Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 45


__ADS_3

Cinta


Siap Bos. Tugas akan saya laksanakan. Baik - baik ya Bos selama saya tinggal. Jangan rindukan saya hehehe..


Maksud saya jangan rindukan masakan saya. Udah dulu ya Bos, saya mau pulang untuk mempersiapkan keperluan saya untuk tugas besok.


Ups.. Bos jangan takut, hari ini saya yang akan masak untuk Bos. Saya akan buat makanan yang penuuuuh dengan Cinta. Pasti rasanya uenaaak Bos 😍


Melodi menatap layar ponselnya lama.


Anak ini selalu penuh percaya diri, pede sekali dia kalau aku akan merindukannya? Dan apa ini? Dia sangat senang sekali pergi ke Bandung? Apa karena dia akan pergi bersama pria itu? Dasar wanita gampangan.. Umpat Melodi dalam hati.


Melodi mencari sosok Cinta di layar komputernya. Cinta sedang bersiap - siap hendak pulang. Dia berjalan menuju lift dan masuk kedalamnya.


"Apa mereka sudah janjian? Mengapa mereka bisa berada dalam satu lif?" gumam Melodi geram.


Sementara di dalam lift.


"Lho Cin mau kemana?" tanya Baim.


"Mau pulang" jawab Cinta.


"Kamu juga masuk dalam tim proyek Bandung?" tanya Baim.


Cinta menganggukkan kepalanya.


"Wah sama donk, aku juga. Asiiik kita bisa bekerja sambil piknik nih selama satu bulan" ujar Baim senang.


Cinta hanya bisa membalas ucapan Baim dengan senyuman.


"Santi gimana?" tanya Baim.


"Dia juga ikut" jawab Cinta.


"Nah makin ramai kan" sambut Baim.


Mereka sudah turun ke lantai dasar. Mereka berdua jalan bersama keluar kantor menuju halte bus terdekat.


"Kamu mau langsung pulang?" tanya Baim.


"Nggak aku mau pergi ke suatu tempat" jawab Cinta.


"Ooo mau mencari segela kelengkapan untuk ke Bandung ya" sambut Baim.


Cinta menganggukkan kepalanya saja, dari pada Baim lebih banyak bertanya lagi dia bingung harus menjawab apa. Padahal saat ini dia mau ke apartement Melodi untuk memasak.


Tak lama buat datang Cinta tampak bersiap.


"Kita satu bus lagi kamu mau kemana sih? Setiap pulang kantor selalu naik bus ini dulu padahal kan kosan kamu bukan ke arah sini?" selidik Baim.


"Aku mau ke rumah saudara dulu Im" jawab Cinta.

__ADS_1


"Ooo" balas Baim.


Mereka masuk ke dalam bus dan duduk berdampingan.


"Jangan lupa bawa jaket Cin, di sana nanti dingin. Jas hujan juga jangan lupa. Siapa tau waktu kita kerja hujan di sana. Sepatu kaus kaki juga. Dan kamu bawa baju kerja celana semua, jangan pakai rok. Kita kerja lapangan bukan di kantor" ucap Baim mengingatkan.


"Iya Im, makasih udah ingatin aku" sambut Cinta.


Tak lama kemudian Cinta sudah sampai di halte bus tujuannya.


"Aku duluan ya Im, sudah sampai" ucap Cinta.


"Oke Cin, sampai ketemu besok ya" sambut Baim.


Cinta turun dari bus dan lanjut berjalan menuju apartement Melodi. Sesampainya di apartement ternyata Ratna sudah ketakutan.


Dia pikir Melodi yang cepat pulang, sedangkan dia masih ada di dalam membersihkan apartement Melodi.


"Ya Allah Cin, kamu rupanya. Aku kira si Bos yang pulang" ucap Ratna lega saat melihat Cinta datang.


"Hahaha.. wajah kamu pucat banget" ejek Cinta.


"Ya aku kan belum pernah bertemu sama si Bos, takut donk kalau kami cuma berdua aja di dalam apartement ini" jawab Ratna.


"Tenaaang, yang ada juga si Bos yang takut ketemu kamu" balas Cinta.


"Emangnya aku hantu, kok malah dia yang takut ketemu aku. Aku lagi yang takut.. takut di perkaos" ungkap Ratna.


"Kamu tinggal ambil pisau di dapur, tikam tuh si Bos" ucap Cinta sambil bercanda.


"Haahaha" tawa Cinta pecah.


"Kamu kok tumben pulang cepat?" tangan Ratna.


