
Seluruh keluarga dan para sahabat sudah berkumpul di ballroom Hotel tempat acara pernikahan Wildan dan Ratna dilaksanakan.
Seperti permintaan Ratna dan Cinta, semua anggota genk mereka akan menjadi groomsmen dan bridesmaid. Termasuk Cinta dan Melodi.
Awalnya Melodi menolak karena dia akan bergabung dengan para karyawannya tapi karena Cinta merengek dan ngambek bahkan mengancam tidak akan memberi jatah Melodi sampai melahirkan akhirnya hati Melodi jadi luluh.
Semua teman - teman Cinta dan Ratna terkejut dan grogi karena CEO mereka ada di barisan yang sama dengan mereka. Bahkan Loli san Sury hampir pingsan bisa melihat ketampanan seorang Melodi Sanjaya secara dekat.
"YA Allah Cinta mimpi apa aku tadi malam bisa menikmati ketampanan suami kamu hari ini" ucap Loli.
"Kalau aku jadi kamu mungkin setiap malam aku akan pingsan diatas ranjang melihat Pak Melodi" bisik Sury.
Cinta tersenyum lebar mendengar dan melihat tingkah teman - temannya.
"Kalian ini ada - ada saja" ucap Cinta.
"Aku jadi berfantasi setiap kali melihat Pak Melodi" lanjut Suri.
"Ngapain kamu berfantasi Sur, wong kamu nya juga akan pingsan di atas tempat tidur" ledek Santi.
"Hahahaha iya benar - benar" timpa Loli.
Mereka semua tertawa melihat wajah Sury yang lucu.
Ijab kabul akan segera di laksanakan. Ratna masih disembunyikan di dalam ruangan khusus. Nanti setelah ijab kabul selesai baru Cinta dan teman - temannya akan menjemput Ratna dan mengantarkannya ke hadapan Wildan.
Wildan tampak gagah dengan pakaian serba putih.
"Waaah Pak Wildan juga tak kalah tampan. Kalian beruntung banget ya Cin bisa dapat pria seperti Pak Melodi dan Pak Wildan" ucap Suri lagi.
"Kamu mau berfantasi juga Sur melihat Pak Wildan?" tanya Loli.
"Ngak.. nggak.. biar Ratna aja deh yang punya fantasi liar. Nanti malam kan dia akan di bantai Pak Wildan di atas ranjang. Uuuuh pasti hot" ucap Suri mata merem melek.
Cinta semakin geli dan tertawa melihat tingkah temannya ini.
"Mereka mau honeymoon kemana?" tanya Loli.
"Gak tau tuh, Mas Melodi yang susun jadwal honeymoon mereka. Katanya tempat yang nyaman dan cantik jauh dari keramain" jawab Cinta.
"Bagi aku di kamar hotel aja cukup yang penting seharian" sahut Suri.
"Udah mulai lagi nih fantasinya" potong Santi.
__ADS_1
"Eh tenang - tenang ijab kabul akan dimulai" ucap Cinta.
Wildan kini sudah menggenggam tangan Pak Ramlan kemudian dengan lantang mengucapkan ijab kabul nya.
"Bagaimana saksi" tanya Kadi nikah.
"Sah" Jawab Pak Ilham dan saksi lainnya.
"Alhamdulillah.. tabarakallah... " sambut semua yang hadir dan menyaksikan ijab kabul tersebut.
"Ayo.. ayo.. kota jemput Ratna" ajak Cinta.
Cinta dan teman - temannya segera berjalan ke ruangan tempat Ratna sembunyi. Disana Ratna sudah menunggu mereka dengan haru karena dia baru saja melihat dari layar televisi Wildan dengan gagah dan lantangnya mengucapkan ijab kabul pernikahan mereka.
Kini Wildan sudah resmi menjadi suaminya. Pria yang akan dia hormati dan sayangi setelah Bapaknya. Pria yang kini akan dia dampingi kemanapun sampai akhir hidupnya.
"Selamat ya Ratna sayaaang.. akhirnya kamu menikah juga" ucap Cinta sambil memeluk Ratna dengan erat.
"Iya Cinta aku terharu sekali. Akhirnya kesabaran kami berakhir indah. Rasanya perjuangannya terasa sangat berat kemarin" jawab Ratna sambil menangis.
"Sudah.. sudah.. jangan menangis lagi. Semua sudah berlalu. Sekarang Mas Wildan sudah jadi suami kamu. Hapus air mata kamu dan sambut kebahagiaan masa depan kamu" ujar Cinta.
"Iya" sahut Ratna.
"Yuk kita sudah dipanggil" ajak Santi.
Wildan sudah berdiri tegak dengan gagahnya menanti kedatangan Ratna disampingnya. Dari kejauhan bibir Wildan tak berhenti tersenyum menyambut kedatangan istri tercintanya.
