuk belanja bulanan. Bahan - bahan makanan sudah menipis stoknya Mas di dapur" ucap Cinta.
"Ya sudah, selesaikan secepatnya agar kita bisa segera pergi" sambut Melodi.
Cinta kembali membereskan koper mereka. Satu jam kemudian Cinta turun ke lantai dasar untuk mengantarkan pakaian mereka ke laundry.
Cinta sengaja memisahkan pakaiannya dengan pakaian Melodi. Dia tidak ingin karyawan laundry curiga dengan hal itu. Cinta belum berani mengatakan kalau dia dan Melodi sudah menikah karena surat nikah mereka belum ada.
Akhirnya Cinta memberi alasan kalau dia dan Ratna sekarang tinggal di apartement yang ada di samping apartement Wildan. Untung saja karyawan laundry bisa menerimanya. Karena dia tau Cinta sudah bekerja di Sanjaya Corp. Mungkin gaji Cinta sangat besar sehingga mampu untuk menyewa apartement di sini. Apalagi apartement itu adalah milik Melodi, mungkin Melodi memberikan harga spesial untuk Cinta dan Ratna.
Kini Cinta bisa bernafas lega karena permasalahannya dengan karyawan laundry selesai. Cinta kembali ke apartement.
__ADS_1
"Yuk Mas aku sudah selesai antar laundry" ajak Cinta.
"Oke kita berangkat" sambut Melodi.
Mereka berjalan ke basement dan keluar dari gedung apartement. Melodi membawa Cinta ke showroom mobil untuk mencari mobil yang cocok untuk Cinta.
"Yang ini ya" ucap Melodi menunjuk mobil mahal yang sangat pantas dia belikan untuk istrinya.
"Nggak mau Mas, kemahalan. Nanti orang yang melihat pasti merasa aneh dari mana uangku sampai bisa membeli mobil mewah seperti ini" tolak Cinta.
"Kamu hidup itu terlalu ribet Cinta, selalu memikirkan orang lain. Kalau begitu kamu tidak akan pernah maju" protes Melodi
"Tapi aku memang tidak nyaman Mas" ungkap Cinta.
"Jadi mobil apa yang nyaman untuk kamu?" tanya Melodi penasaran.
"Kita ke tempat jual beli mobil bekas aja ya. Cari mobil second yang dijuluki sebagai mobil seribu umat" jawab Cinta sambil tersenyum.
"Mobil apa itu?" tanya Melodi penasaran.
"Mobil Agy* aja ya Mas" jawab Cinta.
"Ya Tuhaaaan.. apa kata dunia, seorang Melodi Sanjaya pemilik Sanjaya Corp membelikan mobil Agy* second kepada istrinya?" protes Melodi.
Cinta tersenyum merayu menatap Melodi.
"Tidak apa? Kan mereka tidak tau kalau aku istri Mas. Nanti kalau aku sudah siap, surat nikah kita sudah terbit. Kamu boleh publikasikan siapa aku pada siapapun Mas. Setelah itu terserah kamu. Apapun keinginan kamu aku akan ikuti" ujar Cinta.
"Benar ya?" tagih Melodi.
"Iya benar" jawab Cinta.
"Kalau begitu aku akan mengurus surat nikah kita secepatnya agar segera selesai. Setelah itu aku akan mengumumkan kalau kamu adalah istriku. Kita juga akan mengadakan resepsi pernikahan kita secara besar - besaran. Agar semua orang tau kalau kamu itu istriku dan tidak akan ada lagi pria manapun yang bisa mendekati kamu" tegas Melodi.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1