"Besok aku mau tugas ke Bandung selama satu bulan. Ada proyek kantor di sana" jawab Cinta.


"Apa, kamu pergi satu bulan? jadi gimana di sini?" tanya Ratna terkejut.


"Ya kamu yang gantiin aku masak" jawab Cinta.


"Aku kan belum pinter masak Cin" protes Ratna.


"Udah bisa tinggal di lancarin aja. Makanya hari ini aku datang cepat ke sini. Untuk ngajarin kamu masak" ujar Cinta.


Ratna menatap Cinta tak percaya.


"Udah yuk kita masak" ajak Cinta.


Cinta dan Ratna mulai memasak. Cinta mulai mengajari Ratna cara memasak makanan yang biasa dia masak. Makanan apa yang paling disukai Melodi. Cara membuat kopi yang disukai Melodi dan Wildan.


Cinta juga memberi daftar belanja apa - apa saja yang nanti Ratna beli saat belanja bulanan bulan depan. Karena bulan depan bisa dipastikan bukan Cinta yang belanja bulanan. Dia masih tugas di Bandung.

__ADS_1


Dengan patuh Ratna mendengar dan mencatat semua pesan - pesan Cinta tentang apa yang disukai atau tidak disukai majikan mereka.


"Cin benerin nih aku gak apa - apa kerja di sini sendirian?" tanya Ratna takut.


"Gak apa - apa Rat. Si Bos baik kok, cuma kata - katanya saja yang suka tanpa basa basi. Tapi kamu kan gak pernah berhubungan dengan dia secara langsung atau kirim pesan. Nanti kalau ada apa - apa kabari aja aku biar aku yang bilang sama si Bos" jawab Cinta berusaha menenangkan Ratna.


Hari ini hati Cinta lagi senang karena besok dia akan pergi keluar kota. Bekerja sambil jalan - jalan. Udah sejak dulu dia pengen ke Bandung tapi belum kesampaian.


Cinta memasak beberapa menu makanan. Selain untuk mengajari Ratna dia juga ingin memberikan service maksimal untuk si Bos sebagai ucapan terimakasih karena sudah memasukkan namanya dalam daftar karyawan yang bertugas ke Bandung juga sebagai salam perpisahan karena dia tidak akan memasak untuk satu bulan ke depan.


"Banyak banget masakan kita hari ini Cin?" tanya Ratna.


"Gak apa Rat, biar si Bos senang. Aku harus berterima kasih karena dia sudah memberiku tugas ke Bandung. Kamu kan tau kalau aku belum pernah ke sana. Pasti perjalanan kali ini seru" jawab Cinta senang.


"Enak banget kamu ya" sambut Ratna cemburu.


"Kamu selesaikan skripsi kamu secepatnya. Nanti kalah kamu wisuda kita ke Bandung lagi, gimana?" ajak Cinta.


"Aseeek.. kamu yang traktir aku kan?" tanya Ratna.


"Beres.. Aaah akhirnya semua selesai. Yuk Rat kita pulang. Aku mau membeli beberapa perlengkapan untuk di Bandung dan menyiapkan semua barang - barangki untuk satu bulan ke depan" ajak Cinta.


"Okey" mereka keluar dari apartement Melodi.


Satu jam kemudian Melodi dan Wildan sampai di apartement.


"Apa Cinta memasak untuk kita hari ini?" tanya Wildan.


"Katanya tadi dia mau datang datang ke sini dan memasak. Dia juga mau mengajari temannya memasak" jawab Melodi.


Wildan berjalan menuju dapur.


"Od cepat ke sini" panggil Wildan.


"Ada apa sih?" tanya Melodi penasaran.


"Sepertinya Cinta senang sekali hari ini. Apa karena besok dia bebas tugas memasak ya untuk satu bulan? Lihatlah hari ini banyak sekali yang dia masak" ucap Wildan.


Melodi melihat semua hidangan di meja makan.


Paling dia kesenangan karena tadi ketemu sama pria itu dan besok hingga satu bulan ke depan mereka akan kerja bareng di Bandung. Batin Melodi kesal.


.


.


BERSAMBUNG


Pagi readers.. gimana kabar kalian semua? Semoga semuanya sehat ya..


Selamat membaca kelanjutan novel ku ya, dan tetap setia baca sampai akhir.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan hadiahnya ya.. juga tinggalkan jejak kalian. agar aku lebih semangat melanjutkan ceritanya.


Terimakasih 🙏💕


__ADS_2