Ratna dan Wildan kini sudah berdiri berhadapan. Wajah Ratna terlihat merah meron antara malu dan harus karena kini sedang berhadapan dengan suaminya.
Wildan meletakkan tangannya di kepala Ratna dan mengucapkan doa pernikahan untuk mereka setelah itu Ratna mencium tangan Wildan dengan takjim baru kemudian Wildan mengecup lembut kening Ratna.
Sontak semuanya bertepuk tangan menyaksikan kebahagian pengantin baru. Wildan memberikan maharnya kedapa Ratna lalu mereka sama - sama menandatangani surat nikah.
Dan terakhir sesi foto - foto. Tak lupa kebahagiaan mereka diabadikan dengan foto - foto. Wildan dan Ratna tersenyum bahagia karena kini mereka sudah melewati beratnya perjuangan menuju pernikahan dan baru akan berlayar menjalani hidupnya rumah tangga.
Didepan sana keduanya sama - sama tidak tau sebesar dan seberat apa rintangan yang akan mereka hadapi tetapi mereka mempunyai satu visi misi yang sama. Bahwa mereka akan selalu saling menyayangi, saling cinta dan saling percaya. Itu kunci utama kekuatan mereka.
Wildan dan Ratna kini berjalan menuju pelaminan. Setelah itu seluruh keluarga dekat dan para sahabat mengucapkan selamat kepada mereka secara bergantian.
Acara akad nikah berlangsung dari jam sembilan sampai jam sebelas. Jeda sebentar untuk shalat dan pengantin berganti pakaian.
Jam satu siang acara resepsi dimulai. Para tamu undangan sudah banyak sekali berdatangan. Wildan dan Ratna akan segera turun dari kamar pengantin mereka.
__ADS_1
"Kamu cantik sekali sayang" puji Wildan yang tak puasnya menatap wajah sang istri.
"Makasih Mas" jawab Ratna sambil tersenyum sipu karena malu dan grogi.
"Silahkan Pak Bu turun, acara akan segera kita mulai" ucap anggota WO.
Ratna dan Wildan berjalan menuju lift sambil bergandengan tangan mesra. Ratna menggunakan gaun yang berwarna gold bling - bling pink sedangkan Wildan memakai jas berwarna gold. Keduanya terlihat sangat serasi menjadi pasangan suami istri.
Begitu mereka sampai di bawah mereka langsung disambut oleh para sahabat dan diiringi berjalan menuju pelaminan.
Pesta berjalan dengan meriah dan sangat sukses. Seluruh keluarga dan para sahabat menyambutny dengan penuh bahagia. Seperti tersihir dengan kebahagiaan pengantin.
Kini Wildan dan Ratna sudah duduk manis diatas pelaminan dan menerima satu persatu ucapan selamat dari para tamu undangan.
"Senang ya melihat pesta mereka meriah dan lancar seperti ini. Aku dulu juga memimpikan pesta seperti ini tapi ternyata pestaku berakhir tragis bahkan aku kehilangan calon bayi pertamaku" ucap Cinta sedih.
"Kamu ingin kita adakan acara resepsi seperti ini lagi? Agar kamu tidak sedih setiap kali melihat dan menghadiri pesta pernikahan orang lain?" tanya Melodi.
"Tidak.. tidak Mas aku hanya teringat kembali kejadian saat resepsi pernikahan kita" tolak Cinta cepat.
Melodi menggenggam tangan Cinta dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.
"Yang penting kan kita berdua sekat sudah sangat bahagia sayang dan sedang menanti kehadiran calon buah hati kita. Kamu jangan bersedih ya karena masa lalu tidak akan bisa kita rubah. Apa yang sudah terjadi biarkan saja jangan dikenang jika hal itu menyakitkan bagi kamu. Mari kita tatap dan sambut masa depan yang jauh akan lebih bahagia. Bagaimana sayang kamu setuju?" tanya Melodi.
Cinta tersenyum manis.
"Setuju Mas ku sayaaaaang" jawab Cinta.
"Coba katakan sekali lagi sayang. Kamu jarang banget panggil aku sayang" pinta Melodi.
Cinta menatap lembut wajah Melodi.
"Aku mencintai kamu sayang" ucap Cinta.
Mata Wildan langsung bulat sempurna karena terkejut Cinta akan mengucapkan kata - kata itu kepadanya. Ini moment langka.
"Sepertinya nanti malam aku harus memberikan service yang memuaskan kepada kamu" jawab Melodi.
"Maaaaas iiih ujung - ujungnya pasti itu lagi" protes Cinta kesal.
"Hahahaha... " Melodi tertawa bahagia.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG